Server KTP Terkendala, Komisi A Minta Layanan Kependudukan Tidak Terganggu

Kamis, 13 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎RILISINFO.COM, ‎JOGJA – Server rekam cetak KTP elektronik bermasalah, Komisi A DPRD Kota Yogyakarta mendesak layanan warga tetap berjalan lancar tanpa tersendat.
‎
Sorotan tersebut muncul saat pembahasan perubahan KUA-PPAS 2026 bersama Dindukcapil Kota Yogyakarta, Senin (10/8/2026), di Ruang Rapat 1 DPRD Kota Yogyakarta.
‎
Kepala Dindukcapil Kota Yogyakarta, Septi Sri Rejeki, mengatakan penggantian server diperlukan setelah terjadi gangguan sistem administrasi kependudukan yang digunakan saat ini.
‎
“Di awal tahun sudah koordinasi dengan Diskominfo, ada gangguan sehingga membutuhkan penggantian server,” kata Septi dalam rapat tersebut kepada Komisi A.
‎
Septi menambahkan, server tersebut juga dinilai sudah tidak memiliki nilai ekonomis sehingga penggantian menjadi kebutuhan penting untuk menjaga operasional pelayanan administrasi kependudukan.
‎
“Nilai ekonomisnya sudah zero,” ujar Septi saat menjelaskan kondisi perangkat server rekam cetak KTP elektronik kepada anggota Komisi A DPRD Kota Yogyakarta.
‎
Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta, Susanto Dwi Antoro, kemudian meminta penjelasan mengenai mekanisme pengadaan server tersebut secara rinci kepada Dindukcapil.
‎
“Pengadaan server ini melalui e-katalog atau menggunakan mekanisme pengadaan lainnya?” tanya Susanto dalam rapat pembahasan perubahan anggaran tersebut kepada Dindukcapil.
‎
Septi menjelaskan pengadaan server rekam cetak KTP elektronik dilakukan melalui e-katalog sesuai mekanisme pengadaan perangkat pemerintah yang berlaku saat ini.
‎
“Untuk pengadaannya kami lakukan melalui e-katalog,” jelas Septi menjawab pertanyaan Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta dalam rapat tersebut secara langsung.
‎
Selain server, Dindukcapil mengusulkan sejumlah perangkat pendukung, termasuk printer KIA cadangan dan monitor layar sentuh untuk kios layanan mandiri kependudukan.
‎
Dindukcapil juga menyiapkan mini PC pengganti perangkat antrean, peremajaan komputer akses, serta UPS server untuk memperkuat kesiapan layanan menghadapi gangguan teknis.
‎
Septi menjelaskan perangkat cadangan diperlukan agar pelayanan masyarakat tetap berlangsung ketika perangkat utama mengalami gangguan atau kerusakan secara mendadak.
‎
“Perangkat tersebut menjadi cadangan, sehingga ketika perangkat utama bermasalah, pelayanan tetap bisa berjalan,” ungkap Septi dalam pembahasan bersama Komisi A.
‎
Komisi A turut menyoroti pengurangan perjalanan dinas Dindukcapil, terutama kebutuhan koordinasi pemerintah pusat terkait persoalan administrasi kependudukan dan data desil.
‎
Anggota Komisi A, Marwoto Hadi, mempertanyakan apakah alokasi perjalanan masih tersedia untuk memastikan koordinasi pusat tetap berjalan ketika diperlukan secara langsung.
‎
Septi mengatakan kebutuhan perjalanan Jakarta untuk mengambil keping KTP elektronik kini dapat ditekan karena pasokan diperoleh melalui Dindukcapil DIY.
‎
“Untuk sementara solusi kami, kepingnya diambil melalui provinsi. Jadi kami tidak ke Jakarta,” ujar Septi menegaskan efisiensi perjalanan dinas tersebut.
‎
Ia menambahkan alokasi perjalanan dinas dalam perubahan anggaran dibuat minimalis, sementara koordinasi tertentu tetap memungkinkan dilakukan dalam wilayah Jawa.(waw)

Berita Terkait

Sekda Sleman Tegaskan Pasokan BBM Aman, Warga Diminta Tetap Tenang
Penyembuhan Raga dan Jiwa Berbasis Tradisi: Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Suguhkan Yoga Hingga Sound Healing
Sunshine Daycare UMY Resmi Diluncurkan, Tawarkan Pengasuhan Nyaman dan Islami
UMY Bangun Ekosistem Pendidikan Berkelanjutan dari Daycare hingga Perguruan Tinggi
Perkuat Peran Strategis Santri, Susanto Dwi Antoro: Santri Garda Terdepan Indonesia Menuju Peradaban Dunia
KAI Daop 6 Beri Support Mahasiswa Atma Jaya Yogyakarta untuk Harumkan Nama Indonesia di Tingkat Global
Ikhtiar Langit dan Bumi: 1.240 Santri Sleman Gelar Salat Istisqa, BAZNAS Salurkan Bantuan Usaha
Kasus Obesitas Anak Indonesia Diproyeksikan Meningkat, Pakar UMY Ingatkan Peran Keluarga dan Sekolah

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Sekda Sleman Tegaskan Pasokan BBM Aman, Warga Diminta Tetap Tenang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Sunshine Daycare UMY Resmi Diluncurkan, Tawarkan Pengasuhan Nyaman dan Islami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:53 WIB

UMY Bangun Ekosistem Pendidikan Berkelanjutan dari Daycare hingga Perguruan Tinggi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Perkuat Peran Strategis Santri, Susanto Dwi Antoro: Santri Garda Terdepan Indonesia Menuju Peradaban Dunia

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:30 WIB

KAI Daop 6 Beri Support Mahasiswa Atma Jaya Yogyakarta untuk Harumkan Nama Indonesia di Tingkat Global

Berita Terbaru