Wamenaker Afriansyah Noor Minta Pelindungan Peserta Jadi Prioritas Pemagangan Luar Negeri

Jumat, 2 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor (tengah) berfoto bersama pengurus AP2LN di atas panggung acara Rakernas AP2LN di Jakarta,

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor (tengah) berfoto bersama pengurus AP2LN di atas panggung acara Rakernas AP2LN di Jakarta,

RILISINFO.COM, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor meminta penyelenggara Pemagangan Luar Negeri menempatkan pelindungan peserta sebagai prioritas, mulai dari proses seleksi hingga peserta kembali ke Indonesia.

Afriansyah mengatakan, keberhasilan Pemagangan Luar Negeri tidak cukup diukur dari jumlah peserta yang diberangkatkan. Kualitas proses, pelindungan peserta, peningkatan kompetensi, serta manfaat setelah kembali ke Indonesia juga menjadi bagian penting.

“Pemagangan memberikan kesempatan kepada generasi muda Indonesia untuk memperoleh pengalaman kerja internasional, menguasai teknologi, serta membangun karakter dan disiplin kerja,” ujar Afriansyah saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) AP2LN di Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Ia menyampaikan sejumlah arahan, salah satunya agar penyelenggara menjaga standar mutu sejak seleksi, pelatihan, pembekalan, pemberangkatan, pendampingan selama program, hingga kepulangan peserta.

Pelindungan peserta juga perlu diwujudkan dengan mencegah praktik yang merugikan, memastikan transparansi biaya dan informasi, serta menyediakan mekanisme pengaduan yang efektif.

Selain itu, kompetensi peserta harus sesuai kebutuhan dunia kerja. “Program pemagangan harus memberikan kompetensi yang benar-benar dibutuhkan oleh industri,” kata Afriansyah.

Afriansyah juga menekankan pentingnya kesiapan ekosistem Pemagangan Luar Negeri menghadapi transisi dari Technical Intern Training Program menuju Employment for Skill Development (Ikusei Shuro).

Menurutnya, AP2LN dapat menjadi mitra pemerintah dalam mendukung penyelenggaraan Pemagangan Luar Negeri yang transparan, berkualitas, serta berorientasi pada pengembangan dan pelindungan peserta.

“Saya percaya, dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, kita dapat membangun sistem Pemagangan Luar Negeri yang semakin berkualitas, aman, transparan, dan berkelanjutan,” ujar Afriansyah. (gla)

Sumber : Biro Humas Kemnaker

Berita Terkait

Delapan Tahun Menanti, Gloria Jessica dan Ade Govinda Akhirnya Rilis Album Perdana “Blue.”
Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri Setelah Melewati Dua Era Presiden
Suyudi Ario Pimpin Polri, Wahyu Hadiningrat Ditunjuk sebagai Wakapolri
TENHOLES Hadirkan “SATYA”, Album Berisi Delapan Lagu tentang Janji dan Perlawanan
Turbokidz Hadirkan “Jangan Ganggu Hari Ini”, Penanda Fase Baru Perjalanan Musik
ASTA SIAP: Ketangguhan Sistem Pemolisian di Tengah Situasi Krisis
Menaker Yassierli Ajak Perusahaan Serap Lulusan Pelatihan Disabilitas Kemnaker
Polisi untuk Apa? Mengembalikan Wajah Kepolisian sebagai Penjaga Kehidupan

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Delapan Tahun Menanti, Gloria Jessica dan Ade Govinda Akhirnya Rilis Album Perdana “Blue.”

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Wamenaker Afriansyah Noor Minta Pelindungan Peserta Jadi Prioritas Pemagangan Luar Negeri

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri Setelah Melewati Dua Era Presiden

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:36 WIB

TENHOLES Hadirkan “SATYA”, Album Berisi Delapan Lagu tentang Janji dan Perlawanan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Turbokidz Hadirkan “Jangan Ganggu Hari Ini”, Penanda Fase Baru Perjalanan Musik

Berita Terbaru