Komandan GPK DIY Soroti Pernyataan Sekjen PPP

Rabu, 28 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Jogja – Komandan Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) DIY, H Setyaji Hermawan SH, menegaskan pernyataan Sekjen GPK Pusat tidak mewakili organisasi.
‎
‎Pernyataan tersebut disampaikan Setyaji menanggapi sejumlah pernyataan Sekretaris Jenderal GPK, M. Thobahul Aftoni, yang dinilai berseberangan dengan kebijakan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
‎
‎Setyaji menyampaikan tanggapannya saat ditemui di ruang Fraksi PPP DPRD Kota Yogyakarta, Selasa (27/10/2026), menyusul munculnya berbagai pendapat di kalangan kader.
‎
‎Menurutnya, pernyataan Toni, sapaan akrab M. Thobahul Aftoni, harus dipahami sebagai pandangan pribadi, bukan sikap resmi GPK sebagai badan otonom PPP.
‎
‎“Apa yang disampaikan saudara Toni merupakan pendapat pribadi,” tegas Setyaji saat memberikan penjelasan mengenai posisi organisasi yang dipimpinnya tersebut.
‎
‎Ia menegaskan, GPK sebagai badan otonom PPP tetap berkomitmen menjalankan garis kebijakan partai dan menjaga keselarasan gerakan organisasi dengan keputusan pimpinan.
‎
‎“GPK sebagai Banom PPP tetap tegak lurus pada garis kebijakan partai,” ujar Setyaji, menegaskan sikap yang menurutnya harus dipegang seluruh kader.
‎
‎Setyaji juga mengingatkan bahwa organisasi memiliki kewajiban menghormati keputusan forum tertinggi partai, termasuk hasil Muktamar PPP yang menjadi pedoman dalam menjalankan kepengurusan.
‎
‎Ia menyebut surat keputusan kepengurusan yang telah diterbitkan Menteri Hukum menjadi bagian dari landasan yang harus dihormati seluruh elemen organisasi.
‎
‎Karena itu, Setyaji menilai setiap kader perlu menempatkan kepentingan organisasi dan partai di atas pandangan pribadi maupun kepentingan kelompok tertentu.
‎
‎Menurutnya, perbedaan pendapat semestinya disikapi secara dewasa agar tidak berkembang menjadi persoalan internal yang berpotensi mengganggu kekompakan kader PPP.
‎
‎“GPK wajib menjadi tameng terdepan untuk menjaga kesolidan internal PPP,” kata Setyaji, menekankan pentingnya peran organisasi dalam merawat persatuan partai.
‎
‎Ia mengingatkan seluruh anggota GPK agar tidak menggunakan nama organisasi untuk menyampaikan pandangan yang semata-mata mencerminkan kepentingan pribadi.
‎
‎“Jangan membawa kepentingan pribadi atas nama golongan atau partai,” ucap Setyaji, mengingatkan kader supaya menjaga batas antara sikap individu dan organisasi.
‎
‎Setyaji menilai soliditas internal merupakan modal penting bagi PPP untuk menjalankan agenda politik serta memperkuat peran partai dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
‎
‎Ia meminta para kader berhati-hati ketika menyampaikan pendapat di ruang publik, terutama apabila pernyataan tersebut berpotensi memunculkan polemik di lingkungan internal partai.
‎
‎Menurutnya, setiap pernyataan yang membawa nama organisasi perlu mempertimbangkan dampaknya terhadap hubungan antarkader, kepercayaan publik, serta keberlangsungan konsolidasi partai.
‎
‎Setyaji juga mengimbau seluruh kader tidak terburu-buru menanggapi perbedaan pandangan dengan pernyataan yang justru memperkeruh suasana dan memicu perdebatan berkepanjangan.
‎
‎“Saya mengimbau semua kader menyikapi persoalan ini dengan bijak,” ujarnya, seraya meminta seluruh pihak mengedepankan komunikasi yang sehat dan konstruktif.
‎
‎Ia berharap setiap persoalan dapat diselesaikan melalui mekanisme organisasi, sehingga perbedaan pendapat tidak berkembang menjadi konflik yang merugikan kepentingan bersama.
‎
‎Setyaji menegaskan GPK DIY ingin menjaga suasana internal PPP tetap kondusif dengan mengutamakan persatuan, kedewasaan berorganisasi, serta kepatuhan terhadap keputusan partai.
‎
‎“Jangan membuat pernyataan yang membikin gaduh internal partai yang solid,” tegasnya, mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dan keutuhan organisasi.
‎
‎Ia berharap seluruh kader kembali memusatkan perhatian pada penguatan organisasi dan perjuangan partai, bukan memperbesar perbedaan pandangan yang berpotensi memecah persatuan.
‎
‎Dengan penegasan tersebut, Setyaji mengajak seluruh elemen GPK menjaga soliditas PPP, menghormati keputusan partai, serta mengedepankan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi.(waw)

Berita Terkait

Dosen Farmasi UMY Peringkat Keempat Dunia pada Topik Mobile App Versi ScholarGPS 2026
Pakar Komunikasi UMY: Suporter Sepak Bola Kian Aktif sebagai Kekuatan Sipil
UMY Raih Juara 2 Mandaya Awards 2026, Pemberdayaan Desa Semoyo Jadi Bukti Dampak Pengabdian
KAWAL Indonesia Gaungkan Semangat Sumpah Pemuda melalui Aksi Nyata
Rencana Pembentukan Kodam Baru, Sepuluh Kodim Masuk Skema Alih Komando
Angklung in Harmoni ke-5 Digelar di JogjaBay pada November 2026
GPM Sleman Audiensi dengan Ketua DPRD, Bahas Program Organisasi
Ditjen Risbang Dukung Pengembangan Talenta Riset Dosen UWM

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Pakar Komunikasi UMY: Suporter Sepak Bola Kian Aktif sebagai Kekuatan Sipil

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:58 WIB

UMY Raih Juara 2 Mandaya Awards 2026, Pemberdayaan Desa Semoyo Jadi Bukti Dampak Pengabdian

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Komandan GPK DIY Soroti Pernyataan Sekjen PPP

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:55 WIB

KAWAL Indonesia Gaungkan Semangat Sumpah Pemuda melalui Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Rencana Pembentukan Kodam Baru, Sepuluh Kodim Masuk Skema Alih Komando

Berita Terbaru