Akselerasi Transformasi Digital Daerah, Hasto Wardoyo Antar Pemkot Yogyakarta Raih Penghargaan Nasional

Kamis, 5 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Yogyakarta – Pemerintah Kota Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Pemkot Yogyakarta berhasil meraih Penghargaan Pemerintah Daerah Terbaik Kedua kategori Kota se-Indonesia dalam ajang Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index (GM-DTGI) Award 2026.

Penghargaan tersebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam mengembangkan tata kelola pemerintahan berbasis digital. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria, kepada Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, di Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada (UGM), Kamis (5/11/2026).

Prestasi ini sekaligus menjadi kabar membanggakan bagi Kota Yogyakarta dalam upaya menghadirkan pelayanan publik yang semakin modern, cepat, mudah, dan transparan.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria, mengapresiasi pemerintah daerah yang terus mendorong percepatan transformasi digital. Menurutnya, GM-DTGI memberikan gambaran lebih mendalam mengenai perkembangan pemanfaatan teknologi digital di lingkungan pemerintahan daerah.

Nezar menjelaskan, dalam dua tahun terakhir cakupan penilaian GM-DTGI meningkat dari 429 menjadi 508 kabupaten dan kota. Indeks tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga menjadi sarana bagi daerah untuk saling belajar dan mengembangkan inovasi.

Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemkot Yogyakarta untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan berbasis digital.

Menurut Hasto, keberhasilan transformasi digital bukan sekadar banyaknya aplikasi atau teknologi yang digunakan pemerintah. Hal terpenting adalah manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Sebetulnya yang paling kita harapkan dan kita rasakan adalah layanan. Kalau sistem penyelenggaraan pemerintahan berbasis digital itu berjalan dengan baik, maka harapannya masyarakat merasakan bahwa layanan lebih cepat dan lebih akuntabel,” tuturnya.

Salah satu andalan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam pengembangan layanan digital adalah Jogja Smart Service (JSS). Platform tersebut menjadi fondasi untuk mengembangkan ekosistem pelayanan publik yang semakin terintegrasi.

Ke depan, Pemerintah Kota Yogyakarta menargetkan penguatan integrasi berbagai kanal pelayanan antarorganisasi perangkat daerah (OPD). Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh layanan yang lebih terpadu tanpa harus berhadapan dengan sistem yang berjalan sendiri-sendiri.

Hasto juga mengungkapkan ambisi Pemerintah Kota Yogyakarta untuk menjadi center of excellence sekaligus center of referral bagi kabupaten dan kota lain dalam pengembangan tata kelola pemerintahan digital.

Dalam proses transformasi tersebut, Hasto turut menyoroti perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Menurutnya, teknologi AI dapat menjadi alat bantu untuk meningkatkan efektivitas kerja pemerintahan, tetapi keputusan tetap harus berada di tangan aparatur pemerintah.

“AI adalah sekadar alat untuk membantu, jadi bukan segala-galanya. Semua keputusan tetap harus berada di bawah kendali aparatur yang ada di dalamnya,” ujarnya.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kota Yogyakarta, Ignatius Trihastono, menambahkan bahwa penghargaan GM-DTGI Award 2026 menjadi kesempatan bagi Pemkot Yogyakarta untuk mengukur sejauh mana pelaksanaan transformasi digital telah sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku.

Ia menegaskan, tantangan berikutnya bukan hanya membangun teknologi, tetapi juga memastikan seluruh OPD memiliki visi yang sama serta disiplin dalam mengelola data.

Menurut Trihastono, integrasi sistem digital membutuhkan kerja sama lintas perangkat daerah agar tidak muncul ego sektoral dalam pengembangan aplikasi maupun platform pelayanan.

Selain itu, pencatatan dan pelaporan aktivitas pemerintahan harus dilakukan secara konsisten. Data yang terdokumentasi dengan baik menjadi modal penting dalam mendukung pengambilan keputusan dan meningkatkan kualitas pelayanan.

“Dari apresiasi yang diberikan, selanjutnya bagaimana kita membuat dampaknya bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Melalui penghargaan nasional ini, Pemerintah Kota Yogyakarta diharapkan semakin konsisten menghadirkan inovasi digital. Bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi menjadikan teknologi sebagai bagian dari upaya membangun pelayanan publik yang semakin responsif dan memberikan kemudahan bagi masyarakat. (Aga)

Berita Terkait

PPN Pembalut 11 Persen Disorot Pakar UMY, Dinilai Bebani Perempuan Berpenghasilan Rendah
Dinamika Muscab ISEI Yogyakarta: Didi Ungguli Empat Ekonom dalam Perhitungan Ketua
Pakar UMY Usul PPN Pembalut Dihapus, Tawarkan 5 Langkah Pajak Berkeadilan Gender
UMY Siapkan Dana Publikasi Jurnal Scopus Q1–Q2, Biaya hingga US$2.000
Danrem 072/Pamungkas Sinergi Bersama UNJAYA Bentuk Generasi Muda Berkarakter dan Berjiwa Patriot
Air Bersih Terbatas Pascabencana di Manggarai Timur, UMY Siapkan Teknologi Penjernihan Air
61 Tahun Mengabdi untuk Desa, STPMD APMD Terus Nyalakan Api Perjuangan dan Kepedulian Sosial
Konsolidasi Pascapelantikan, Sugiyanti Prioritaskan Persatuan Warga dan Pembangunan Baturetno

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 16:47 WIB

PPN Pembalut 11 Persen Disorot Pakar UMY, Dinilai Bebani Perempuan Berpenghasilan Rendah

Jumat, 6 November 2026 - 15:34 WIB

Dinamika Muscab ISEI Yogyakarta: Didi Ungguli Empat Ekonom dalam Perhitungan Ketua

Jumat, 6 November 2026 - 14:46 WIB

Pakar UMY Usul PPN Pembalut Dihapus, Tawarkan 5 Langkah Pajak Berkeadilan Gender

Jumat, 6 November 2026 - 14:22 WIB

UMY Siapkan Dana Publikasi Jurnal Scopus Q1–Q2, Biaya hingga US$2.000

Jumat, 6 November 2026 - 14:14 WIB

Danrem 072/Pamungkas Sinergi Bersama UNJAYA Bentuk Generasi Muda Berkarakter dan Berjiwa Patriot

Berita Terbaru