Tumbuhkan Semangat Toleransi Di Tengah Kebinnekaan Masyarakat Papua

Senin, 16 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM,Manokwari,Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han)., meresmikan Pura Ksatria Shanti Bhuana Kodam XVIII/Kasuari yang berada di kompleks Makodam, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, Minggu (15/5/2022).

Dalam sambutannya Pangkogabwilhan III ungkapkan rasa gembira, terharu dan bangga dengan perkembangan Kodam yang luar biasa, setelah sekian bulan ia tinggalkan, dan hari ini mendapat kehormatan meresmikan penggunaan Pura Ksatria Shanti Bhuana milik Kodam XVIII/Kasuari.

“Atas nama pribadi dan Komando menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan hari ini. Di sinilah kita bisa tahu bahwa membangun bangsa itu tidak bisa sendiri-sendiri harus menjadi suatu kesatuan, berintegrasi dan komprehensif,” ucapnya.

“Pembangunan Pura ini adalah salah satu bukti toleransi antar umat beragama, dimana di tengah-tengah kemajemukan masyarakat Papua, kita semua mempunyai peran untuk menciptakan suasana toleran,” saling menjaga, saling menghargai dan saling mensupport satu sama lainnya dalam mewujudkan Papua yang aman, damai dan sejahtera, disamping pembangunan pura ini sebelumnya telah didirikan masjid dan gereja, sebagai wujud kebinnekaan, persatuan dan kesatuan yang nantinya dapat dijadikan tauladan bagi seluruh masyarakat Papua.

“Kepada umat Hindu yang ada di sini baik prajurit dan masyarakat, terima kasih atas bantuan dan kerja samanya, sehingga tempat ibadah ini dapat terwujud,” kata Pangkogabwilhan III yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Pangdam XVIII/Kasuari setelah selesai menjabat Danjen Kopasus.

Hal senada Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Gabriel Lema, S,Sos., berharap apa yang telah dirintis Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han), kegiatan beribadah umat Hindu akan lebih baik, yang otomatis kehidupan bermasyarakat dan berbangsa pasti lebih baik juga sebagai upaya pembentukan karakter dan moral serta spiritual yang kokoh bagi keberhasilan pelaksanaan tugas pokok sesuai tanggung jawab masing-masing.

“Keberadaan Pura ini juga dapat menjadi modal utama dalam membina dan mengembangkan kerukunan hidup antar umat beragama, apalagi Pura ini dibangun bersebelahan dengan tempat ibadah agama lain Masjid dan Gereja, hal ini dapat kita lihat sebagai wujud kerukunan umat beragama dan sebagai identitas keberagaman bangsa Indonesia, prajurit Kodam juga harus menjadi contoh dalam membangun toleransi antar umat beragama,” tutur Pangdam.

Kepala Suku Besar Arfak, Drs. Dominggus Mandacan yang juga hadir dalam peresmian itu, mewakili semua suku Nusantara dan Kepala-kepala suku yang ada di Papua Barat ini siap melanjutkan apa yang sudah dimulai dan diletakkan para pendahulu untuk bisa menerima semua suku yang ada bersama dengan di Papua dan Manokwari.

“Saya ajak kepada masyarakat untuk tetap menjaga keamanan, ketertiban dan kedamaian dan tidak boleh ada kerusuhan dan lain sebagainya, luar biasa apa yang dilakukan hari ini sehingga di Kodam ini sudah ada Masjid, Gereja dan Pura diharapkan para prajurit dapat memanfaatkan tempat ibadah ini dan menjadikan iman kuat,” jelasnya.

Pura Ksatria Shanti Bhuana memiliki luas bangunan 645 Meter persegi, sebagian besar material bangunannya mengunakan bahan dasar lahar Gunung Agung yang langsung dikirim dari Bali, dengan masa pengerjaan hampir lima bulan, mengunakan dana swadaya satuan dan bantuan dari beberapa pihak. Saat ini juga sedang dilaksanakan pembangunan Pura Catur Buana Raja Ampat dekat objek wisata Internasional Raja Ampat dengan dukungan Pemkab Raja Ampat yang Peletakan batu pertamanya dilakukan Letjen TNI I Nyoman Cantiasa saat masih menjadi Pangdam. (Icha)

Berita Terkait

Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Gabungan Militer Internasional ADMM-Plus Trident Resolve 2026
Cerita di Balik UKW PWI Banten, Tegang Hadapi Penguji hingga Jadi Pengalaman Baru Peserta
Polda Banten Gelar Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71
Kapolda Banten Beri Motivasi Peserta UKW PWI: Tetap Kritis, Jaga Etika dan Akurasi
PWI Banten Gelar UKW Angkatan ke-28, Kapolda Banten Tekankan Kompetensi dan Profesionalisme Wartawan
Insiden Ibadah GKPI Mauk Sepatan, Gugun Gumilar Hadir dan Jadi Sorotan
Perselisihan Ibadah GKPI Berakhir Damai, Kedua Pihak Sepakat Tempuh Musyawarah
Pemkot Bekasi Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Dorong Administrasi Lebih Akurat dan Pelayanan Lebih Mudah

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 14:45 WIB

Cerita di Balik UKW PWI Banten, Tegang Hadapi Penguji hingga Jadi Pengalaman Baru Peserta

Selasa, 22 September 2026 - 14:23 WIB

Polda Banten Gelar Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71

Selasa, 22 September 2026 - 13:58 WIB

Kapolda Banten Beri Motivasi Peserta UKW PWI: Tetap Kritis, Jaga Etika dan Akurasi

Selasa, 22 September 2026 - 11:30 WIB

PWI Banten Gelar UKW Angkatan ke-28, Kapolda Banten Tekankan Kompetensi dan Profesionalisme Wartawan

Senin, 21 September 2026 - 23:08 WIB

Insiden Ibadah GKPI Mauk Sepatan, Gugun Gumilar Hadir dan Jadi Sorotan

Berita Terbaru