Peluncuran Pelajar Antikorupsi, Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Di Tangan Mereka Kepemimpinan Dilanjutkan

Kamis, 2 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan nilai-nilai antikorupsi sangat penting untuk dapat ditanamkan dalam diri sejak dini kepada para siswa. Para siswa adalah generasi penerus ke depannya.

Hal itu disampaikan Al Muktabar usai membuka Focus Group Discussion dan Launching Generasi Pelajar Antikorupsi yang mengusung tema ‘Membangun kesadaran dan Partisipasi Pelajar dalam Pencegahan Korupsi di Provinsi Banten’, di Aula Lantai 3 Inspektorat Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Kamis (2/3/2023).

“Ini (nilai antikorupsi, red) penting ditanamkan, karena ditangan para siswa inilah kedepan kepemimpinan akan dilanjutkan,” ungkap Al Muktabar.

Dikatakan, kegiatan tersebut juga merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk memperbaiki Indeks Persepsi Korupsi (IPK) di Provinsi Banten dan juga Indonesia.

“Ini satu agenda yang kita ingin terus menguatkan antikorupsi khususnya di Provinsi Banten dan pada umumnya Indonesia. Maka momen pagi hari ini sangat strategis dan penting,” katanya.

Selanjutnya, Al Muktabar menyampaikan dengan melibatkan para siswa mulai dari tingkatan SMP Sederajat hingga SMA/SMK dalam menanamkan nilai antikorupsi merupakan sebuah bentuk kebersamaan dan kesatuan untuk terus menggiatkan sikap antikorupsi.

“Ini satu kesatuan dalam rangka itu kita bersama-sama menggiatkan antikorupsi,” imbuhnya.

“Dalam kesempatan ini ada siswa SMP yang hadir dan itu kewenangan Kabupaten dan Kota, SMK/SMA dan seterusnya itu kewenangan Provinsi. Ini bentuk kebersamaan kita,” sambungnya.

Pada kesempatan itu, Al Muktabar juga berpesan kepada semua guru dapat memberikan pemahaman dan contoh terkait dengan nilai-nilai antikorupsi kepada siswa. Dan diharapkan kegiatan yang berkaitan dengan gerakan antikorupsi dapat terus dilakukan.

“Diharapkan dengan kita terus menerus bersama menggiatkan antikorupsi, maka kita terus memperbaiki indeks persepsi korupsi kita,” jelasnya.

Sementara dalam laporannya Ketua Forum Penyuluh Antikorupsi (ForPAK) Provinsi Banten Ratu Syafitri Muhayati menyampaikan salah satu tujuan dari gerakan pelajar melawan korupai diantaranya untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman pelajar tentang bahayanya korupsi dan dampak buruk terhadap masyarakat.

“Dengan meningkatkan kesadaran ini, diharapkan pelajar dapat menjadi agen perubahan sosial dan membentuk karakter integritas di dalam diri mereka sendiri serta lingkungan sekitar,” ujarnya.

Selain itu, kata Fitri, hal itu juga bertujuan untuk mengajak partisipasi masyarakat luas dan pelajar dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengajak orang lain untuk turut serta dalam memerangi korupsi. Sehingga diharapkan dapat terbentuk sebuah gerakan yang lebih besar dan kuat dalam memerangi korupsi.

“Serta dapat menciptakan lingkungan bersih, sehat dan dapat berdampak positif pada lingkungan sekitar dan masyarakat luas,” tandasnya.

Kegiatan Focus Group Discussion dan Launching Generasi Pelajar Antikorupsi diikuti oleh sejumlah siswa baik tingkat SMP Sederajat, SMA/SMK sederajat dan sejumlah guru. Kegiatan tersebut dilakukan secara hybrid, baik secara langsung maupun virtual.

Dalam kegiatan Focus Group Discussion itu juga diisi oleh beberapa narasumber, di antaranya Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Direktorat Jejaring Pendidikan KPK RI Irrene Vara Lovani,
dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tabrani serta yang lainnya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Banten M Tranggono, Plt Inspektur Provinsi Banten Usman Asshidqi Qahara serta tamu undangan yang lainnya.(Rls/wan)

Berita Terkait

Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten, Investasi Rp1,9 Triliun Serap Ribuan Tenaga Kerja
Pencarian 8 Orang Hilang Diperpanjang 3 Hari, Andra Soni Minta Basarnas Lanjutkan Operasi
Willy Patria Dorong Percepatan Hunian Layak untuk Warga Balaraja
Ungkap Duka Mendalam, Kalapas Serang Ajak Jajaran Doakan Tiga ASN Gugur di Papua Pegunungan
Hari Keenam Pencarian, KP Sanjaya POL 7017 Sisir Ujung Kulon Selama 12 Jam Cari Lima Wartawan
Hari Keenam Pencarian, Gubernur Banten Andra Soni Minta Operasi SAR Dipertimbangkan untuk Diperpanjang
Bergabung Bersama Ditpolairud Polda Banten, 5 Pewarta Delegasi PWI Banten Ikut Operasi SAR Menuju Ujung Kulon
Desa Sindangheula Gelar Rembuk Stunting 2026, Bahas Upaya Pencegahan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:31 WIB

Pencarian 8 Orang Hilang Diperpanjang 3 Hari, Andra Soni Minta Basarnas Lanjutkan Operasi

Senin, 14 September 2026 - 15:18 WIB

Willy Patria Dorong Percepatan Hunian Layak untuk Warga Balaraja

Senin, 14 September 2026 - 13:07 WIB

Ungkap Duka Mendalam, Kalapas Serang Ajak Jajaran Doakan Tiga ASN Gugur di Papua Pegunungan

Senin, 14 September 2026 - 08:44 WIB

Hari Keenam Pencarian, KP Sanjaya POL 7017 Sisir Ujung Kulon Selama 12 Jam Cari Lima Wartawan

Minggu, 13 September 2026 - 22:36 WIB

Hari Keenam Pencarian, Gubernur Banten Andra Soni Minta Operasi SAR Dipertimbangkan untuk Diperpanjang

Berita Terbaru