Kurangi Food Waste, Mendagri Minta Pemerintah Daerah Kampanyekan Stop Boros Pangan

Selasa, 6 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM – Jakarta, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas) Indonesia menjadi negara nomor dua di dunia dengan tingkat boros pangan atau Food Loss and Waste (FLW) setelah Arab Saudi. Karena itu, Mendagri meminta kepala daerah untuk mengampanyekan Stop Boros Pangan kepada masyarakat. Hal ini ditegaskan Mendagri dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara hybrid dari Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Selasa (6/6/2023).

“Kita termasuk negara nomor dua setelah Saudi, ini mungkin informasi yang menarik, tapi kami kira kita perlu merumuskan nanti badan pangan pemerintah pusat perlu merumuskan ini kampanye mengenai Stop Boros Pangan ini,” katanya.

Dalam pandangan Mendagri, kampanye Stop Boros Pangan saat ini belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat Indonesia. Untuk itu, Pihaknya meminta kepada pemerintah pusat dan daerah agar melakukan tindakan dalam rangka menghemat pangan.

“Kampanye mengenai Stop Boros Pangan ini belum begitu dicerna oleh masyarakat, oleh kita semua, apa yang harus dilakukan riilnya baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan juga masyarakat dalam rangka untuk menghemat pangan, supaya tidak terjadi pembuangan terbuang sia-sia,” tegasnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Deputi I Bidang Ketersediaan dan Stabilitas Bapanas I Gusti Ketut Astawa dalam paparannya mengatakan, secara global ada sebanyak 1,3 miliar ton makanan terbuang setiap tahun. Angka ini setara dengan 1/3 pangan yang diproduksi untuk dikonsumsi penduduk dunia. Khusus untuk Indonesia, timbunan FLW pada tahun 2000 hingga 2019 mencapai 23-48 juta ton/tahun.

“Mudah-mudahan jargon Stop Boros Pangan ini yang begitu besar bisa kita turunkan sehingga akan lebih bermanfaat dan bisa memacu ekonomi kita itu sendiri,” ujar Gusti.

Mengingat potensi FLW yang begitu besar Gusti berharap, adanya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah yang mampu menekan angka boros pangan di dalam negeri. “Oleh karena itu mari kita gaungkan dalam rangka jaga ketahanan pangan nasional di wilayah masing-masing,” jelasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendag

Berita Terkait

Kejadian di Alun-Alun Selatan Jadi Sorotan, Polresta Yogyakarta Dalami Informasi
Dekranas Dorong Sinergi Lintas Lembaga untuk Tingkatkan Daya Saing Perajin Indonesia
Pusterad Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Perkuat Keteladanan dan Pengabdian
Wamendagri Bima Arya Dorong Daerah Tak Bergantung pada Belanja Pemerintah untuk Tumbuhkan Ekonomi
Sheera Resmi Rilis Single Perdana “Luka Terakhir”, Angkat Kisah Takut Kembali Jatuh Cinta
Kesaksian Polisi Berubah-ubah, Sidang Perkara Gas Portable Terdakwa Gabriel Jadi Sorotan
Kemenag Dorong Pemanfaatan Empat Candi sebagai Ruang Kegiatan Keagamaan
Mendagri Ungkap Pemerintah Bahas Penataan PPPK, Guru Jadi Perhatian Utama

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:49 WIB

Kejadian di Alun-Alun Selatan Jadi Sorotan, Polresta Yogyakarta Dalami Informasi

Jumat, 18 September 2026 - 18:35 WIB

Dekranas Dorong Sinergi Lintas Lembaga untuk Tingkatkan Daya Saing Perajin Indonesia

Jumat, 18 September 2026 - 16:52 WIB

Pusterad Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Perkuat Keteladanan dan Pengabdian

Jumat, 18 September 2026 - 16:05 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong Daerah Tak Bergantung pada Belanja Pemerintah untuk Tumbuhkan Ekonomi

Jumat, 18 September 2026 - 14:52 WIB

Sheera Resmi Rilis Single Perdana “Luka Terakhir”, Angkat Kisah Takut Kembali Jatuh Cinta

Berita Terbaru