Festival Budaya Tanara Bangkitkan Wisata Religi

Kamis, 3 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus berkolaborasi dengan Universitas Gajah Mada (UGM) untuk membangkitkan wisata religi di tanah kelahiran ulama besar Syeikh Nawawi Albantani, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang. Salah satunya, untuk kedua kali menggelar Festival Budaya Tanara yang menampilkan berbagai atraksi kebudayaan khas Kabupaten Serang.

“Program kerjasama Pemda Serang dengan UGM ini berjalan tahun kedua. Kami bersama menyiapkan dan membangkitkan wisata religi. Diperlukan keterlibatan masyarakat, maka digelar kegiatan festival,” kata Tatu kepada wartawan, Kamis (3/8/2023).

Berbagai lomba dan atraksi digelar dalam kegiatan ini. Antara lain lomba jurus Silat Kaserangan dan Tari Ringkang Jawari, yang menjadi khas Kabupaten Serang. Jurus Silat Kaserangan diciptakan 13 sesepuh pendekar dari 12 aliran silat yang ada di Kabupaten Serang. Sementara Tari Ringkang Jawari merupakan simbolisasi perjuangan jawara Banten dari kalangan perempuan atau Jawari. Keduanya digagas langsung Ratu Tatu selaku Bupati Serang.

Kemudian ada juga lomba kaligrafi dan videografi budaya Islam. “Dalam menyiapkan kawasan wisata religi, butuh keterlibatan masyarakat. Sebab untuk membangun fisik itu mudah, ada anggaran. Namun untuk kesadaran masyarakat, terutama menciptakan sapta pesona daerah wisata, kawasan yang bersih, ini butuh terus diperkuat bersama,” ujarnya.

Menurut Tatu, Pemkab Serang bersama UGM telah membuat grand design Wisata Religi Tanara, termasuk menyusun target-target yang harus dicapai. Dalam hal ini, UGM melibatkan mahasiswa yang tengah melakukan kuliah kerja nyata (KKN). “Banyak hal yang harus dipersiapkan. Misalnya tentang kebersihan, kuliner, dan semua ada proses pembinaan yang sudah dilakukan teman-teman mahasiswa UGM,” ujarnya.

Sekadar diketahui, Kecamatan Tanara merupakan daerah kelahiran Syeikh Nawawi Albantani (Lahir sekitar tahun 1230 H/1813 M dan wafat di Mekkah sekitar tahun 1314 H/1897 M). Syeikh Nawawi merupakan ulama bertaraf internasional dan pernah menjadi imam Masjidil Haram. Ia adalah seorang ulama dan intelektual yang sangat produktif menulis kitab, jumlah karyanya tidak kurang dari 115 kitab yang meliputi bidang ilmu fiqih, tauhid, tasawuf, tafsir, dan hadist.

Pemkab Serang berencana membangun Pusat Kajian Kitab Kuning, yang fokus pada karya intelektual Syeikh Nawawi Albantani. “Kita ingin, jika bicara kitab kuning, di mana pun rujukannya ke Kabupaten Serang. Namun rencana kami harus diperkuat oleh semangat masyarakat juga,” ujarnya.

Wakil Rektor UGM Bidang Pendidikan, Profesor Wening Udasmoro mengatakan, pihaknya siap mengaplikasikan berbagai keilmuan dan teknologi tepat guna yang dimiliki civitas akademika UGM untuk masyarakat. “Semua bergerak bersama. Setiap masyarakat berbeda persoalannya berbeda pandangannya, jadi mahasiswa KKN turun ke setiap daerah termasuk Kabupaten Serang,” ujarnya.

Ia mengapresiasi seni budaya Kabupaten Serang terutama Silat Kaserangan. “Pencak silat, debus dan sebagainya, itu memang sudah selayaknya untuk diangkat tidak hanya di tingkat lokal dan nasional tetap juga internasional. Itu akan mendukung ke depannya wisata religi yang sedang di gagas oleh Bupati Serang dan jajaran,” ujar pengurus IPSI bidang kelembagaan ini.

Wiyonarko, Ketua Tim Kerja Wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengatakan, dalam mengembangkan wisata religi, masyarakatnya harus bangkit dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) bergerak. “Apalagi setiap tahun ada haul Syeikh Nawawi Al-Bantani, itu sangat bagus untuk pengembangan wisata religi di Tanara. Semua harus saling mendukung, tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,” ujarnya.(**)

Berita Terkait

Lapas Kelas IIA Serang Gelar Razia Gabungan, Narkotika dan Senjata Tajam Nihil
Tinawati Andra Soni Ajak Masyarakat Manfaatkan Pekarangan untuk Perkuat Ketahanan Pangan
UKW Angkatan ke-28 Diikuti 51 Wartawan, PWI Banten Dorong Profesionalisme Pers
Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Gabungan Militer Internasional ADMM-Plus Trident Resolve 2026
Cerita di Balik UKW PWI Banten, Tegang Hadapi Penguji hingga Jadi Pengalaman Baru Peserta
Polda Banten Gelar Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71
Kapolda Banten Beri Motivasi Peserta UKW PWI: Tetap Kritis, Jaga Etika dan Akurasi
PWI Banten Gelar UKW Angkatan ke-28, Kapolda Banten Tekankan Kompetensi dan Profesionalisme Wartawan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:39 WIB

Lapas Kelas IIA Serang Gelar Razia Gabungan, Narkotika dan Senjata Tajam Nihil

Selasa, 22 September 2026 - 16:11 WIB

Tinawati Andra Soni Ajak Masyarakat Manfaatkan Pekarangan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:39 WIB

UKW Angkatan ke-28 Diikuti 51 Wartawan, PWI Banten Dorong Profesionalisme Pers

Selasa, 22 September 2026 - 14:45 WIB

Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Gabungan Militer Internasional ADMM-Plus Trident Resolve 2026

Selasa, 22 September 2026 - 14:45 WIB

Cerita di Balik UKW PWI Banten, Tegang Hadapi Penguji hingga Jadi Pengalaman Baru Peserta

Berita Terbaru