Banten Darurat Kekeringan, Relawan Jejak Masjid Asy-Syifa dan LAZ Harfa Distribusikan 30 ribu Liter Air Bersih

Kamis, 28 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM – Cilegon, Musim kemarau dan dampak El Nino telah terjadi di seluruh wilayah Provinsi Banten. Berkurangnya curah hujan pada musim kemarau yang dipengaruhi oleh El Nino Moderat berpotensi mengakibatkan kekeringan meteorologis diperkirakan berlangsung hingga akhir Oktober 2023.

PJ Gubernur Provinsi Banten, Al Muktabar telah menetapkan wilayah Banten dalam kondisi Darurat Kekeringan atau Kejadian Luar Biasa (KLB). Dampak kemarau panjang ini membuat masyarakat Banten kesulitan atau krisis air bersih, bahkan sekitar 231 hektar sawah di Provinsi Banten mengalami gagal panen akibat bencana kekeringan tersebut.

Relawan Jejak Masjid dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Asy-Syifa dan Baitul Maal RS Krakatau Medika bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) Harfa pada Kamis, (28/09/2023) mendistribusikan 10 mobil tanki air bersih atau sekitar 30.000 liter air bersih di wilayah RT 05/RW 05, Lingkungan Gunung Penawen, Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon yang terdampak kekeringan dan kekurangan air bersih.

“Sedekah Air Bersih ini adalah amanah dari donatur dan jama’ah Masjid Asy-Syifa, semoga berkah dan bermanfaat bagi warga di linkungan Gunung Penawen sini.” ujar Ketua DKM Asy-Syifa, Hengky kepada media.

Kepada Relawan Jejak Masjid, Ketua RT lingkungan Gunung Penawen Jemari mengucapkan, “Terimakasih atas bantuan Sedekah Air Bersih dari DKM Asy-Syifa RS Krakatau Medika ini, insyaa Allah sangat bermanfaat bagi warga kami. Dan kami berharap di wilayah RT lain juga mohon dibantu oleh DKM Asy-Syifa, ” harapnya.

Sedekah Air Bersih dari Relawan Jejak Masjid DKM Asy-Syifa ini direncanakan akan terus berlangsung untuk membantu warga yang mengalami kesulitan air bersih.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, Nana Suryana menyebutkan penetapan status tanggap darurat kekeringan di wilayah Banten ini berlaku sejak tanggal 19 September 2023 hingga satu bulan kedepan.

Dampak fenomena EL Nino telah menyebabkan kekeringan ekstrem hampir di seluruh wilayah Banten. Dari delapan kabupaten kota di Banten, Kabupaten Lebak menjadi wilayah terdampak kekeringan paling parah, disusul dengan Kabupaten Serang. (Dns)

Berita Terkait

Dimyati Apresiasi Kontribusi Pengusaha Asal Pariaman dalam Penyerapan Tenaga Kerja
Wagub Dimyati Ajak Warga Berdoa agar Banten Dijauhkan dari Bencana
Pencarian Arupadhatu I Berakhir Setelah 10 Hari, Andra Soni Apresiasi Relawan di Selat Sunda
Wagub Banten Dimyati Soroti Batas Usia Kewarganegaraan dalam RUU HPI
Didampingi Gubernur Banten Andra Soni, Kapolri Resmikan Balai Latihan Silat PTBI
Tinawati Andra Soni Minta Kolaborasi Perkuat Sekolah Sehat dan Aman di Banten
Wagub Dimyati Harap ICMI Pandeglang Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah
Polda Banten Dampingi Keluarga Korban Arupadatu Tabur Bunga di Selat Sunda

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 19:31 WIB

Dimyati Apresiasi Kontribusi Pengusaha Asal Pariaman dalam Penyerapan Tenaga Kerja

Sabtu, 19 September 2026 - 14:40 WIB

Wagub Dimyati Ajak Warga Berdoa agar Banten Dijauhkan dari Bencana

Sabtu, 19 September 2026 - 11:21 WIB

Pencarian Arupadhatu I Berakhir Setelah 10 Hari, Andra Soni Apresiasi Relawan di Selat Sunda

Sabtu, 19 September 2026 - 08:55 WIB

Wagub Banten Dimyati Soroti Batas Usia Kewarganegaraan dalam RUU HPI

Sabtu, 19 September 2026 - 08:47 WIB

Didampingi Gubernur Banten Andra Soni, Kapolri Resmikan Balai Latihan Silat PTBI

Berita Terbaru