Sekjen Kemendagri Dorong Penguatan Ekosistem Digital Nasional Melalui P2DD

Selasa, 3 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM – Jakarta,  Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro mendorong penguatan ekosistem digital nasional melalui program Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD). Hal itu disampaikannya pada acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) P2DD di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (3/10/2023).

“Bapak Menteri [Dalam Negeri] mengucapkan terima kasih kepada seluruh Rekan-Rekan di daerah, gubernur, bupati, wali kota dan jajaran karena upaya kita untuk meningkatkan percepatan dan perluasan, cepat dan diperluas digitalisasi daerah, rapor yang tadi dilaporkan sudah semakin baik,” katanya.

Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, dirinya meminta pemerintah daerah (Pemda) terus memperkuat sinergisitas dan koordinasi bersama Kementerian/Lembaga (K/L), otoritas terkait, asosiasi pemerintah daerah, pelaku industri, hingga bank pembangunan daerah. Tujuannya untuk mengomunikasikan inisiatif dan kebijakan-kebijakan digital dalam mendukung penguatan ekosistem digital melalui sejumlah regulasi.

“Bapak Mendagri telah mengeluarkan dua Peraturan Mendagri, yang pertama tentang perluasan digitalisasi ini, kawan-kawan daerah sudah paham sekali, yang kedua tentang petunjuk teknis, jadi sudah clear Permendagri-nya untuk mengawal kedua kegiatan kita ini,” ujarnya.

Di lapangan, Suhajar menekankan agar Pemda bersama bank pengelola Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) untuk wajib menyediakan kanal-kanal pembayaran nontunai bagi masyarakat sehingga mereka bisa membayar pajak dan retribusi secara nontunai. Prosesnya baik melalui ATM, mobile banking, e-commerce, teller, agen bank, maupun sistem QRIS yang dianggap lebih praktis dan mudah.

“Di lapangan kita mendapatkan data bahwa 90 persen pembayaran pajak daerah telah dilakukan oleh pemerintah daerah secara nontunai. Terima kasih untuk seluruh bupati, wali kota, dan gubernur, 37 persen di antaranya melalui kanal digital seperti ATM, mobile banking, e-commerce dan QRIS, sedangkan 63 persen masih dilakukan melalui semidigital seperti teller dan agen bank,” ungkapnya.

Data menunjukkan, 75 persen pembayaran retribusi daerah telah dilakukan secara nontunai. Adapun pada sisi penerimaan juga telah meningkat baik. Suhajar merinci 31 persen dilakukan melalui kanal digital, sedangkan 69 persen masih dilakukan melalui semidigital. Untuk sistem nontunai yang paling digemari yaitu mobile banking.

“Sedangkan kanal nontunai semidigital yang paling digemari adalah teller atau loket bank, jadi masih datang ke loket bank. Tapi tidak apa-apa, perkembangannya sudah cukup baik ke depan,” tandasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Semarak HUT TNI 2026, Disjarahal Hadirkan Muspuspal Digital
Percepat Pembangunan Infrastruktur, Kemendagri Dorong Pemda NTB Perkuat KPDBU
Kemendagri Tekankan Efisiensi Belanja Pegawai bagi Pemda di Maluku
Mendagri Dorong Kompetisi Antardaerah untuk Wujudkan Indonesia ASRI
Kemendagri Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi
Kejadian di Alun-Alun Selatan Jadi Sorotan, Polresta Yogyakarta Dalami Informasi
Dekranas Dorong Sinergi Lintas Lembaga untuk Tingkatkan Daya Saing Perajin Indonesia
Pusterad Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Perkuat Keteladanan dan Pengabdian

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 19:50 WIB

Semarak HUT TNI 2026, Disjarahal Hadirkan Muspuspal Digital

Sabtu, 19 September 2026 - 19:36 WIB

Kemendagri Tekankan Efisiensi Belanja Pegawai bagi Pemda di Maluku

Sabtu, 19 September 2026 - 10:23 WIB

Mendagri Dorong Kompetisi Antardaerah untuk Wujudkan Indonesia ASRI

Sabtu, 19 September 2026 - 10:17 WIB

Kemendagri Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi

Jumat, 18 September 2026 - 18:49 WIB

Kejadian di Alun-Alun Selatan Jadi Sorotan, Polresta Yogyakarta Dalami Informasi

Berita Terbaru