Menuju Pelayanan Publik Berkualitas: Strategi PPSDM Kemendagri Regional Bandung dalam Mendorong Implementasi SPM

Kamis, 30 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM Jatinangor, Pemahaman dan penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang lebih baik oleh para pejabat administrator dan pengawas di lingkungan pemerintah daerah (Pemda) diharapkan akan membuat pelayanan dasar kepada masyarakat dapat terpenuhi secara optimal. Karenanya, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Regional Bandung terus berupaya mendukung hal tersebut melalui berbagai pendidikan dan pelatihan yang dilakukan.

Demikian disampaikan Kepala PPSDM Kemendagri Regional Bandung Indra Maulana Syamsul Arief pada Pembukaan Pengembangan Kompetensi Penerapan SPM bagi Administrator dan Pengawas Bidang Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman, Kamis (30/5/2024).

Kegiatan ini berlangsung secara blended learning, dengan tahap pertama daring pada 30 hingga 31 Mei 2024, dan tahap kedua tatap muka pada 3 sampai 5 Juni 2024 di PPSDM Regional Bandung, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (Jabar).

Indra menekankan, pelatihan ini memiliki arti penting untuk memberikan pemahaman tentang penerapan SPM di daerah. “SPM merupakan ketentuan mengenai jenis dan mutu pelayanan dasar yang wajib diperoleh setiap warga negara secara minimal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ihwal SPM diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 59 Tahun 2021 tentang Penerapan SPM. Di dalamnya tercakup soal pengumpulan data, penghitungan kebutuhan dasar, perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan SPM.

Lebih lanjut, Indra menjelaskan bahwa setiap kepala daerah wajib membentuk Tim Penerapan SPM, dengan didukung alokasi anggaran yang diprioritaskan untuk menilai ketercapaian SPM. Untuk itu, kata dia, komitmen dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan penerapan SPM di daerah.(Nad)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Ribka Haluk: Inovasi Jadi Kunci Percepat Transformasi dan Optimalkan Potensi NTT
Wamendagri Bima Arya: Kepemimpinan Kepala Daerah Jadi Kunci Atasi Persoalan Kebebasan Beragama
Wamendagri Wiyagus Dorong Lintas Sektor Perkuat Penanganan Tuberkulosis
Wamendagri Ribka Haluk Ajak Pemda dan Masyarakat NTT Perkuat Gerakan Indonesia ASRI
Mendagri Sepakati RUU 15 Kabupaten/Kota Dibahas di Paripurna
MagangHub Batch 2 Dimulai Besok, Peserta Diminta Siapkan Diri
Percepat Penanganan TB, Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Sekjen Kemendagri Dorong Evaluasi Intervensi Harga Pangan di Daerah

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 23:56 WIB

Ribka Haluk: Inovasi Jadi Kunci Percepat Transformasi dan Optimalkan Potensi NTT

Senin, 21 September 2026 - 23:28 WIB

Wamendagri Bima Arya: Kepemimpinan Kepala Daerah Jadi Kunci Atasi Persoalan Kebebasan Beragama

Senin, 21 September 2026 - 23:24 WIB

Wamendagri Wiyagus Dorong Lintas Sektor Perkuat Penanganan Tuberkulosis

Senin, 21 September 2026 - 19:41 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Ajak Pemda dan Masyarakat NTT Perkuat Gerakan Indonesia ASRI

Senin, 21 September 2026 - 15:07 WIB

Mendagri Sepakati RUU 15 Kabupaten/Kota Dibahas di Paripurna

Berita Terbaru