KAI Daop 6 Yogyakarta Catat 191.828 Tiket Angkutan Lebaran 2026 Terjual

Kamis, 19 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Jogja – Antusiasme masyarakat menyambut mudik Lebaran 2026 kian terasa. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 191.828 tiket Angkutan Lebaran dari KAI Daop 6 Yogyakarta telah terjual hingga Kamis (19/2/2026).

Jumlah ini setara 37 persen dari total kapasitas 517.380 tiket yang disediakan selama masa Angkutan Lebaran 11 Maret hingga 1 April 2026.

“Data sementara menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api sebagai moda transportasi utama mudik,” ujar Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih.

Feni mengungkapkan, Jumat, 24 Maret 2026 menjadi tanggal dengan pemesanan tertinggi sepanjang periode Angkutan Lebaran dengan 18.684 tiket terjual.

Sementara itu, lonjakan pemesanan arus mudik pra Lebaran diprediksi terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026.

“Kami mengimbau masyarakat yang belum merencanakan perjalanan mudik dan balik Lebaran untuk segera melakukan pemesanan tiket. Masih tersedia tiket di sejumlah tanggal dan relasi tertentu,” katanya.

Ia menegaskan, masyarakat dapat mengecek ketersediaan tiket melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, maupun mitra penjualan resmi lainnya.

Berdasarkan data okupansi sementara, sejumlah kereta api keberangkatan awal dari Daop 6 Yogyakarta menjadi favorit masyarakat.

Di antaranya KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan–Ketapang, KA Bengawan relasi Purwosari–Pasar Senen, KA Joglosemarkerto relasi lingkar Solo–Yogya–Purwokerto–Semarang Tawang, KA Taksaka relasi Yogyakarta–Gambir, hingga KA Lodaya relasi Solo Balapan–Bandung.

Untuk mengakomodasi tingginya permintaan, Daop 6 Yogyakarta juga menyiapkan 10 kereta api tambahan dengan tingkat okupansi rata-rata 20–40 persen.

“Artinya, peluang masyarakat mendapatkan tiket KA tambahan masih terbuka lebar,” jelas Feni.

Lebih lanjut, KAI mengingatkan masyarakat agar tidak membeli tiket melalui pihak tidak resmi yang menawarkan biaya tambahan tidak wajar.

“Kami mengajak pelanggan menggunakan kanal resmi KAI agar terhindar dari potensi penipuan dan kerugian,” tegas Feni.

Ia menambahkan, KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang mengedepankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan, sehingga momen mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lancar dan berkesan bagi seluruh pelanggan.

(waw)

Berita Terkait

Sumur Gentong Loram Wetan dan Kisah Koin Kuno di Balik Kesembuhan Warga
PEKSIMINAS 2026, Mahasiswa ISI Yogyakarta Raih Prestasi Lewat Chika dan Lunar
Stasiun Tugu Yogyakarta Jadi Teraktif, Penumpang KAI Daop 6 Naik 19 Persen
Suahasil Resmi Jadi Menkeu, Pasar Menanti Langkah Baru Kebijakan Fiskal
Ratusan Foto Lama Ungkap Wajah Yogyakarta dari Masa ke Masa
Ganda Buka Suara: Hukum Dugaan Pengeroyokan Oknum Dewan Tak Boleh Diintervensi
UWM Raih Dua Akreditasi Unggul, Mutu Pendidikan Makin Menggigit
Polisi Jadi Mahasiswa UWM Yogyakarta, Tetap Bertugas Amankan Demonstrasi

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 18:05 WIB

Sumur Gentong Loram Wetan dan Kisah Koin Kuno di Balik Kesembuhan Warga

Senin, 14 September 2026 - 18:01 WIB

PEKSIMINAS 2026, Mahasiswa ISI Yogyakarta Raih Prestasi Lewat Chika dan Lunar

Senin, 14 September 2026 - 17:57 WIB

Stasiun Tugu Yogyakarta Jadi Teraktif, Penumpang KAI Daop 6 Naik 19 Persen

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Suahasil Resmi Jadi Menkeu, Pasar Menanti Langkah Baru Kebijakan Fiskal

Senin, 14 September 2026 - 16:15 WIB

Ganda Buka Suara: Hukum Dugaan Pengeroyokan Oknum Dewan Tak Boleh Diintervensi

Berita Terbaru