Lonjakan Penumpang KRL, Stasiun Tugu Yogya Alami Kepadatan Tinggi

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎RILISINFO.COM, Jogja – Kondisi Stasiun Tugu Yogyakarta terpantau padat merayap oleh penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) pada Minggu malam (5/4/2026).
‎
Hingga pukul 19.33 WIB, ribuan penumpang terlihat memadati area peron hingga jalur antrean keluar-masuk stasiun.
‎
“Penumpang terus berdatangan, antrean mengular dan pergerakan sangat lambat,” ujar salah satu petugas di lokasi.
‎
Berdasarkan pantauan, antrean didominasi warga lokal dan wisatawan yang hendak kembali ke arah Solo dan sekitarnya usai menghabiskan akhir pekan di Yogyakarta.
‎
Lonjakan volume penumpang membuat petugas harus bekerja ekstra mengatur arus.
‎
“Kami terus mengarahkan penumpang agar tetap tertib dan tidak berdesakan,” kata petugas.
‎
Kepadatan ini diduga sebagai puncak arus balik libur panjang akhir pekan.
‎Banyak masyarakat memilih KRL karena dinilai lebih efisien dan ekonomis.
‎
“KRL jadi pilihan utama karena cepat dan terjangkau, apalagi saat momen libur seperti ini,” ungkap salah satu penumpang.
‎
Sejumlah titik di dalam stasiun, terutama di sekitar papan informasi dan gate tapping, terlihat sangat padat. Meski demikian, penumpang tetap mengikuti arahan petugas.
‎
“Memang ramai sekali, tapi semua masih tertib meski harus sabar antre lama,” ujar penumpang lainnya.
‎
‎PENUMPANG KA JARAK JAUH ALAMI LONJAKAN SIGNIFIKAN
‎
Sementara itu, KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat lonjakan signifikan jumlah pengguna kereta pada hari terakhir long weekend yang bertepatan dengan Hari Paskah.
‎
Total sebanyak 44.480 pelanggan KA jarak jauh dilayani, dengan rincian 27.698 penumpang berangkat dan 16.782 penumpang tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 6.
‎
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan, “Long weekend ini dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata ke berbagai daerah, tidak hanya Jogja dan Solo, tetapi juga kota penyangga.”
‎
Ia menambahkan, “Kami menyiapkan tujuh perjalanan KA tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan memastikan layanan tetap aman, nyaman, serta tepat waktu.” (waw)

Berita Terkait

Sekda Sleman Tegaskan Pasokan BBM Aman, Warga Diminta Tetap Tenang
Penyembuhan Raga dan Jiwa Berbasis Tradisi: Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Suguhkan Yoga Hingga Sound Healing
Sunshine Daycare UMY Resmi Diluncurkan, Tawarkan Pengasuhan Nyaman dan Islami
UMY Bangun Ekosistem Pendidikan Berkelanjutan dari Daycare hingga Perguruan Tinggi
Perkuat Peran Strategis Santri, Susanto Dwi Antoro: Santri Garda Terdepan Indonesia Menuju Peradaban Dunia
KAI Daop 6 Beri Support Mahasiswa Atma Jaya Yogyakarta untuk Harumkan Nama Indonesia di Tingkat Global
Ikhtiar Langit dan Bumi: 1.240 Santri Sleman Gelar Salat Istisqa, BAZNAS Salurkan Bantuan Usaha
Kasus Obesitas Anak Indonesia Diproyeksikan Meningkat, Pakar UMY Ingatkan Peran Keluarga dan Sekolah

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Sekda Sleman Tegaskan Pasokan BBM Aman, Warga Diminta Tetap Tenang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Sunshine Daycare UMY Resmi Diluncurkan, Tawarkan Pengasuhan Nyaman dan Islami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:53 WIB

UMY Bangun Ekosistem Pendidikan Berkelanjutan dari Daycare hingga Perguruan Tinggi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Perkuat Peran Strategis Santri, Susanto Dwi Antoro: Santri Garda Terdepan Indonesia Menuju Peradaban Dunia

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:30 WIB

KAI Daop 6 Beri Support Mahasiswa Atma Jaya Yogyakarta untuk Harumkan Nama Indonesia di Tingkat Global

Berita Terbaru