Politik Sejuk Jadi Semangat GPK Sleman dalam Membangun Kepemimpinan Muda

Senin, 8 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, SLEMAN – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Kabupaten Sleman menggelar GPK Sleman Talk Show bertajuk “Pemuda Visioner: Untuk Politik Sejuk, Bermartabat dan Bermanfaat” di Aula Balai Kalurahan Sumberadi, Kapanewon Mlati, Minggu (7/6/2026) malam.
‎
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi, pendidikan politik, konsolidasi organisasi, sekaligus menghadirkan layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi masyarakat.
‎
Ketua PC GPK Sleman Wasis Budi Antoro mengatakan, forum tersebut merupakan transformasi dari agenda rutin organisasi yang sebelumnya dikemas dalam bentuk pengajian monolog.
‎
Menurutnya, format talk show dipilih agar tercipta ruang dialog yang lebih terbuka dan relevan dengan kebutuhan generasi muda.
‎
“Kami ingin menghadirkan ruang diskusi yang produktif dan mencerahkan. Politik harus dipahami sebagai sarana pengabdian untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ujar Wasis.
‎
Ia menegaskan, generasi muda perlu dibekali visi, wawasan, serta semangat berorganisasi agar mampu berkontribusi nyata di tengah masyarakat.
‎
“Melalui forum ini, generasi muda diajak memiliki visi yang kuat, wawasan yang luas, serta semangat mengabdi kepada masyarakat,” tambahnya.
‎
Ketua DPW PPP DIY H. Muhammad Yazid, S.Ag., yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada GPK Sleman karena terus menghadirkan program-program positif bagi kader maupun masyarakat.
‎
Menurutnya, anak muda memiliki peran strategis dalam menjaga marwah politik yang santun dan bermartabat.
‎
“Politik yang baik adalah politik yang mampu menghadirkan kemaslahatan bagi rakyat. Karena itu kader muda harus menjadi pelopor dalam menjaga etika politik, memperkuat persatuan, dan memberikan solusi bagi masyarakat,” tegas Yazid.
‎
Dalam sesi dialog, Ketua OKK DPW PPP DIY H. Sadar Narimo, S.Ag., S.H., menyoroti pentingnya kaderisasi sebagai fondasi utama organisasi.
‎
Ia menilai keberlangsungan perjuangan organisasi sangat ditentukan oleh proses pembinaan kader yang berjalan konsisten.
‎
“Organisasi yang kuat lahir dari kaderisasi yang berjalan dengan baik. Diperlukan konsolidasi berkesinambungan, komunikasi efektif, dan semangat kebersamaan agar organisasi terus berkembang,” ungkapnya.
‎
Sementara itu, Pimpinan Wilayah GPK DIY H. Setyaji Hermawan, SH, menilai langkah GPK Sleman menghadirkan forum edukatif dan dialogis merupakan bentuk adaptasi organisasi terhadap perkembangan zaman.
‎
“GPK harus menjadi wadah lahirnya kader-kader muda yang memiliki kapasitas, integritas, dan loyalitas organisasi. Kader muda harus hadir sebagai solusi dan menjadi bagian dari pembangunan masyarakat,” katanya.
‎
Ketua DPC PPP Kabupaten Sleman Untung Basuki Rahmat, S.Ag., menegaskan GPK merupakan pilar penting dalam proses kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan PPP.
‎
Ia berharap kader GPK tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga menjadi motor penggerak perjuangan partai di tengah masyarakat.
‎
“GPK harus mampu membesarkan PPP melalui kerja-kerja nyata, pengabdian sosial, dan kedekatan dengan masyarakat. Semakin kuat GPK, semakin kuat pula PPP di Kabupaten Sleman,” tegasnya.
‎
Kegiatan ini juga menghadirkan layanan aktivasi IKD yang mendapat sambutan antusias dari peserta dan masyarakat sebagai bentuk nyata kontribusi organisasi dalam mendukung transformasi pelayanan publik berbasis digital.(WAW)

Berita Terkait

Perkuat Peran Strategis Santri, Susanto Dwi Antoro: Santri Garda Terdepan Indonesia Menuju Peradaban Dunia
KAI Daop 6 Beri Support Mahasiswa Atma Jaya Yogyakarta untuk Harumkan Nama Indonesia di Tingkat Global
Ikhtiar Langit dan Bumi: 1.240 Santri Sleman Gelar Salat Istisqa, BAZNAS Salurkan Bantuan Usaha
Kasus Obesitas Anak Indonesia Diproyeksikan Meningkat, Pakar UMY Ingatkan Peran Keluarga dan Sekolah
Satpol PP Sleman Giatkan Operasi Rokok Ilegal, Pelanggar Dikenakan Denda Rp8 Juta
Pemerintah Pertahankan Tarif PSO, Naik Kereta Jakarta–Jogja Cukup Bayar Rp82 Ribu
Kecelakaan Motor Matik di Dekat SD Kanisius Gayam Sempat Buat Warga Sekitar Berkerumun
Heboh Api dan Asap Keluar dari Dalam Tanah di Munthuk, DLH Bantul Teliti Potensi Gas Alam

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Perkuat Peran Strategis Santri, Susanto Dwi Antoro: Santri Garda Terdepan Indonesia Menuju Peradaban Dunia

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:30 WIB

KAI Daop 6 Beri Support Mahasiswa Atma Jaya Yogyakarta untuk Harumkan Nama Indonesia di Tingkat Global

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Ikhtiar Langit dan Bumi: 1.240 Santri Sleman Gelar Salat Istisqa, BAZNAS Salurkan Bantuan Usaha

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Kasus Obesitas Anak Indonesia Diproyeksikan Meningkat, Pakar UMY Ingatkan Peran Keluarga dan Sekolah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Satpol PP Sleman Giatkan Operasi Rokok Ilegal, Pelanggar Dikenakan Denda Rp8 Juta

Berita Terbaru