RILISINFO.COM, Kudus — NU Care-LAZISNU Kudus bergerak membantu warga menghadapi kekeringan dengan menyalurkan air bersih selama dua hari di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.
Penyaluran bantuan berlangsung pada 25–26 September 2026 dan menyasar masyarakat yang mengalami keterbatasan pasokan air akibat kemarau berkepanjangan.
Puluhan ribu liter air bersih didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang kesulitan mendapatkan air untuk keperluan sehari-hari.
Ketua LAZISNU Kudus, Fiza Akbar, mengatakan kepedulian perlu hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan, terutama saat kondisi lingkungan menyebabkan kesulitan bagi warga.
Menurut Fiza, penanganan kekeringan tidak cukup hanya dilakukan melalui distribusi air bersih. Diperlukan langkah jangka panjang untuk mengantisipasi persoalan lingkungan.
“Respons terhadap kekeringan tidak cukup hanya dengan menyalurkan air ketika masyarakat membutuhkan,” ujar Fiza Akbar.
Karena itu, NU Care-LAZISNU Kudus mendorong gerakan penanaman pohon dan penghijauan secara berkelanjutan.
“Kita juga perlu memikirkan langkah jangka panjang, salah satunya melalui penanaman pohon dan penghijauan,” katanya.
Gerakan penghijauan tersebut direncanakan berlangsung di sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Kudus bertepatan dengan momentum Hari Santri Nasional 2026 pada Oktober mendatang.
Program penanaman pohon ini diharapkan menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan sekaligus mengantisipasi dampak kekeringan pada masa mendatang.
Dalam penyaluran bantuan air bersih, NU Care-LAZISNU Kudus melibatkan Banser Kudus, CBP-KPP, Fatayat NU, serta LPBI NU Kudus melalui program NU Peduli Bencana.
Kolaborasi berbagai badan dan organisasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat respons kemanusiaan bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan air selama musim kekeringan.
Fiza mengatakan kepedulian sosial perlu dibangun melalui kerja bersama agar bantuan dapat diberikan secara cepat ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat.
“Air bersih untuk menjawab kebutuhan masyarakat hari ini, sedangkan penghijauan menjadi ikhtiar menjaga lingkungan untuk masa depan,” jelas Fiza.
Gerakan tanam pohon tersebut juga mendukung program penghijauan Pemerintah Kabupaten Kudus yang telah digagas dan dimulai Bupati Kudus Sam’ani Intakoris.
Penghijauan sebelumnya telah dilakukan di sejumlah ruas jalan protokol Kabupaten Kudus sebagai bagian dari upaya memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.
NU Care-LAZISNU Kudus berharap gerakan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama masyarakat secara luas dan berkelanjutan.
Melalui penyaluran air bersih dan gerakan penghijauan, NU Care-LAZISNU Kudus berupaya memadukan respons cepat terhadap kekeringan dengan langkah preventif untuk menjaga lingkungan di Kabupaten Kudus. (Waw)















