Dekranasda Provinsi Banten Gelar Pendidikan Kecakapan Wirausaha Tenun Baduy

Senin, 30 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM – Banten, Ketua Umum Dekranasda Provinsi Banten Tine Al Muktabar mengatakan Pendidikan Kecakapan Wirausaha Tenun Baduy untuk meningkatkan produktivitas, kualitas, dan pemasaran. Diikuti oleh 80 peserta mayoritas generasi muda, pelatihan itu sekaligus upaya menjaga dan melestarikan budaya Baduy.

Pelatihan yang dilaksanakan merupakan kolaborasi antara Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Banten, Dekranas dan Direktorat Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud Ristek.

“Selain melakukan pelatihan, mereka juga akan kita dampingi agar benar-benar apa yang mereka dapatkan itu diterapkan,” ungkap Tine Al Muktabar usai Pembukaan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Bidang Keterampilan Tenun Baduy di Kampung Kaduketug, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Senin (30/10/2023).

Untuk itu, kata Tine, pihaknya terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas tenun Baduy, serta memberikan akses pemasaran yang lebih luas.

“Ini harus berkesinambungan untuk dapat mencapai kapasitas dan kualitas yang memadai. Karena ke depan tenun Baduy ini dapat menjadi populer,” katanya.

Tine menuturkan, pelatihan itu menjadi salah satu upaya yang dilakukan dalam menjaga dan melestarikan budaya. Lantaran pelatihan itu menyasar pada generasi muda.

“Ini juga sebagai pelestarian budaya, karena ini diturunkan kepada generasi muda dan diharapkan nantinya kedepan ini bisa melahirkan motif-motif baru. Tentunya yang sesuai dengan ketentuan adat yang ada,” imbuhnya.

Sementara, Sekjen Dekranas yang juga Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian RI Reni Yanita berharap dengan pelatihan ini, para peserta memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) pada saat bertenun. Sehingga dapat meningkatkan kualitas produk.

“Mungkin dulunya mereka secara otodidak, tapi dengan adanya pelatihan ini mereka dapat mengetahui SOP, mulai dari pemilihan benang dan lainnya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, dirinya juga berpesan kepada para peserta untuk dapat mengikuti pelatihan dengan baik, dan diharapkan setelah pelatihan tersebut untuk dilakukan monitoring guna memastikan perkembangan yang diterapkan masyarakat pegiat tenun Baduy.

“Apalagi Ini kan sudah difasilitasi Dekranasda Provinsi Banten, Kabupaten Lebak dan kita juga ada monitoring,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten Babar Suharso menyampaikan dalam kegiatan PKW Bidang Keterampilan tenun Baduy diikuti 80 orang penenun masyarakat Baduy, dan untuk setiap penenun mendapatkan bantuan berupa alat tenun dan benang.

“Mereka akan mengikuti pelatihan ini selama 35 hari yang meliputi teknik pemasaran, pengenalan marketplace online, peningkatan kualitas produk, sampai sumber pembiayaan dari perbankan yang bisa mereka akses,” tandasnya.

Sebagai informasi, tenun Baduy telah mampu menembus pasar Tiongkok. Shagira Fashion telah melakukan MoU dengan perusahaan asal Tiongkok guna pengadaan pakaian etnik dari bahan tenun Baduy sebanyak 50.000 piece per tahun. Kontrak itu dilakukan pada Trade Expo Indonesia (TEI) ke-38 Tahun 2023 yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia beberapa waktu lalu, di ICE BSD, Kabupaten Tangerang.(Wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Lapas Kelas IIA Serang Gelar Razia Gabungan, Narkotika dan Senjata Tajam Nihil
Tinawati Andra Soni Ajak Masyarakat Manfaatkan Pekarangan untuk Perkuat Ketahanan Pangan
UKW Angkatan ke-28 Diikuti 51 Wartawan, PWI Banten Dorong Profesionalisme Pers
Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Gabungan Militer Internasional ADMM-Plus Trident Resolve 2026
Cerita di Balik UKW PWI Banten, Tegang Hadapi Penguji hingga Jadi Pengalaman Baru Peserta
Polda Banten Gelar Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71
Kapolda Banten Beri Motivasi Peserta UKW PWI: Tetap Kritis, Jaga Etika dan Akurasi
PWI Banten Gelar UKW Angkatan ke-28, Kapolda Banten Tekankan Kompetensi dan Profesionalisme Wartawan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:39 WIB

Lapas Kelas IIA Serang Gelar Razia Gabungan, Narkotika dan Senjata Tajam Nihil

Selasa, 22 September 2026 - 16:11 WIB

Tinawati Andra Soni Ajak Masyarakat Manfaatkan Pekarangan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:39 WIB

UKW Angkatan ke-28 Diikuti 51 Wartawan, PWI Banten Dorong Profesionalisme Pers

Selasa, 22 September 2026 - 14:45 WIB

Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Gabungan Militer Internasional ADMM-Plus Trident Resolve 2026

Selasa, 22 September 2026 - 14:45 WIB

Cerita di Balik UKW PWI Banten, Tegang Hadapi Penguji hingga Jadi Pengalaman Baru Peserta

Berita Terbaru