Dinas Pertanian Banten Dorong Sertifikasi Nasional Varietas Padi PS-08

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Banten – Padi organik varietas PS-08 berjenis padi unggul berhasil dikembangkan di Provinsi Banten. Jenis padi ini adalah hasil persilangan dari galur atau garis keturunan beberapa padi unggulan.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Agus M Tauchid mengatakan, varietas PS-08 berhasil dikembangkan dan jenisnya dipanen secara perdana pada lahan seluas 753 hektare di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang. Jenis padi ini merupakan padi organik dan termasuk dalam kelompok bibit unggul.

“Alhamdulillah, hari ini kita menghadiri acara panen raya padi organik varietas PS-08,” kata Agus pada Rabu (11/2/2026).

Ke depan varietas PS-08 akan menjadi jenis padi unggulan nasional dan dapat diandalkan. Varietas ini hasil persilangan beberapa padi unggulan dan dikembangkan oleh Yayasan Bakti Bela Negara.

“Hasil pembicaraan antara Dinas Pertanian Provinsi Banten dengan Yayasan Bakti Bela Negara, jenis ini akan dikembangkan lebih luas. Tapi secara teknis juga, akan segera didaftarkan galur varietas PS-08 untuk diproses menjadi sertifikasi benih unggul nasional,” ujarnya.

Penanaman varietas PS-08 sendiri baru pertama kali dilakukan di Provinsi Banten sebagai percontohan. Yayasan Bakti Bela Negara memilih Banten karena beberapa daerah seperti Karawang telah mengalami alih fungsi lahan menjadi kawasan industri. Pemerintah pusat juga mendukung program ini dan memilih Provinsi Banten sebagai salah satu lumbung padi nasional dan lokasi pengembangan padi varietas PS-08.

“Mohon dukungan dan do’a dari seluruh masyarakat, Pemprov Banten dan Pemerintah Pusat di Jakarta, itu cita-cita kami dari Yayasan Bhakti Bela Negara,” kata Ketua Yayasan Bhakti Bela Negara Seno Adjie.

Seno menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Pandeglang telah menyatakan kesiapannya menyediakan lahan sawah seluas 50 ribu hektar untuk dikerjasamakan untuk penanaman. Namun, pihak yayasan akan menggarapnya secara bertahap mulai dari 3 ribu hektare pertama. Tahap pertama, pihaknya telah menanam dengan luas lahan 753 hektare.

“Keunggulan padi varietas PS-08 ini tahan cuaca, tahan hama dan perhektarnya bisa lebih dari 10 ton” ungkapnya.

Ke depan, Yayasan Bhakti Bela Negara akan melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat untuk hasil panen yang lebih besar. Untuk sementara, pihaknya telah menyediakan jaringan konsumen tetap agar petani tidak mengalami kesulitan distribusi hasil produksi.

“Karena petani menginginkan agar hasil panen cepat terserap,” paparnya.(Ls)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Polda Banten Dampingi Keluarga Korban Arupadatu Tabur Bunga di Selat Sunda
Pencarian Kapal Hilang Kontak, Polda Banten Telusuri Jejak Sinyal Jurnalis
Andra Soni Tekankan Keselamatan Transportasi sebagai Tanggung Jawab Moral
Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Gubernur Banten Andra Soni Ajak Kawal Pelaksanaan Pembangunan
Tinawati Tinjau Lomba Sekolah Sehat di SMAN 1 Ciruas: Sekolah Sehat Kunci Generasi Emas
Polda Banten Panen Jagung, Dukung Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
Gubernur Banten Andra Soni Doa Bersama Keluarga Korban, Harap Ada Petunjuk Delapan Orang yang Hilang
Dua Pekan Penuh Hiburan, Desa Sindangheula Semarakkan HUT ke-47

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:06 WIB

Polda Banten Dampingi Keluarga Korban Arupadatu Tabur Bunga di Selat Sunda

Jumat, 18 September 2026 - 09:20 WIB

Pencarian Kapal Hilang Kontak, Polda Banten Telusuri Jejak Sinyal Jurnalis

Kamis, 17 September 2026 - 17:03 WIB

Andra Soni Tekankan Keselamatan Transportasi sebagai Tanggung Jawab Moral

Kamis, 17 September 2026 - 15:28 WIB

Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Gubernur Banten Andra Soni Ajak Kawal Pelaksanaan Pembangunan

Kamis, 17 September 2026 - 15:23 WIB

Tinawati Tinjau Lomba Sekolah Sehat di SMAN 1 Ciruas: Sekolah Sehat Kunci Generasi Emas

Berita Terbaru