Geopix Desak Evaluasi Transparan sebelum Bandung Zoo Dibuka untuk Publik

Minggu, 18 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎RILISINFO.COM, Bandung – Organisasi perlindungan satwa Geopix kembali menyampaikan keprihatinan serius atas dibukanya kembali Bandung Zoo untuk kunjungan publik tanpa didahului evaluasi menyeluruh dan audit pengelolaan yang transparan.

‎Geopix menilai langkah tersebut berisiko memperburuk kondisi kesejahteraan satwa liar dilindungi yang ada di dalamnya, termasuk orangutan, gajah, dan monyet hitam.

‎Senior Wildlife Campaigner Geopix, Annisa Rahmawati, menegaskan bahwa keselamatan dan kesejahteraan satwa harus menjadi prasyarat utama sebelum kebun binatang kembali dibuka.

‎“Kami mendesak pengelola Bandung Zoo, Pemerintah Kota Bandung, serta Kementerian Kehutanan untuk tidak tergesa membuka kembali kebun binatang tanpa memastikan kondisi satwa dan standar pengelolaan benar-benar layak,” ujar Annisa dalam keterangannya.

‎Menurut Annisa, pemenuhan pakan saja tidak cukup menjadi indikator kelayakan pengelolaan kebun binatang.

‎“Para pihak juga harus memastikan aspek pengelolaan lainnya telah siap secara utuh, mulai dari kesejahteraan tenaga kerja hingga, yang paling penting, kesejahteraan satwa-satwanya.

‎Temuan lapangan terkait dugaan stres pada orangutan, gajah, dan monyet hitam sangat mengkhawatirkan dan tidak boleh diabaikan,” katanya.

‎Geopix menilai pembukaan Bandung Zoo di tengah indikasi gangguan kesejahteraan satwa mencerminkan lemahnya tata kelola konservasi ex-situ di Indonesia.

‎“Otoritas publik memiliki tanggung jawab hukum dan moral untuk memastikan seluruh lembaga konservasi mematuhi standar kesejahteraan satwa, transparansi pengelolaan, serta pengawasan yang ketat,” kata Annisa.

(waw)

Berita Terkait

Cegah Barang Terlarang, Belasan APH Diterjunkan Razia Kamar Hunian Lapas Sumedang
Anton Charliyan Hadiri Pelantikan PWI LS Jabar di Indramayu, Se-rukan Sinergi Agama dan Budaya
Pusat Kebudayaan Tionghoa Jabar Diresmikan, Dedi Mulyadi Dorong Kolaborasi dengan Budaya Sunda
HUT ke-81 RI, Lapas Sumedang Serahkan Remisi kepada 161 Warga Binaan
Rakor Pencegahan Korupsi, Wali Kota Bekasi Teken Komitmen Bersama KPK dan ATR/BPN
Masyarakat Situsari Gelar Sedekah Bumi, Dorong Pelestarian Situs Megalitikum Gurudug
Bangun Karakter Warga, Festival Tetangga 2 Meriahkan Car Free Day Kabupaten Bogor
Kampung Adat Kuta Ciamis Hadapi Sejumlah Masalah, Warga Minta Perhatian Serius Pemprov Jabar dan Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:44 WIB

Cegah Barang Terlarang, Belasan APH Diterjunkan Razia Kamar Hunian Lapas Sumedang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Anton Charliyan Hadiri Pelantikan PWI LS Jabar di Indramayu, Se-rukan Sinergi Agama dan Budaya

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Pusat Kebudayaan Tionghoa Jabar Diresmikan, Dedi Mulyadi Dorong Kolaborasi dengan Budaya Sunda

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:51 WIB

HUT ke-81 RI, Lapas Sumedang Serahkan Remisi kepada 161 Warga Binaan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Rakor Pencegahan Korupsi, Wali Kota Bekasi Teken Komitmen Bersama KPK dan ATR/BPN

Berita Terbaru