Irjen Kemendagri Imbau Penjabat Kepala Daerah Miliki Sistem Belanja Daerah yang Berkualitas

Jumat, 9 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILIS INFO.COM – Jakarta, Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir mengimbau penjabat (Pj.) kepala daerah memiliki sistem belanja daerah yang berkualitas. Hal ini disampaikannya pada Rapat Koordinasi (Rakor) Penjabat Kepala Daerah yang berlangsung di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Jumat (9/6/2023).

Dalam paparannya, Tomsi menyoroti beberapa persoalan yang harus menjadi fokus utama para Pj. kepala daerah dalam merealisasikan belanja. Menurutnya, saat ini realisasi belanja daerah dinilai belum mencerminkan tiga hal, yakni memiliki nilai tambah, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan efisien.

“Belanja Daerah lebih besar untuk belanja birokrasi daripada kegiatan utama ke masyarakatnya ini yang disampaikan Pak Menteri (Mendagri) tadi,” katanya.

Selain itu, Tomsi juga mengimbau Pj. kepala daerah dapat memperbaiki sistem bisnis Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang saat ini masih dinilai mengalami kerugian. Bahkan menurut Irjen, dari 959 BUMD pada Oktober 2022, sekitar 274 di antaranya mengalami kerugian. “Terus ada lagi 291 BUMD rugi modalnya habis, jadi ini bukan rugi lagi kerjanya daerah cuma membayar gaji pegawai, gaji direksi kemudian gaji komisaris atau dewan pengawas,” terang Tomsi.

Melihat kondisi tersebut, Tomsi berharap, para Pj. kepala daerah mampu menyelesaikan masalah BUMD yang dinilai dapat merugikan negara. Pj. kepala daerah diarahkan dapat mengembalikan fungsi utama dari BUMD, yaitu meningkatkan perekonomian dan memberikan keuntungan bagi masyarakat di daerah. “Mohon rekan-rekan cek ini, BUMD ini dengan maksud memberikan manfaat untuk perkembangan perekonomian daerah dan bermanfaat bagi masyarakat umum bukan untuk merugikan keuangan negara,” tambahnya.

Di lain sisi, Tomsi juga meminta Pj. kepala daerah untuk meningkatkan pelayanan publik. Bahkan, ke depan dirinya akan membentuk tim khusus yang akan terjun langsung ke daerah untuk mengecek kelayakan sistem pelayanan publik. “Tim ini bulan Juli akan berangkat kemudian akan melihat (pelayanan publik), baik seluruh persyaratan dan pelaksanaannya sampai dengan yang namanya pelayanan publik sampai rumah sakit,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Koordinasi dan Supervisi Wilayah II Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Andy Purwana meminta para Pj. kepala daerah memperbaiki tata kelola pemerintahan agar tak terjadi korupsi. “Disampaikan oleh Bapak Menteri (Mendagri) intinya adalah ini kesempatan Pj. tidak punya beban politik ini menjadi harapan KPK agar melakukan perbaikan tata kelola supaya di pemerintah daerah ini tidak ada korupsi,” paparnya.

Andy berharap, Pj. kepala daerah bisa menutup potensi yang nilai rawan korupsi. “Pj. sudah sangat paham tentang tata kelola dan jika ada titik rawan harus ditutup,” jelas Andy.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

 

Berita Terkait

Wamendagri Bima Arya Dorong PSEL Bogor Raya Jadi Percontohan Nasional Atasi Sampah
Sekjen Kemendagri Dorong DPRD Jatim Perkuat Pengawasan APBD Berbasis Data
Cegah Korupsi di Daerah, Wamendagri Wiyagus Tekankan Penguatan APIP
HUT ke-16 BNPP, Mendagri Tekankan Penguatan Pengelolaan Perbatasan
Kemendagri Tekankan Penanganan Krisis Komunikasi Pemerintah yang Cepat dan Berbasis Data
Wamendagri Wiyagus Dorong Pemda Percepat Penanggulangan TB demi Lindungi Produktivitas Masyarakat
Kemnaker-KLH Perkuat Kompetensi Teknisi Pendingin untuk Dukung Pelindungan Ozon
Perkuat Kepercayaan Investor, Indonesia-China Gelar Forum Teknologi Kota Digital

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:02 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong PSEL Bogor Raya Jadi Percontohan Nasional Atasi Sampah

Kamis, 17 September 2026 - 16:33 WIB

Cegah Korupsi di Daerah, Wamendagri Wiyagus Tekankan Penguatan APIP

Kamis, 17 September 2026 - 14:33 WIB

HUT ke-16 BNPP, Mendagri Tekankan Penguatan Pengelolaan Perbatasan

Kamis, 17 September 2026 - 11:42 WIB

Kemendagri Tekankan Penanganan Krisis Komunikasi Pemerintah yang Cepat dan Berbasis Data

Kamis, 17 September 2026 - 11:38 WIB

Wamendagri Wiyagus Dorong Pemda Percepat Penanggulangan TB demi Lindungi Produktivitas Masyarakat

Berita Terbaru