Irjen Pol (Purn) Anton Charlian: Demokrasi Harus Bermartabat, Masyarakat Jangan Terprovokasi

Senin, 1 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Bandung – Situasi politik nasional yang memanas mendorong Tokoh Jawa Barat, Irjen Pol (Purn) Anton Charlian atau yang akrab disapa Abah Anton, menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat pada Minggu (31/8/2025). Pertemuan yang berlangsung di kediamannya, Jalan Parakan Asri No. 8, Bandung, ini membahas dinamika aksi unjuk rasa yang belakangan menimbulkan korban dari masyarakat maupun aparat.

Acara tersebut dihadiri berbagai tokoh lintas organisasi, profesi, dan latar belakang. Beberapa di antaranya ialah H. Dian (Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat sekaligus Ketua Partai Hanura), Joni Suherman (Ketua Projo Jawa Barat), Humar Dhani (Ketua GERSUMA dan Koalisi Partai Non Parlemen), Ir. Deden Hidayat atau Wa Deden (Ketua Rumah Bersama Jabar), Dr. Undang Darsa (Akademisi Universitas Padjadjaran), serta tokoh budaya, perempuan, aktivis mahasiswa, hingga perwakilan ormas.

Dalam pernyataannya, Abah Anton menegaskan pentingnya menjaga marwah demokrasi.

“Demokrasi harus dijalankan dengan penuh martabat. Aspirasi rakyat adalah hak konstitusional, tapi kita harus menolak keras aksi disertai kekerasan, anarkisme, maupun penjarahan,” tegasnya.

Ia juga menyinggung adanya temuan bom molotov di lapangan yang diduga menjadi indikasi adanya pihak tertentu yang berupaya memicu kerusuhan. Karena itu, ia mengingatkan masyarakat, termasuk mahasiswa, pekerja transportasi daring, dan organisasi kemasyarakatan, agar tidak mudah terprovokasi.

“Kalau bangsa ini rusuh, yang paling rugi adalah rakyat kecil. Perekonomian macet, biaya hidup makin berat, dan penderitaan semakin panjang. Demokrasi sejati adalah ruang membangun gagasan, bukan menghancurkan persatuan,” ujar Abah Anton.

Menutup pertemuan, ia menyampaikan apresiasi kepada para tokoh yang hadir maupun yang berhalangan hadir karena alasan keamanan. Ia berharap pesan moral tersebut dapat menjadi pedoman bersama bagi masyarakat Jawa Barat.

“Mari kita jaga negeri ini dengan cara yang beradab. Jangan sampai provokasi memutus ikatan persaudaraan kita sebagai bangsa,” tutupnya.(*)

Berita Terkait

Satu Abad Pesantren Cintawana: Merawat Tradisi, Menjawab Perubahan, dan Menatap Masa Depan Pendidikan Islam
Pilkades Cimayasari Subang, Sunarya Adipura Resmi Dapat Nomor Urut 1
BSSN Apresiasi Pemprov Lampung atas Penguatan Keamanan Siber
Aparat Bersenjata Lengkap Lakukan Pengamanan di Lapas Sumedang
MRC No One Knows, Menyusuri Jejak dari Rakit Bambu hingga Bunga Ayu
Cegah Barang Terlarang, Belasan APH Diterjunkan Razia Kamar Hunian Lapas Sumedang
Anton Charliyan Hadiri Pelantikan PWI LS Jabar di Indramayu, Se-rukan Sinergi Agama dan Budaya
Pusat Kebudayaan Tionghoa Jabar Diresmikan, Dedi Mulyadi Dorong Kolaborasi dengan Budaya Sunda

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Satu Abad Pesantren Cintawana: Merawat Tradisi, Menjawab Perubahan, dan Menatap Masa Depan Pendidikan Islam

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Pilkades Cimayasari Subang, Sunarya Adipura Resmi Dapat Nomor Urut 1

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:23 WIB

BSSN Apresiasi Pemprov Lampung atas Penguatan Keamanan Siber

Jumat, 25 September 2026 - 08:23 WIB

Aparat Bersenjata Lengkap Lakukan Pengamanan di Lapas Sumedang

Jumat, 18 September 2026 - 12:06 WIB

MRC No One Knows, Menyusuri Jejak dari Rakit Bambu hingga Bunga Ayu

Berita Terbaru