Kendalikan Angka Inflasi: Langkah-Langkah Efektif Pemerintah Daerah Menghadapi Kenaikan Harga Komoditas

Selasa, 4 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM – Jakarta, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta para kepala daerah seluruh Indonesia untuk melakukan pengecekan harga-harga komoditas yang cenderung mengalami kenaikan menjelang hari raya Iduladha. Pengecekan ini dilaksanakan dalam rangka menekan angka inflasi yang cenderung naik menjelang hari raya.

“Dua minggu lagi kita akan menghadapi hari raya Iduladha, ini kami berharap para kepala daerah untuk bisa turun langsung mengecek, mendatakan, serta mengkoordinasikan dengan daerah-daerah lain, harga-harga yang di daerahnya nantinya akan cenderung naik,” katanya saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2024 di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Selasa (4/6/2024).

Apalagi, tegas Tomsi, Kemendagri dengan sinkronisasi data dari Badan Pusat Statistik (BPS) telah membuat penilaian terhadap seluruh pemerintah daerah (Pemda) terkait inflasi setiap minggu. “Kami akan mendatakan dari minggu ke minggu, apakah terjadi perubahan, pergeseran, atau tetap dengan inflasi-inflasi yang tinggi,” ujarnya.

Selain itu, Tomsi mendorong Pemda untuk memperkuat gerakan menanam sejumlah komoditas kebutuhan pokok, serta memperbanyak penyebaran lokasi penanaman. Tak kalah penting, beberapa komoditas impor tertentu juga diharapkan datang tepat waktu dengan pendistribusian yang juga tepat sasaran, sehingga persoalan kenaikan harga dapat diatasi.

“[Ketika] beberapa komoditas tertentu yang impor dapat hadir pada tepat waktu, maka kita akan dapat mengatasi gejolak-gejolak harga tersebut,” ungkapnya.

Karena itu, Tomsi pun meminta pihak Kementerian Perdagangan (Kemendag) agar dapat berkoordinasi dengan kementerian/lembaga (K/L) terkait guna menjaga ketepatan waktu barang yang masuk. Hal ini demi memudahkan masyarakat dalam memperoleh komoditas-komoditas yang dibutuhkan.

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Cegah Barang Terlarang, Belasan APH Diterjunkan Razia Kamar Hunian Lapas Sumedang
Anton Charliyan Hadiri Pelantikan PWI LS Jabar di Indramayu, Se-rukan Sinergi Agama dan Budaya
Pusat Kebudayaan Tionghoa Jabar Diresmikan, Dedi Mulyadi Dorong Kolaborasi dengan Budaya Sunda
HUT ke-81 RI, Lapas Sumedang Serahkan Remisi kepada 161 Warga Binaan
Rakor Pencegahan Korupsi, Wali Kota Bekasi Teken Komitmen Bersama KPK dan ATR/BPN
Masyarakat Situsari Gelar Sedekah Bumi, Dorong Pelestarian Situs Megalitikum Gurudug
Bangun Karakter Warga, Festival Tetangga 2 Meriahkan Car Free Day Kabupaten Bogor
Kampung Adat Kuta Ciamis Hadapi Sejumlah Masalah, Warga Minta Perhatian Serius Pemprov Jabar dan Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:44 WIB

Cegah Barang Terlarang, Belasan APH Diterjunkan Razia Kamar Hunian Lapas Sumedang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Anton Charliyan Hadiri Pelantikan PWI LS Jabar di Indramayu, Se-rukan Sinergi Agama dan Budaya

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Pusat Kebudayaan Tionghoa Jabar Diresmikan, Dedi Mulyadi Dorong Kolaborasi dengan Budaya Sunda

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:51 WIB

HUT ke-81 RI, Lapas Sumedang Serahkan Remisi kepada 161 Warga Binaan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Rakor Pencegahan Korupsi, Wali Kota Bekasi Teken Komitmen Bersama KPK dan ATR/BPN

Berita Terbaru