Ketua TP Posyandu Banten Dorong Revitalisasi Layanan Dasar di Masyarakat

Rabu, 21 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Pandeglang – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengatakan, dukungan, sinergi, dan kolaborasi semua pihak terkait sangat dibutuhkan dalam meningkatkan dan menerapkan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu. Revitalisasi Posyandu diharapkan dapat mengatasi persoalan keterbatasan akses kesehatan primer di masyarakat.

Hal itu disampaikan Tinawati Andra Soni dalam Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pandeglang di Aula Kapulso Cafe, Kabupaten Pandeglang, Rabu (21/5/2025).

“Seluruh stakeholder diharapkan memberikan dukungan mulai dari pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi kader Posyandu, memfasilitasi kebutuhan sarana dan prasarana Posyandu, menghubungkan Posyandu dengan fasilitas kesehatan serta mempromosikan pentingnya Posyandu kepada masyarakat,” ungkap Tinawati.

Tinawati juga berharap kepada Tim Pembina Posyandu dapat bergerak merevitalisasi Posyandu sebagai pilar dan ujung tombak menjalankan program pemerintah di bidang kesehatan.

“Revitalisasi Posyandu diharapkan dapat mengatasi persoalan keterbatasan akses kesehatan primer di masyarakat,” katanya.

Tinawati menyampaikan enam Standar Pelayanan Minimal Posyandu sebagai ketentuan jenis dan mutu pelayanan dasar mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, dan trantibumlinmas.

“Kami berharap dengan kegiatan ini dapat membangun upaya kita bersama dalam peningkatan pelayanan dasar melalui Posyandu yang berdaya guna dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Sementara, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani berharap kegiatan rapat koordinasi tersebut dapat menjadi penguatan dalam transformasi Posyandu.

“Partisipasi masyarakat ke posyandu harus jadi perhatian bersama, bagaimana pembina Posyandu bahu-membahu agar Posyandu ini menarik dan juga diminati oleh masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Dewi menyampaikan enam Standar Pelayanan Minimal Posyandu harus mampu diterjemahkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sehingga diharapkan posyandu ini juga dapat dukungan dari kepala desa, pengurus RW hingga RT.

Dikatakan, saat ini di Kabupaten Pandeglang terdapat 1927 Posyandu dan diharapkan Posyandu tersebut dapat menerapkan enam SPM Posyandu.

“Posyandu telah beralih menjadi media atau wadah untuk memberikan pelayanan kesehatan, pendidikan dan lain sebagainya. Ini kita harus punya komitmen bersama untuk mewujudkan enam SPM Posyandu di Kabupaten Pandeglang,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Lapas Kelas IIA Serang Gelar Razia Gabungan, Narkotika dan Senjata Tajam Nihil
Tinawati Andra Soni Ajak Masyarakat Manfaatkan Pekarangan untuk Perkuat Ketahanan Pangan
UKW Angkatan ke-28 Diikuti 51 Wartawan, PWI Banten Dorong Profesionalisme Pers
Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Gabungan Militer Internasional ADMM-Plus Trident Resolve 2026
Cerita di Balik UKW PWI Banten, Tegang Hadapi Penguji hingga Jadi Pengalaman Baru Peserta
Polda Banten Gelar Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71
Kapolda Banten Beri Motivasi Peserta UKW PWI: Tetap Kritis, Jaga Etika dan Akurasi
PWI Banten Gelar UKW Angkatan ke-28, Kapolda Banten Tekankan Kompetensi dan Profesionalisme Wartawan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:39 WIB

Lapas Kelas IIA Serang Gelar Razia Gabungan, Narkotika dan Senjata Tajam Nihil

Selasa, 22 September 2026 - 16:11 WIB

Tinawati Andra Soni Ajak Masyarakat Manfaatkan Pekarangan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:39 WIB

UKW Angkatan ke-28 Diikuti 51 Wartawan, PWI Banten Dorong Profesionalisme Pers

Selasa, 22 September 2026 - 14:45 WIB

Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Gabungan Militer Internasional ADMM-Plus Trident Resolve 2026

Selasa, 22 September 2026 - 14:45 WIB

Cerita di Balik UKW PWI Banten, Tegang Hadapi Penguji hingga Jadi Pengalaman Baru Peserta

Berita Terbaru