Pasar Klitikan Sleman Digegerkan Penemuan Bayi dalam Kardus

Sabtu, 15 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, SLEMAN – Warga Pasar Klitikan Sleman dikejutkan penemuan bayi laki-laki dalam kardus, Jumat (14/8/2026) dini hari dalam kondisi hidup dan stabil sepenuhnya.
‎
“Bayi ditemukan sekitar dini hari,” kata sumber di lokasi mengenai penemuan bayi yang kemudian segera mendapat pertolongan dari warga setempat dengan cepat.
‎
Bayi tersebut ditemukan mengenakan pakaian lengkap, disertai beberapa kain selimut yang berada di dalam kardus saat pertama kali ditemukan warga sekitar tersebut.
‎
Warga kemudian berkoordinasi dengan petugas Palang Merah Indonesia atau PMI Sleman untuk membawa bayi menuju fasilitas kesehatan terdekat guna mendapat pemeriksaan segera.
‎
“Sekitar pukul 05.45 WIB, bayi dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis,” demikian informasi yang berhasil dihimpun petugas setempat.
‎
Petugas medis langsung memeriksa kondisi bayi, termasuk berat badan, panjang badan, lingkar kepala, denyut jantung, suhu, dan frekuensi pernapasan bayi secara menyeluruh.
‎
Hasil pemeriksaan mencatat berat bayi 1.945 gram, panjang badan 44,5 sentimeter, serta lingkar kepala mencapai 29 sentimeter pada pemeriksaan awal medis.
‎
Denyut jantung bayi tercatat 142 kali per menit, suhu tubuh 36,2 derajat Celsius, sedangkan frekuensi napas 48 kali
‎permenit saat diperiksa langsung.
‎
Secara umum, tim medis menyatakan kondisi bayi stabil. Gerakannya aktif, meski bayi tersebut tampak membutuhkan asupan cairan dan perhatian medis lebih lanjut.
‎
“Tali pusat masih kering, terikat, dan belum puput,” berdasarkan hasil pemeriksaan medis terhadap bayi yang ditemukan dalam kardus tersebut pagi itu.
‎
Tim medis memperkirakan bayi tersebut telah dilahirkan beberapa hari sebelumnya, melihat kondisi tali pusat yang masih belum lepas saat pemeriksaan berlangsung.
‎
Selama menjalani pemeriksaan di Puskesmas, bayi juga dilaporkan telah buang air besar sebanyak satu kali dalam pengawasan petugas medis setempat.
‎
Setelah pemeriksaan, dr. Ria memberikan edukasi kepada pihak kepolisian yang hadir mengenai kondisi bayi dan langkah penanganan selanjutnya secara menyeluruh dan terukur.
‎
“Bayi kemudian dibawa petugas PMI ke RSUD Sleman untuk perawatan lebih lanjut,” demikian keterangan mengenai proses penanganan medis berikutnya di rumah sakit.
‎
Pemindahan tersebut dilakukan agar bayi memperoleh pemantauan dan penanganan lebih intensif sesuai protokol medis yang berlaku di rumah sakit tersebut.
‎
Sementara itu, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas orang tua serta kronologi bayi tersebut ditemukan di lokasi kejadian tersebut secara menyeluruh.
‎
“Hingga kini, fakta di balik penemuan bayi masih didalami,” sementara petugas memastikan keselamatan bayi menjadi perhatian utama selama penanganan medis berlangsung lebih lanjut.(ady)

Berita Terkait

Sekda Sleman Tegaskan Pasokan BBM Aman, Warga Diminta Tetap Tenang
Penyembuhan Raga dan Jiwa Berbasis Tradisi: Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Suguhkan Yoga Hingga Sound Healing
Sunshine Daycare UMY Resmi Diluncurkan, Tawarkan Pengasuhan Nyaman dan Islami
UMY Bangun Ekosistem Pendidikan Berkelanjutan dari Daycare hingga Perguruan Tinggi
Perkuat Peran Strategis Santri, Susanto Dwi Antoro: Santri Garda Terdepan Indonesia Menuju Peradaban Dunia
KAI Daop 6 Beri Support Mahasiswa Atma Jaya Yogyakarta untuk Harumkan Nama Indonesia di Tingkat Global
Ikhtiar Langit dan Bumi: 1.240 Santri Sleman Gelar Salat Istisqa, BAZNAS Salurkan Bantuan Usaha
Kasus Obesitas Anak Indonesia Diproyeksikan Meningkat, Pakar UMY Ingatkan Peran Keluarga dan Sekolah

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Sekda Sleman Tegaskan Pasokan BBM Aman, Warga Diminta Tetap Tenang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Sunshine Daycare UMY Resmi Diluncurkan, Tawarkan Pengasuhan Nyaman dan Islami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:53 WIB

UMY Bangun Ekosistem Pendidikan Berkelanjutan dari Daycare hingga Perguruan Tinggi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Perkuat Peran Strategis Santri, Susanto Dwi Antoro: Santri Garda Terdepan Indonesia Menuju Peradaban Dunia

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:30 WIB

KAI Daop 6 Beri Support Mahasiswa Atma Jaya Yogyakarta untuk Harumkan Nama Indonesia di Tingkat Global

Berita Terbaru