Pemerintah Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Rentan dalam Penguatan Program MBG

Kamis, 6 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Jakarta – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan memimpin Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Tingkat Menteri mengenai penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ruang Rapat Utama Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Rakortas tersebut membahas refocusing penerima manfaat Program MBG, perbaikan tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta sejumlah isu strategis lainnya guna mempercepat pelaksanaan program.

Dalam rapat tersebut, Zulkifli menegaskan pemerintah menargetkan sejumlah langkah strategis dapat diselesaikan dalam jangka pendek, khususnya terkait penguatan SPPG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), yakni Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Maluku. Selanjutnya, pemerintah juga memprioritaskan daerah dengan prevalensi stunting yang tinggi.

“Kami tadi sudah menyelesaikan, sudah rapat hari ini memutuskan [pendataan] yang 3T akan selesai dalam minggu ini, karena minggu lalu kita rapat satu bulan,” katanya.

Selain memprioritaskan wilayah 3T, pemerintah juga memfokuskan intervensi kepada kelompok prioritas, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Langkah tersebut dilakukan agar manfaat Program MBG dapat diterima oleh kelompok yang paling membutuhkan secara tepat sasaran.

“Semua akan diselesaikan dengan baik, yang adil ya bagi semua pihak. Jadi tidak usah khawatir,” imbuhnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah yang memprioritaskan daerah 3T dan kelompok sasaran prioritas dalam pelaksanaan Program MBG. Menurutnya, masyarakat di wilayah tersebut merupakan kelompok yang paling membutuhkan perhatian pemerintah.

“Mereka betul-betul membutuhkan dan mereka yang patutnya berbicara, membela hak,” tandasnya.

Ia menambahkan, Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) siap mendukung proses pendataan penerima manfaat guna memastikan program berjalan lebih akurat dan tepat sasaran.

Rakortas tersebut turut dihadiri Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, serta para pejabat dari kementerian/lembaga (K/L) terkait.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Ribka Haluk Ajak Pemda dan Masyarakat NTT Perkuat Gerakan Indonesia ASRI
Mendagri Sepakati RUU 15 Kabupaten/Kota Dibahas di Paripurna
MagangHub Batch 2 Dimulai Besok, Peserta Diminta Siapkan Diri
Percepat Penanganan TB, Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Sekjen Kemendagri Dorong Evaluasi Intervensi Harga Pangan di Daerah
Percepat Pembangunan Infrastruktur, Kemendagri Dorong Pemda NTB Perkuat KPDBU
Kemendagri Tekankan Efisiensi Belanja Pegawai bagi Pemda di Maluku
Mendagri Dorong Kompetisi Antardaerah untuk Wujudkan Indonesia ASRI

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:41 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Ajak Pemda dan Masyarakat NTT Perkuat Gerakan Indonesia ASRI

Senin, 21 September 2026 - 15:07 WIB

Mendagri Sepakati RUU 15 Kabupaten/Kota Dibahas di Paripurna

Senin, 21 September 2026 - 15:05 WIB

MagangHub Batch 2 Dimulai Besok, Peserta Diminta Siapkan Diri

Senin, 21 September 2026 - 14:20 WIB

Percepat Penanganan TB, Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Senin, 21 September 2026 - 14:08 WIB

Sekjen Kemendagri Dorong Evaluasi Intervensi Harga Pangan di Daerah

Berita Terbaru