Pemerintahan Trump Ingin Relokasi Warga Gaza, Aktivis Pro Palestina Sebut Tidak Masuk Akal

Kamis, 23 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait Palestina. Ia berencana merelokasi penduduk Gaza untuk sementara waktu.

Rencana Trump itu diungkap oleh tim transisi pemerintahannya dalam wawancara dengan NBC News. Pejabat tim transisi itu mengungkapkan utusan Trump untuk Timur Tengah Steve Witkoff berencana akan berkunjung ke jalur Gaza sebagai bagian dari upayanya menjaga kesepakatan gencatan senjata antara Israel-Hamas.

Aktivis Indonesia Pro Palestina Pizaro Ghozali Idrus menanggapi langkah Amerika Serikat yang kontroversial ini. Menurutnya hal ini bentuk kesengajaan Donald Trump mengusik kebahagiaan warga Gaza yang sedang merayakan gencatan senjata.

“Saya lihat Trump sengaja lempar isu ini untuk mengacaukan kekhusyuan warga Gaza yang sedang merayakan gencatan senjata. Karena ide relokasi ini sama dengan aspirasi pemerintahan zionis Israel yang ingin mengusir mereka dari Gaza,” ungkap Pizaro saat dihubungi, Kamis (23/1/2025).

Menurutnya, usulan Trump untuk merelokasi warga Gaza tidak perlu ditanggapi serius oleh pemerintah RI. “Kalau ditanggapi hanya membuat AS dan Israel besar kepala. Mereka sengaja memprovokasi negara-negara Islam pasca kemenangan Hamas.”

“Lagipula secara logika tidak masuk akal. Memindahkan dua juta orang itu gimana caranya? Lewat laut, darat dan udara tidak mungkin karena jumlahnya sangat banyak.

Ia juga menyoroti langkah pemerintahan zionis yang baru-baru ini mengeluarkan peta Israel Raya di akun resmi instagram Kementerian Luar Negeri Israel. Unggahan tersebut membuat marah negara-negara Arab, karena dalam peta tersebut mencaplok wilayah tujuh negara Arab termasuk Mesir. Mereka berkilah bahwa peta tersebut adalah peta Israel kuno. (Denis)

Berita Terkait

Sinergi Pusat dan Daerah, Gubernur Andra Soni GaransiKemudahan Akses Keuangan Bagi UMKM dan Warga Banten
Tim Kuasa Hukum Gabriel Lumbantoruan Soroti Kejanggalan Tuntutan JPU, Sidang Vonis Digelar 27 Oktober
Momen Hari Santri 2026, Din Syamsuddin Minta Pesantren Perketat Pengawasan Terhadap Bullying dan Asusila
Hari Santri 2026, Sekjen MUI Tegaskan Pesantren Harus Jadi Rujukan Peradaban
Pemerintah Pertahankan Tarif PSO, Naik Kereta Jakarta–Jogja Cukup Bayar Rp82 Ribu
Rocky Gerung Tantang Mahasiswa Berpikir Kritis Sebelum Turun ke Jalan
Ketidaktahuan Hukum Berujung Jeruji Besi, Nasib Gabriel Tuai Keprihatinan Aktivis Buruh
Dorong Produk Lokal Banting Stir ke Pasar Internasional, Batin Wulan Tampilkan Potensi Lampung di Ajang IN2HCC

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:49 WIB

Sinergi Pusat dan Daerah, Gubernur Andra Soni GaransiKemudahan Akses Keuangan Bagi UMKM dan Warga Banten

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Tim Kuasa Hukum Gabriel Lumbantoruan Soroti Kejanggalan Tuntutan JPU, Sidang Vonis Digelar 27 Oktober

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Momen Hari Santri 2026, Din Syamsuddin Minta Pesantren Perketat Pengawasan Terhadap Bullying dan Asusila

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Hari Santri 2026, Sekjen MUI Tegaskan Pesantren Harus Jadi Rujukan Peradaban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Pemerintah Pertahankan Tarif PSO, Naik Kereta Jakarta–Jogja Cukup Bayar Rp82 Ribu

Berita Terbaru