Pemkot Jogja Targetkan Angka Stunting Turun hingga 5 Persen pada 2026

Minggu, 10 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎RILISINFO.COM, Jogja – DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pengalokasian Dana Keistimewaan sebesar Rp120 juta per kelurahan untuk mempercepat penanganan stunting di Kota Yogyakarta.
‎
‎Program itu dinilai menjadi langkah nyata agar target penurunan angka stunting bisa tercapai secara maksimal pada 2026.
‎
‎Ketua DPC PDIP Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, mengatakan seluruh elemen masyarakat perlu ikut bergerak mendukung program tersebut.
‎
‎Menurutnya, penanganan stunting tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan warga di tingkat kampung hingga keluarga.
‎
‎“DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta memberikan dukungan pengalokasian anggaran Rp120 juta tiap kelurahan guna percepatan penanganan stunting. Kami berharap masyarakat ikut bergerak bersama agar anak-anak bisa tumbuh dan berkembang dengan baik,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).
‎
‎Eko menjelaskan, program tahun 2026 merupakan kelanjutan dari penanganan stunting tahun sebelumnya.
‎
‎Pada 2025, setiap kelurahan menerima Rp100 juta dengan total anggaran Rp4,5 miliar dan berhasil menurunkan angka stunting dari 14,6 persen menjadi 8,4 persen.
‎
‎“Harapan kami tahun 2026 dengan dukungan Rp5,4 miliar, Pemerintah Kota Jogja bisa bekerja lebih keras lagi menekan angka stunting hingga target 4 sampai 5 persen di akhir tahun,” katanya.
‎
‎Menurut Eko yang juga menjabat Ketua Komisi A DPRD DIY, skema Bantuan Keuangan Khusus Danais menjadi instrumen penting untuk mempercepat intervensi langsung kepada kelompok rentan.
‎
‎Dana Rp5,4 miliar itu akan difokuskan pada program pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal bagi balita dan keluarga berisiko stunting.
‎
‎“Intervensi langsung harus menyasar calon pengantin, ibu hamil, sampai balita agar pencegahan dilakukan sejak awal,” tegasnya.
‎
‎Ia menambahkan, setiap kelurahan di Kota Yogyakarta nantinya menjalankan langkah strategis dengan pola pendampingan dan pemberian makanan tambahan secara berkelanjutan.
‎
‎Program tersebut tidak hanya mengejar angka statistik, tetapi juga memastikan kualitas kesehatan anak meningkat secara nyata.
‎
‎“Percepatan penanganan stunting harus dilakukan serius dan terukur supaya generasi masa depan Jogja lebih sehat dan kuat,” ujar Eko.
‎
‎Namun demikian, Eko menegaskan persoalan stunting tidak bisa diselesaikan hanya lewat perbaikan gizi semata. Lingkungan sehat dan pengelolaan sampah juga menjadi faktor penting yang harus dibenahi bersamaan.
‎
‎“Apakah cukup hanya memperbaiki makanan dan minuman? Tentu tidak. Komitmen penanganan stunting wajib diikuti kehendak bersama menciptakan lingkungan hidup yang sehat.
‎
‎”Karena itu selain anggaran Rp5,4 miliar untuk stunting, juga dialokasikan Rp2,9 miliar untuk penanganan sampah berbasis partisipasi masyarakat dengan Rp65 juta per kelurahan,” pungkasnya. (waw)

Berita Terkait

Sekda Sleman Tegaskan Pasokan BBM Aman, Warga Diminta Tetap Tenang
Penyembuhan Raga dan Jiwa Berbasis Tradisi: Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Suguhkan Yoga Hingga Sound Healing
Sunshine Daycare UMY Resmi Diluncurkan, Tawarkan Pengasuhan Nyaman dan Islami
UMY Bangun Ekosistem Pendidikan Berkelanjutan dari Daycare hingga Perguruan Tinggi
Perkuat Peran Strategis Santri, Susanto Dwi Antoro: Santri Garda Terdepan Indonesia Menuju Peradaban Dunia
KAI Daop 6 Beri Support Mahasiswa Atma Jaya Yogyakarta untuk Harumkan Nama Indonesia di Tingkat Global
Ikhtiar Langit dan Bumi: 1.240 Santri Sleman Gelar Salat Istisqa, BAZNAS Salurkan Bantuan Usaha
Kasus Obesitas Anak Indonesia Diproyeksikan Meningkat, Pakar UMY Ingatkan Peran Keluarga dan Sekolah

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Sekda Sleman Tegaskan Pasokan BBM Aman, Warga Diminta Tetap Tenang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Sunshine Daycare UMY Resmi Diluncurkan, Tawarkan Pengasuhan Nyaman dan Islami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:53 WIB

UMY Bangun Ekosistem Pendidikan Berkelanjutan dari Daycare hingga Perguruan Tinggi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Perkuat Peran Strategis Santri, Susanto Dwi Antoro: Santri Garda Terdepan Indonesia Menuju Peradaban Dunia

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:30 WIB

KAI Daop 6 Beri Support Mahasiswa Atma Jaya Yogyakarta untuk Harumkan Nama Indonesia di Tingkat Global

Berita Terbaru