Pemkot Jogja Tertibkan Lapak Kopi Dadakan di Kawasan Jembatan Kewek

Rabu, 24 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Jogja – Akses jalan di kawasan Jembatan Kewek yang ditutup demi kelancaran proyek justru beralih fungsi menjadi tempat nongkrong dan lapak street coffee dadakan.

‎Kondisi ini menuai polemik setelah pengelola kopi mengklaim aktivitas tersebut sebagai bentuk “kolaborasi dengan warga”, klaim yang memantik pro-kontra di media sosial.

‎“Banyak yang mengira sudah aman karena katanya izin warga,” ujar seorang warganet, sementara lainnya menilai aktivitas itu “berbahaya dan bikin semrawut”.

‎Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo menegaskan Pemkot tidak terpengaruh riuh narasi di media sosial. Menurutnya, fungsi ruang publik tetap menjadi acuan utama.

‎“Meskipun diklaim sudah dapat izin warga, aktivitas di sana tetap melanggar tata guna ruang,” tegas Hasto di Balai Kota Jogja, Rabu (24/12/2025).

‎Ia menambahkan, “Sebelumnya kan enggak ada, itu jalan raya, bukan tempat jualan. Enggak bisa dong, itu mau dipakai naruh material atau tenda proyek.”

‎Hasto memastikan penertiban dilakukan segera. “Malam ini Satpol PP turun. Tiga tenda kafe akan dibongkar dan diganti tenda pos jaga Satpol PP,” ujarnya.

‎Langkah ini, kata Hasto, untuk memastikan area steril dari aktivitas non-proyek.

‎“Biar jelas, ini ruang publik untuk kepentingan bersama, bukan untuk usaha dadakan,” imbuhnya.

‎Dari sisi kepolisian, Kasat Lantas Polresta Jogja AKP Alvian Hidayat menegaskan lapak-lapak tersebut “nihil izin”.

‎“Penutupan ujung traffic light Jembatan Kewek itu rekayasa lalu lintas demi keamanan,” jelas AKP Alvian.

‎Ia mengaku pihaknya sudah melakukan patroli dan imbauan.

‎“Upaya persuasif sudah kami lakukan, tapi tidak diindahkan. Karena itu malam ini kami lakukan operasi gabungan bersama Satpol PP dan Dishub untuk menertibkan,” pungkasnya.

(waw)

Berita Terkait

Kawal Akses Pendidikan, GPM Yogyakarta Buka Posko Udara Beasiswa Kuliah
Chrestina Erni Ukir Prestasi Nasional, Jadi Pembina Terbaik II Pelajar Pelopor
Garongan dan Pulesari Bawa Sleman Raih Dua Penghargaan di Desa Wisata DIY 2026
Sleman Creative Weeks 2026 Hadirkan Ruang Bersama untuk Menghidupkan Budaya
Korem 072/Pamungkas Gelar Bazar TNI, Seribu Warga Padati Balai Pamungkas
Mulai 2027, Sleman Siapkan Ruang Live Selling untuk Dongkrak Penjualan Pedagang Pasar
Densus 88 Satgaswil DIY Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Kedungpoh Gunungkidul
Semangat Gotong Royong, Warga Bantul Bangun Asrama untuk Anak Yatim

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 19:37 WIB

Kawal Akses Pendidikan, GPM Yogyakarta Buka Posko Udara Beasiswa Kuliah

Selasa, 22 September 2026 - 18:50 WIB

Chrestina Erni Ukir Prestasi Nasional, Jadi Pembina Terbaik II Pelajar Pelopor

Selasa, 22 September 2026 - 18:36 WIB

Sleman Creative Weeks 2026 Hadirkan Ruang Bersama untuk Menghidupkan Budaya

Selasa, 22 September 2026 - 18:29 WIB

Korem 072/Pamungkas Gelar Bazar TNI, Seribu Warga Padati Balai Pamungkas

Selasa, 22 September 2026 - 18:22 WIB

Mulai 2027, Sleman Siapkan Ruang Live Selling untuk Dongkrak Penjualan Pedagang Pasar

Berita Terbaru