Pemprov Banten Ajak Pengusaha Berinvestasi dengan Prinsip Ramah Lingkungan

Selasa, 25 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Serang – Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah imbau kepada para pelaku usaha untuk dapat bersama-sama mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Provinsi Banten. Para pelaku usaha diminta memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Dimyati usai berdialog dengan sejumlah perusahaan yang sebagian investasinya merupakan Penanaman Modal Asing (PMA). Dialog digelar di Aula Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Selasa (25/3/2025).

“Kita mengundang para investor dan pelaku usaha untuk mengekspos rencana kegiatan, kita, meminta pelaku usaha untuk memperhatikan sektor lingkungan hidup,” ungkapnya.

Dimyati juga meminta para pelaku usaha untuk memberikan rasa kenyamanan dan keamanan, baik bagi para karyawan dan juga masyarakat sekitar.

“Kita ingin agar di pabrik itu ada ruang terbuka hijau dan fasilitas lainnya untuk kepentingan masyarakat dan publik,” katanya.

Dimyati juga berharap kepada pelaku usaha untuk dapat menyerap tenaga kerja dari masyarakat Provinsi Banten hingga 70 persen. Dirinya juga meminta pengusaha menyediakan fasilitas kesehatan apabila memiliki pekerja lebih dari 1.000 orang.

“Kita juga mendorong agar CSR itu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar, baik di sektor kesehatan, pendidikan dan infrastruktur,” imbuhnya.

Dimyati mengungkapkan, Pemprov Banten sangat terbuka bagi para pelaku usaha yang akan mengembangkan usahanya. Dirinya juga menjamin semua proses perizinan akan cepat bila semua telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang – undangan yang berlaku.

“Pemprov Banten welcome dengan semua investor yang berinvestasi di Provinsi Banten dengan aman, nyaman dan berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara, Kepala DLHK Provinsi Banten Wawan Gunawan mengungkapkan, dialog dilakukan untuk mendata dan melihat rencana kerja para pelaku usaha, khususnya yang berkaitan dengan lingkungan hidup.

“Pertemuan ini bertujuan untuk mendata perusahaan yang investasi di Provinsi Banten, bergerak di bidang apa saja dan lainnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Insiden Ibadah GKPI Mauk Sepatan, Gugun Gumilar Hadir dan Jadi Sorotan
Perselisihan Ibadah GKPI Berakhir Damai, Kedua Pihak Sepakat Tempuh Musyawarah
Pemkot Bekasi Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Dorong Administrasi Lebih Akurat dan Pelayanan Lebih Mudah
Pastikan Anggaran Tepat Sasaran, Pemprov Banten Minta BPKP Kawal APBD secara Menyeluruh
Perketat Keamanan, Rutan Serang Gelar Razia Gabungan Bersama TNI-Polri dan BNN
Wujudkan Banten sebagai Lumbung Pangan, Wagub Banten Dimyati Ajak Seluruh Pihak Berkolaborasi
Gubernur Banten Andra Soni Ingin Masyarakat Peduli Kesehatan Melalui Program Cek Kesehatan Gratis
Wagub Banten Dimyati Ajak Orang Tua Kenalkan Catur untuk Kurangi Ketergantungan Gawai

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 23:08 WIB

Insiden Ibadah GKPI Mauk Sepatan, Gugun Gumilar Hadir dan Jadi Sorotan

Senin, 21 September 2026 - 22:38 WIB

Perselisihan Ibadah GKPI Berakhir Damai, Kedua Pihak Sepakat Tempuh Musyawarah

Senin, 21 September 2026 - 19:11 WIB

Pemkot Bekasi Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Dorong Administrasi Lebih Akurat dan Pelayanan Lebih Mudah

Senin, 21 September 2026 - 15:24 WIB

Pastikan Anggaran Tepat Sasaran, Pemprov Banten Minta BPKP Kawal APBD secara Menyeluruh

Senin, 21 September 2026 - 13:36 WIB

Perketat Keamanan, Rutan Serang Gelar Razia Gabungan Bersama TNI-Polri dan BNN

Berita Terbaru