Peringatan ANZAC Day 2026 di Balikpapan Perkuat Hubungan Australia–Indonesia

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Balikpapan – PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) bersama Kedutaan Besar Australia di Indonesia menyelenggarakan upacara fajar atau Dawn Service dalam rangka memperingati ANZAC Day 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (25/4) ini dipusatkan di Kompleks Pasir Ridge, Balikpapan, dan dihadiri langsung oleh Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier.

ANZAC Day merupakan hari nasional di Australia dan Selandia Baru untuk mengenang jasa pasukan Australian and New Zealand Army Corps (ANZAC) yang pertama kali mendarat di Gallipoli, Turki, pada 1915. Di Balikpapan sendiri, peringatan ini memiliki kaitan sejarah yang erat dengan Operasi Oboe Two pada Juli 1945, di mana 229 prajurit Australia gugur dalam misi pembebasan kota tersebut dari pendudukan Jepang.

General Manager PHKT, Darmapala, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada PHKT untuk memfasilitasi kegiatan bersejarah ini. Menurutnya, PHKT memiliki komitmen kuat dalam mendukung sinergi antar pemangku kepentingan sekaligus menjaga kelestarian kawasan bersejarah yang berada di wilayah operasional perusahaan.

Duta Besar Rod Brazier dalam sambutannya menekankan bahwa ANZAC Day bukan sekadar refleksi sejarah militer, melainkan pengingat akan nilai-nilai universal seperti keberanian, persahabatan, dan pengorbanan. Nilai-nilai tersebut dipandang sebagai fondasi yang terus menghubungkan masyarakat Australia dan Indonesia hingga saat ini.

Upacara berlangsung khidmat di dekat Monumen Tank Matilda, yang menjadi penanda lokasi pertahanan tentara Jepang yang berhasil direbut pasukan sekutu pada masa perang dunia kedua. Kehadiran perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, TNI, SKK Migas, serta jajaran Pemerintah Kota Balikpapan menunjukkan eratnya hubungan kedua negara dalam menjaga memori kolektif demi perdamaian dunia.

Rangkaian peringatan diakhiri dengan prosesi peletakan karangan bunga dan refleksi bersama sebagai bentuk penghormatan kepada para prajurit yang telah gugur. Semangat tersebut dirangkum dalam ungkapan Lest We Forget, sebuah pengingat abadi agar generasi masa kini tidak melupakan pengorbanan masa lalu demi kebebasan dan kedamaian yang dinikmati saat ini. (*)

Berita Terkait

Sumur Tua Bangkit Lagi! PHKT Dongkrak Produksi Sepinggan V-7 hingga 710 BOPD
Semester I 2026, Program PPM PHI Zona 9 Jangkau Lebih dari 750 Penerima Manfaat
PHKT Bekali 100 Siswa SMK Penajam Pengetahuan Industri Migas, Siapkan Generasi Energi Masa Depan
Tim Keamanan PHM Selamatkan Tujuh Nelayan Terdampar di Selat Makassar
Menko Infrastruktur AHY Dampingi Presiden Prabowo dalam Kunjungan Kerja ke Ibu Kota Nusantara
PHSS Tingkatkan Kinerja Hulu Migas Melalui Inovasi Teknologi di Area Dondang
Pertamina Hulu Sanga Sanga Tingkatkan Produksi Minyak 150 Persen Lewat Inovasi Teknologi TTESP
PTPN IV PalmCo Dukung Rehabilitasi Orangutan Kalimantan Bersama BOSF

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:48 WIB

Sumur Tua Bangkit Lagi! PHKT Dongkrak Produksi Sepinggan V-7 hingga 710 BOPD

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Semester I 2026, Program PPM PHI Zona 9 Jangkau Lebih dari 750 Penerima Manfaat

Senin, 27 Juli 2026 - 15:53 WIB

PHKT Bekali 100 Siswa SMK Penajam Pengetahuan Industri Migas, Siapkan Generasi Energi Masa Depan

Kamis, 30 April 2026 - 17:00 WIB

Peringatan ANZAC Day 2026 di Balikpapan Perkuat Hubungan Australia–Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 13:33 WIB

Tim Keamanan PHM Selamatkan Tujuh Nelayan Terdampar di Selat Makassar

Berita Terbaru