Pimpin Rakor Evaluasi Pembangunan Papua, Mendagri Dorong Peningkatan Realisasi APBD dan Investasi

Sabtu, 16 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM – Sorong, Menjelang akhir Tahun Anggaran 2023, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah (Pemda) se-Tanah Papua untuk segera mempercepat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Realisasi ini perlu ditingkatkan agar jumlah uang yang beredar di masyarakat semakin meningkat, sehingga pertumbuhan ekonomi di Papua dapat berjalan optimal. Selain itu, langkah ini juga diperlukan untuk menghidupkan sektor swasta.

“Saya sampaikan adalah mengenai realisasi belanja APBD karena APBD ini penting sekali untuk men-trigger investasi swasta dan membuat uang beredar di masyarakat. Papua tidak akan pernah maju jika hanya mengandalkan transfer pusat,” katanya saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Akhir Tahun 2023 Pembangunan Papua di Gedung Wali Kota Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (16/12/2023).

Mendagri menerangkan, investasi sektor swasta tidak hanya berasal dari pihak asing, tetapi juga nasional dan lokal. Menurutnya, ketika sektor swasta hidup, maka kesejahteraan rakyat otomatis meningkat. Guna menghidupkan iklim investasi tersebut, Pemda harus berinovasi dan mempermudah perizinan. Bahkan, bila diperlukan Pemda dapat menunda penarikan pajak retribusi.

“Tolonglah kita ini jadi contoh, kalau bisa dipermudah, kenapa dipersulit, kalau ada yang mau investasi buka karpet merah, bahkan bila perlu jangan tarik pajak (retribusi) dulu, kalau perlu bantu mereka supaya mereka bisa berjalan,” tegasnya.

Mendagri menegaskan, investasi sektor swasta dapat memperkuat kondisi fiskal daerah. Dengan begitu, daerah tidak lagi bergantung pada dana transfer pemerintah pusat. Pasalnya, jika terus mengandalkan transfer pusat, daerah tidak akan berkembang. Kondisi demikian justru semakin menyusahkan perekonomian masyarakat.

“Kalau kita punya mindset tidak berubah, mempersulit untuk berkembangnya swasta, nah akhirnya andalkan transfer pusat dan setelah itu ASN yang nikmati, rakyatnya susah,” imbuhnya.

Mendagri menekankan, kepala daerah harus memprioritaskan kehidupan masyarakat. Jika masyarakat tidak sejahtera, dikhawatirkan akan menimbulkan konflik yang berkepanjangan. “Begitu susah mereka (rakyat) bikin macam-macam keamanan tidak jalan berantakan, nah siapa [investor] yang mau masuk,” tegasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Mendagri Dorong Kompetisi Antardaerah untuk Wujudkan Indonesia ASRI
Kemendagri Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi
Kejadian di Alun-Alun Selatan Jadi Sorotan, Polresta Yogyakarta Dalami Informasi
Dekranas Dorong Sinergi Lintas Lembaga untuk Tingkatkan Daya Saing Perajin Indonesia
Wamendagri Bima Arya Dorong Daerah Tak Bergantung pada Belanja Pemerintah untuk Tumbuhkan Ekonomi
Mendagri Ungkap Pemerintah Bahas Penataan PPPK, Guru Jadi Perhatian Utama
Mendagri Tito Dorong Pemda Tingkatkan Pelayanan, Penghargaan Disertai Insentif Fiskal
Wamendagri Bima Arya Dorong PSEL Bogor Raya Jadi Percontohan Nasional Atasi Sampah

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:23 WIB

Mendagri Dorong Kompetisi Antardaerah untuk Wujudkan Indonesia ASRI

Sabtu, 19 September 2026 - 10:17 WIB

Kemendagri Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi

Jumat, 18 September 2026 - 18:49 WIB

Kejadian di Alun-Alun Selatan Jadi Sorotan, Polresta Yogyakarta Dalami Informasi

Jumat, 18 September 2026 - 18:35 WIB

Dekranas Dorong Sinergi Lintas Lembaga untuk Tingkatkan Daya Saing Perajin Indonesia

Jumat, 18 September 2026 - 16:05 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong Daerah Tak Bergantung pada Belanja Pemerintah untuk Tumbuhkan Ekonomi

Berita Terbaru