Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Stand Pangan Murah Bagian Dari Pengendalian Inflasi

Jumat, 17 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM – Banten, Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar meninjau puluhan stand Pangan Murah pada Pergelaran Wastra Banten Bangga Buatan Indonesia yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP), Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) serta Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten di Lapangan Sekretariat Daerah Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Jumat (17/11/2023).

Stand pangan murah itu hadir sebagai bagian dari upaya Pemprov Banten mengendalikan inflasi daerah. Komoditas barang yang dihadirkan merupakan kebutuhan pokok yang menjadi pendorong inflasi. Yakni: cabai merah, bawang merah, bawang putih, beras, minyak goreng, telor, serta beberapa sayuran.

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, puluhan stand bazar murah itu ditampilkan, untuk menjaga stabilitas harga beberapa komoditas barang kebutuhan pokok.
“Selain itu, Pemprov Banten juga sedang mempersiapkan penyaluran bantuan beras kepada masyarakat yang masuk kategori kurang mampu,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Al Muktabar juga kembali menegaskan, komoditas dijual stand pangan murah merupakan produksi dari wilayah Provinsi Banten. Menjadi bagian dari program ketahanan pangan Provinsi Banten.

Selain stand pangan murah, Al Muktabar juga mengaku terkesan dengan puluhan stand yang menampilkan berbagai produk UMKM seperti makanan khas dan berbagai produk kerajinan tangan.

“Ini akan terus kita dorong untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distan) Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan, di bulan November 2023 ini panen raya cabai di beberapa daerah sudah mulai dilakukan. Ada sekitar 467,52 kuintal cabai yang siap diguyur ke sejumlah pasar untuk menstabilkan harga yang belakangan mengalami kenaikan.

“Ada sekitar 11,80 hektar cabai yang siap panen di bulan ini,” ucapnya.

Selain memastikan stok cabai merah yang aman, lanjut Agus, pihaknya juga memastikan stok bawang merah terpenuhi dengan baik. Pada bulan ini ada sekitar 27,60 hektar bawang yang siap panen dari total tanam seluas 32,02 hektar dengan asumsi hasil panen sebanyak 2.179,52 kuintal.

“Itu kita dorong dari mulai APBN, Demplot APBD dan swadaya masyarakat. Dari demplot APBD kita sudah ada sekitar 11 hektar lahan hasil panen untuk Bawang Merah dengan total produksi mencapai 746,90 kuintal,” ucapnya.(Wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Andra Soni Dorong Penataan Kabel SJUT Dukung Program Indonesia ASRI di Banten
Lapas Kelas IIA Serang Gelar Razia Gabungan, Narkotika dan Senjata Tajam Nihil
Tinawati Andra Soni Ajak Masyarakat Manfaatkan Pekarangan untuk Perkuat Ketahanan Pangan
UKW Angkatan ke-28 Diikuti 51 Wartawan, PWI Banten Dorong Profesionalisme Pers
Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Gabungan Militer Internasional ADMM-Plus Trident Resolve 2026
Cerita di Balik UKW PWI Banten, Tegang Hadapi Penguji hingga Jadi Pengalaman Baru Peserta
Polda Banten Gelar Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71
Kapolda Banten Beri Motivasi Peserta UKW PWI: Tetap Kritis, Jaga Etika dan Akurasi

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 08:15 WIB

Andra Soni Dorong Penataan Kabel SJUT Dukung Program Indonesia ASRI di Banten

Selasa, 22 September 2026 - 16:39 WIB

Lapas Kelas IIA Serang Gelar Razia Gabungan, Narkotika dan Senjata Tajam Nihil

Selasa, 22 September 2026 - 16:11 WIB

Tinawati Andra Soni Ajak Masyarakat Manfaatkan Pekarangan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:39 WIB

UKW Angkatan ke-28 Diikuti 51 Wartawan, PWI Banten Dorong Profesionalisme Pers

Selasa, 22 September 2026 - 14:45 WIB

Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Gabungan Militer Internasional ADMM-Plus Trident Resolve 2026

Berita Terbaru