Pj Sekda Virgojanti: Pemprov Banten Terus Upayakan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Anak

Rabu, 27 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM – Banten, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Banten Virgojanti mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Banten terus menjalin kolaborasi dan koordinasi dengan berbagai pihak dalam upaya menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Tahun 2022, AKI Provinsi Banten berada di posisi empat (4) terendah nasional.

Hal itu diungkap Virgojanti usai membuka Diseminasi Capaian dalam Upaya Penurunan Kematian Ibu dan Bayi Baru Lahir dan Dukungan Momentum untuk Integrasi Layanan Primer (ILP) Provinsi Banten di Hotel Aston Jl. Syech Nawawi Al Bantani, No. 29 Kota Serang, Rabu (27/9/2023).

Dikatakan, Dalam rangka meningkatkan kesehatan ibu dan anak, untuk menurunkan AKI dan AKB di Provinsi Banten memerlukan kepedulian seluruh pihak. Tidak bisa hanya Pemerintah saja yang bergerak. Dirinya juga mengimbau seluruh tingkatan pemerintahan untuk menjalin komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi.

“Pemerintah Kabupaten/Kota harus aktif berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi Banten untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi,” tambahnya.

Diungkapkan, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, AKI Provinsi Banten menempati posisi 4 terendah secara nasional. Hingga tahun 2022 AKI Provinsi Banten mencapai 127 kasus per 100 ribu kelahiran. Sementara AKI Nasional mencapai 189 kasus per 100 ribu kelahiran.

“Untuk AKB, Provinsi Banten di angka 13,8 per 1000 kelahiran hidup. Sementara nasional di angka 16,” ungkap Virgojanti.

“Kita terus berupaya yang sudah bagus kita tingkatkan terus, tidak berpuas diri. Terus berupaya memperbaiki dari sektor hulu hingga hilir, khususnya layanan primer yang berada di Puskesmas,” tambahnya.

Dijelaskan, melalui program pendampingan peningkatan kualitas layanan kesehatan, akan terjalin kolaborasi dengan enam (6) Pemerintah Daerah, yakni Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, Kota Cilegon, Kota Serang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

“Khususnya dalam rangka penurunan angka kematian ibu dan anak,” ungkap Virgojanti.

“Peran masyarakat sangat strategis sekali karena melibatkan seluruh stakeholder,” pungkasnya.

Sebagai informasi, MOMENTUM adalah serangkaian program yang bertujuan untuk mempercepat penurunan angka kematian dan kesakitan ibu, bayi baru lahir, dan anak. Melalui MOMENTUM, USAID bermitra dengan Kementerian Kesehatan RI untuk menggunakan pendekatan terkini berbasis bukti untuk meningkatkan hasil kesehatan ibu dan bayi baru lahir dan memperkuat sistem kesehatan Indonesia.(Wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Enam Pejabat Berganti, Polda Banten Gelar Serah Terima Jabatan
Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten, Investasi Rp1,9 Triliun Serap Ribuan Tenaga Kerja
Pencarian 8 Orang Hilang Diperpanjang 3 Hari, Andra Soni Minta Basarnas Lanjutkan Operasi
Willy Patria Dorong Percepatan Hunian Layak untuk Warga Balaraja
Ungkap Duka Mendalam, Kalapas Serang Ajak Jajaran Doakan Tiga ASN Gugur di Papua Pegunungan
Hari Keenam Pencarian, KP Sanjaya POL 7017 Sisir Ujung Kulon Selama 12 Jam Cari Lima Wartawan
Hari Keenam Pencarian, Gubernur Banten Andra Soni Minta Operasi SAR Dipertimbangkan untuk Diperpanjang
Bergabung Bersama Ditpolairud Polda Banten, 5 Pewarta Delegasi PWI Banten Ikut Operasi SAR Menuju Ujung Kulon

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:52 WIB

Enam Pejabat Berganti, Polda Banten Gelar Serah Terima Jabatan

Selasa, 15 September 2026 - 08:37 WIB

Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten, Investasi Rp1,9 Triliun Serap Ribuan Tenaga Kerja

Selasa, 15 September 2026 - 08:31 WIB

Pencarian 8 Orang Hilang Diperpanjang 3 Hari, Andra Soni Minta Basarnas Lanjutkan Operasi

Senin, 14 September 2026 - 15:18 WIB

Willy Patria Dorong Percepatan Hunian Layak untuk Warga Balaraja

Senin, 14 September 2026 - 13:07 WIB

Ungkap Duka Mendalam, Kalapas Serang Ajak Jajaran Doakan Tiga ASN Gugur di Papua Pegunungan

Berita Terbaru

Nasional

Wamendagri Bima Dorong Pemda Percepat Transisi Energi

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:57 WIB