Plh Sekda Provinsi Banten Virogojanti: Pemprov Banten Terus Perkuat Ketahanan Pangan

Senin, 29 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM – Serang, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Banten Virgojanti mengatakan, inflasi di Provinsi Banten masih dipengaruhi harga komoditas pangan. Pemerintah Provinsi Banten terus memperkuat katahanan pangan dalam rangka pengendalian inflasi.

Hal itu diungkap Virgojanti usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) M Tito Karnavian secara virtual di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin (29/4/204).

Dikatakan, inflasi Provinsi Banten tahun ke tahun pada April 2024 di angka 3,4 persen.

“Harus terus dikendalikan karena mempengaruhi aktivitas perekonomian masyarakat. Inflasi di Provinsi Banten masih dipengaruhi oleh harga pangan kebutuhan pokok,” ucapnya.

Menurut Virgojanti, gula dan bawang merah masih tinggi juga secara nasional. Produksi bawang merah Provinsi Banten masih terbatas, sementara di daerah penghasil bawang merah terjadi pergeseran tanam.

Pemprov Banten, lanjutnya, menjajaki menjalin kerja sama antar daerah penghasil bawang merah lainnya untuk memasok kebutuhan bawang merah di Provinsi Banten. Juga menjalin kerja sama hubungan bisnis melalui PT Agro Bisnis Mandiri (ABM), BUMD Pemprov Banten dengan kelompok tani bawang merah.

Diungkapkan, berdasarkan Indeks Perkembangan Harga (IPH) mingguan 20 komoditas pangan, di Provinsi Banten terjadi penurunan sebesar -1,47. Seperti di tingkat Nasional, harga gula dan bawang merah masih menjadi penyumbang utama angka inflasi di Provinsi Banten.

“Dibanding dengan periode bulan Maret kemarin jauh lebih baik, sudah mengalami penurunan,” ungkap Virgojanti.

Masih menurut Virgojanti, pada tahun 2025, ketahanan pangan masih menjadi prioritas Pemprov Banten. Tujuannya sebagai bagian pengendalian inflasi dan mengurangi ketergantungan impor.

Dalam arahannya Mendagri M Tito Karnavian menekankan untuk menggerakkan semua pihak pada komoditas bawang merah dan cabai yang relatif menanjak. Meskipun inflasi tahun ke tahun Nasional di angka 3,05 persen, Mendagri berpesan harus waspada pergerakan angka inflasi melalui trend pergerakan indeks perkembangan harga mingguan.

“Kerja-kerja para Bupati dan Wali Kota, akumulasi ke Provinsi,” ungkapnya.

Dikatakan, komoditas yang perlu menjadi perhatian adalah bawang merah, daging ayam ras, daging.sapi, telur ayam ras, dan gula pasir. Untuk beras ada tren penurunan tapi masih di harga eceran tertinggi.(Wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Andra Soni Dorong Penataan Kabel SJUT Dukung Program Indonesia ASRI di Banten
Lapas Kelas IIA Serang Gelar Razia Gabungan, Narkotika dan Senjata Tajam Nihil
Tinawati Andra Soni Ajak Masyarakat Manfaatkan Pekarangan untuk Perkuat Ketahanan Pangan
UKW Angkatan ke-28 Diikuti 51 Wartawan, PWI Banten Dorong Profesionalisme Pers
Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Gabungan Militer Internasional ADMM-Plus Trident Resolve 2026
Cerita di Balik UKW PWI Banten, Tegang Hadapi Penguji hingga Jadi Pengalaman Baru Peserta
Polda Banten Gelar Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71
Kapolda Banten Beri Motivasi Peserta UKW PWI: Tetap Kritis, Jaga Etika dan Akurasi

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 08:15 WIB

Andra Soni Dorong Penataan Kabel SJUT Dukung Program Indonesia ASRI di Banten

Selasa, 22 September 2026 - 16:39 WIB

Lapas Kelas IIA Serang Gelar Razia Gabungan, Narkotika dan Senjata Tajam Nihil

Selasa, 22 September 2026 - 16:11 WIB

Tinawati Andra Soni Ajak Masyarakat Manfaatkan Pekarangan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:39 WIB

UKW Angkatan ke-28 Diikuti 51 Wartawan, PWI Banten Dorong Profesionalisme Pers

Selasa, 22 September 2026 - 14:45 WIB

Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Gabungan Militer Internasional ADMM-Plus Trident Resolve 2026

Berita Terbaru