Proyek SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta Dihentikan Usai Cor Basah Timpa Empat Motor Warga

Rabu, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Yogyakarta – Proyek pembangunan SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta kini dihentikan setelah insiden cor basah mengenai empat motor warga, Selasa (15/9/2026), memicu tuntutan tanggung jawab pengembang_

‎Penghentian proyek diputuskan melalui mediasi Rabu (16/9/2026), melibatkan DPUPKP, kelurahan, BKO, yayasan, serta perwakilan warga setempat secara bersama pagi tadi berlangsung.

‎Mediasi berlangsung sekitar pukul 09.30 WIB, membahas keselamatan, komunikasi, kerugian warga, dan dugaan pelanggaran pelaksanaan pembangunan yang memicu persoalan lingkungan sekitar proyek tersebut.

‎Kepala DPUPKP Kota Yogyakarta Umi Akhsanti menegaskan pengembang wajib memenuhi ketentuan K3 sebelum aktivitas pembangunan dapat kembali dilanjutkan di lokasi proyek tersebut berlangsung.

‎“Pihak pengembang wajib penuhi K3. Hentikan proyek pembangunan yang sedang berjalan hingga segala persyaratan dipenuhi,” ujar Umi Akhsanti saat mediasi berlangsung pagi tadi.

‎Penegasan tersebut menempatkan aspek keselamatan sebagai persoalan utama, bukan sekadar insiden cor, karena aktivitas konstruksi berdampak langsung terhadap warga sekitar proyek secara langsung.

‎Umi juga meminta yayasan memperbaiki komunikasi dengan warga agar aktivitas pembangunan tidak kembali menimbulkan gangguan, risiko, maupun persoalan baru selama pengerjaan berlangsung konsisten.

‎Menurut Umi, pemenuhan keselamatan kerja mencakup kegiatan konstruksi sekaligus perlindungan masyarakat sekitar dari dampak pekerjaan yang berlangsung di area pembangunan tersebut secara langsung.

‎Kasatpol PP Kota Yogyakarta Octo Noor Arafat meminta pemborong, yayasan, dan warga mengutamakan komunikasi untuk menyelesaikan persoalan pembangunan secara terbuka bersama semua pihak.

‎“Dirampungke Nganggo Roso, diselesaikan dengan hati,” ujar Octo, menyampaikan pesan Wali Kota Yogyakarta dalam penyelesaian persoalan proyek tersebut secara bersama secara damai tadi.

‎Namun Octo menegaskan persoalan tidak cukup diselesaikan melalui komunikasi, karena “harus ada tanggungjawab dari pemborongnya” terhadap dampak yang dialami warga sekitar secara nyata.

‎Ia mengingatkan pihak proyek agar setiap hari memperhatikan kondisi warga sekitar dan mengomunikasikan aktivitas pembangunan yang berpotensi mengganggu lingkungan permukiman setempat secara terbuka.

‎“Seperti arahan Wali Kota, jangan lupa untuk setiap hari ngaruhke warga sekitar mengenai pembangunan yang dilakukan,” tegas Octo saat mediasi berlangsung bersama pagi.

‎Pengurus Yayasan Mulia, Ustadz Drs. H. Ahmad Agus Sofwan, menyatakan yayasan siap bertanggung jawab atas kerugian warga terdampak insiden proyek tersebut secara langsung.

‎“Kami dari pihak yayasan siap bertanggungjawab penuh atas semua kerugian yang menimpa warga,” ujar Ahmad Agus Sofwan dalam forum mediasi tersebut pagi tadi.

‎“Kami siap dengan segala konsekuensinya,” lanjut Ahmad, menegaskan komitmen yayasan setelah persoalan pembangunan menjadi perhatian warga sekitar proyek tersebut dalam mediasi hari ini.

‎Perwakilan warga Rahmat Mustakim mengungkapkan sejak awal pembangunan, warga sekitar disebut tidak memperoleh pemberitahuan atau sosialisasi mengenai kegiatan proyek secara memadai sebelumnya berlangsung.

‎Rahmat menilai pelaksanaan pembangunan sejak awal telah melanggar kesepakatan, terutama batas waktu pekerjaan yang menimbulkan kebisingan bagi warga sekitar permukiman setempat sejak awal.

‎“Segala kegiatan yang menimbulkan kebisingan disepakati hingga pukul 17.00, namun pelaksanaannya molor hingga pukul 23.00,” katanya saat mediasi berlangsung bersama pihak pagi tadi.

‎Selain penghentian proyek, warga menuntut evaluasi, ganti rugi, perhatian kepada masyarakat rentan, serta kesepakatan tertulis untuk memastikan hak dan kewajiban bersama seluruh pihak. (waw)

Berita Terkait

Keamanan MBG Tak Cukup dengan SLHS, Pakar UMY Tekankan Pengawasan Dapur Setiap Hari
Tri Nugroho Dorong UMKM DIY Kuasai AI Secara Praktis
Yati Pesek Ajak Warga Pondok Lawan Peredaran Rokok Ilegal
GEN-M Lahir dari GPM Yogyakarta, Bawa Suara Generasi Z
SETIAFEST 2026 Hadir di Jogja, Talenta Difabel Siap Tampil Memukau
Polsek Wirobrajan Berhasil Bekuk Tersangka Curanmor dan Amankan Barang Bukti
Margorejo Mulai Siapkan Pergantian Pamong, Pelayanan Publik Jadi Perhatian
Gelar Mangkubumi Menguat, Benarkah Takhta Yogyakarta Menuju Perempuan?

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:10 WIB

Keamanan MBG Tak Cukup dengan SLHS, Pakar UMY Tekankan Pengawasan Dapur Setiap Hari

Kamis, 17 September 2026 - 09:02 WIB

Tri Nugroho Dorong UMKM DIY Kuasai AI Secara Praktis

Kamis, 17 September 2026 - 08:25 WIB

Yati Pesek Ajak Warga Pondok Lawan Peredaran Rokok Ilegal

Kamis, 17 September 2026 - 08:10 WIB

GEN-M Lahir dari GPM Yogyakarta, Bawa Suara Generasi Z

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

SETIAFEST 2026 Hadir di Jogja, Talenta Difabel Siap Tampil Memukau

Berita Terbaru