Retribusi Dihentikan, Polemik di TPR Parangtritis Belum Sepenuhnya Usai

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Bantul – Petugas Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Parangtritis mengaku masih mendapat sindiran hingga ejekan dari wisatawan, meski sejak awal April 2026 sudah tidak lagi melakukan penarikan retribusi.
‎
“Kami tetap kena omongan tidak enak, bahkan ada yang menyebut kami ‘rakus’,” ujar salah satu petugas saat ditemui di lokasi.
‎
Kebijakan penghapusan retribusi di TPR Parangtritis bagi wisatawan yang menuju Gunungkidul dinilai cukup efektif meredam potensi konflik.
‎
“Dulu sering terjadi adu mulut, sekarang jauh berkurang,” kata petugas.
‎
Wisatawan kini cukup membayar tiket di lokasi tujuan wisata di Gunungkidul tanpa harus berhenti di TPR tersebut.
‎
Meski begitu, persoalan belum sepenuhnya selesai. Sejumlah petugas mengungkapkan masih ada wisatawan yang bersikap sinis.
‎
“Padahal kami sudah tidak menarik retribusi, tapi tetap disindir seolah-olah kami mencari keuntungan,” ungkapnya.
‎
Petugas juga menyebut memiliki cara tersendiri untuk menguji kejujuran wisatawan.
‎
“Kami bisa melihat pola, ada yang bilang mau ke Gunungkidul, tapi ternyata belok ke Parangtritis,” jelasnya.
‎
Hal ini dinilai menjadi salah satu celah yang membuat sistem retribusi belum sepenuhnya tertib.
‎
Sementara itu, Dinas Pariwisata Bantul meminta petugas tetap bersabar menghadapi berbagai karakter wisatawan.
‎
“Kami minta petugas tetap profesional dan tidak terpancing,” ujar perwakilan dinas.
‎
Ke depan, pembukaan akses seperti Jalur Kelok 23 diharapkan menjadi solusi agar wisatawan ke Gunungkidul tidak lagi melewati TPR Parangtritis, sehingga polemik retribusi bisa dihindari.(waw)

Berita Terkait

Sekda Sleman Tegaskan Pasokan BBM Aman, Warga Diminta Tetap Tenang
Penyembuhan Raga dan Jiwa Berbasis Tradisi: Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Suguhkan Yoga Hingga Sound Healing
Sunshine Daycare UMY Resmi Diluncurkan, Tawarkan Pengasuhan Nyaman dan Islami
UMY Bangun Ekosistem Pendidikan Berkelanjutan dari Daycare hingga Perguruan Tinggi
Perkuat Peran Strategis Santri, Susanto Dwi Antoro: Santri Garda Terdepan Indonesia Menuju Peradaban Dunia
KAI Daop 6 Beri Support Mahasiswa Atma Jaya Yogyakarta untuk Harumkan Nama Indonesia di Tingkat Global
Ikhtiar Langit dan Bumi: 1.240 Santri Sleman Gelar Salat Istisqa, BAZNAS Salurkan Bantuan Usaha
Kasus Obesitas Anak Indonesia Diproyeksikan Meningkat, Pakar UMY Ingatkan Peran Keluarga dan Sekolah

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Sekda Sleman Tegaskan Pasokan BBM Aman, Warga Diminta Tetap Tenang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Sunshine Daycare UMY Resmi Diluncurkan, Tawarkan Pengasuhan Nyaman dan Islami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:53 WIB

UMY Bangun Ekosistem Pendidikan Berkelanjutan dari Daycare hingga Perguruan Tinggi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Perkuat Peran Strategis Santri, Susanto Dwi Antoro: Santri Garda Terdepan Indonesia Menuju Peradaban Dunia

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:30 WIB

KAI Daop 6 Beri Support Mahasiswa Atma Jaya Yogyakarta untuk Harumkan Nama Indonesia di Tingkat Global

Berita Terbaru