Wali Kota Tri Adhianto Buka Pawai Ogoh-Ogoh dalam Perayaan Nyepi di Bekasi

Rabu, 18 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Kota Bekasi berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini dipusatkan di Pura Agung Tirta Buana, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, turut hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut dan secara resmi membuka pawai ogoh-ogoh yang diikuti oleh umat Hindu di Kota Bekasi. Pawai ogoh-ogoh ini menjadi simbol penyucian diri serta upaya mengusir sifat-sifat buruk menjelang pelaksanaan Nyepi.

Pawai ogoh-ogoh sendiri merupakan bagian dari prosesi Bhuta Yajna, yang bertujuan untuk menyeimbangkan hubungan antara manusia dengan alam semesta. Ogoh-ogoh yang diarak melambangkan sifat-sifat negatif dalam diri manusia, seperti amarah, keserakahan, dan hawa nafsu.

Dalam kesempatan tersebut, Tri Adhianto menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan dan toleransi yang terus terjaga di tengah keberagaman masyarakat. Ia menilai perayaan Nyepi tidak hanya menjadi momen ibadah bagi umat Hindu, tetapi juga menjadi ruang mempererat persaudaraan antarumat beragama di Kota Bekasi.

“Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, melainkan untuk dirawat dalam semangat saling menghormati. Inilah kekuatan Kota Bekasi, di mana toleransi hidup dan tumbuh di tengah masyarakat,” ujar Tri.

Lebih lanjut, ia berharap perayaan Nyepi dapat semakin memperkuat harmoni sosial serta menjaga kondusivitas wilayah, sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam merawat keberagaman sebagai kekuatan utama pembangunan daerah.

Di sisi lain, suasana bulan suci Ramadan tahun ini di Kota Bekasi juga terasa semakin hangat dengan semangat toleransi antarumat beragama yang terus terjaga.

Kebersamaan tersebut tercermin dari rangkaian perayaan lintas keyakinan, mulai dari Cap Go Meh yang berlangsung meriah, hingga perayaan Nyepi yang dijalankan dengan penuh kekhidmatan.

Momentum ini menunjukkan bahwa keberagaman di Kota Bekasi bukan menjadi penghalang, melainkan kekuatan dalam membangun harmoni sosial. Di tengah suasana Ramadan, masyarakat tetap saling menghormati dan memberikan ruang bagi setiap umat untuk menjalankan ibadah dan tradisinya masing-masing dengan damai.(LSI)

Sumber : Diskominfostandi

@gerbangpatriot

Berita Terkait

Dukung UMKM, Wawali Harris Bobihoe Borong Produk Karya Emak-Emak
Wali Kota Bekasi Dorong Dunia Usaha Buka Kesempatan Kerja bagi Disabilitas, MI-Caf 13% Jadi Inspirasi
DPPKB Kota Bekasi Borong Lima Penghargaan Tertinggi Tingkat Jawa Barat
Tim Penilai Anugerah Gapura Sri Baduga Datangi Kelurahan Kotabaru
Hutan Kota Bekasi Terbakar, Api Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah
Jaga Kualitas Lingkungan, DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran
Pemkot Bekasi Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Dorong Administrasi Lebih Akurat dan Pelayanan Lebih Mudah
Serah Terima Jabatan Dandim 0507/Bekasi, Wali Kota Bekasi Apresiasi Dedikasi Kolonel Krisrantau

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 08:52 WIB

Dukung UMKM, Wawali Harris Bobihoe Borong Produk Karya Emak-Emak

Rabu, 23 September 2026 - 18:17 WIB

Wali Kota Bekasi Dorong Dunia Usaha Buka Kesempatan Kerja bagi Disabilitas, MI-Caf 13% Jadi Inspirasi

Rabu, 23 September 2026 - 16:00 WIB

DPPKB Kota Bekasi Borong Lima Penghargaan Tertinggi Tingkat Jawa Barat

Rabu, 23 September 2026 - 14:45 WIB

Tim Penilai Anugerah Gapura Sri Baduga Datangi Kelurahan Kotabaru

Selasa, 22 September 2026 - 22:34 WIB

Hutan Kota Bekasi Terbakar, Api Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah

Berita Terbaru