Wamendagri Bima Arya: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Hadapi Tantangan Global

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Balikpapan — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam menghadapi tantangan global sekaligus memperkuat daya saing nasional. Sinergi tersebut terutama diperlukan untuk mengakselerasi program prioritas.

Hal tersebut disampaikan Bima dalam Forum Orkestrasi Pembangunan Negeri di Hotel Platinum Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (5/5/2026). Forum ini mengangkat tema “Sinergi Daerah dalam Menjawab Tantangan dengan Fokus pada Percepatan Penurunan Pengangguran, Kemiskinan, dan Stunting, Pengendalian Inflasi, serta Penguatan Skema Pembiayaan Kreatif.”

Dalam paparannya, Bima menyoroti kompleksitas tantangan yang dihadapi kepala daerah saat ini. Tantangan tersebut tidak hanya berkaitan dengan persoalan lokal, tetapi juga dipengaruhi oleh dinamika global dan arah kebijakan nasional.

Ia menjelaskan, tantangan tersebut mencakup tekanan global seperti fluktuasi harga energi dan inflasi, dinamika kebijakan nasional dengan berbagai program prioritas, serta tuntutan di tingkat lokal dalam memenuhi janji politik dan pelayanan dasar masyarakat. Kondisi ini menuntut kepala daerah memiliki kapasitas adaptif sekaligus kemampuan eksekusi yang kuat.

“Saat ini sebagai orang yang pernah mengalami masa-masa yang tidak mudah memimpin daerah, saya sangat memahami suasana kebatinan betapa tidak mudahnya jadi kepala daerah, bupati, wali kota atau gubernur,” ujar Bima.

Lebih lanjut, Bima menekankan pentingnya penerapan konsep statecraft dalam tata kelola pemerintahan. Hal ini mencakup kemampuan pemimpin untuk berpikir strategis, terampil dalam implementasi, serta memiliki integritas yang dapat dipercaya.

“Cara baru mengelola negara yang memerlukan para pemimpin yang andal, terampil, dan cerdas,” tegasnya.

Selain itu, Bima mendorong penguatan kolaborasi sektoral yang lebih fleksibel, terutama dalam pengendalian inflasi, peningkatan Pendapatan Asli Daerah, serta optimalisasi pembiayaan pembangunan, termasuk melalui skema kreatif.

Ia berharap forum ini menghasilkan langkah konkret yang dapat segera diimplementasikan. Dengan demikian, sinergi pusat dan daerah tidak berhenti pada koordinasi formal, tetapi berdampak nyata bagi masyarakat.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kemendagri Dorong Pemda Perketat Pengendalian Harga dan Pasokan Pangan
Mendagri Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Fungsional, Dorong Penyegaran Organisasi
Menaker Tinjau Peserta TIH, Minta Keunggulan Produk Dibuktikan
Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk Dukung Program Gentengisasi Presiden
Sukseskan Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Tinjau BSPS di Purwakarta
Mendagri Ngariung Bersama Sopir Truk Genteng Sambil Menikmati Nasi Liwet di Purwakarta
Wamendagri Bima Arya Tinjau Banjir Bandang Solok, Kebutuhan Alat Berat dan Personel Jadi Perhatian
Kemendagri-KemenPU Integrasikan SIPD dan SIPASTI untuk Perkuat Tata Kelola Pemda

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Kemendagri Dorong Pemda Perketat Pengendalian Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Mendagri Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Fungsional, Dorong Penyegaran Organisasi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Menaker Tinjau Peserta TIH, Minta Keunggulan Produk Dibuktikan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk Dukung Program Gentengisasi Presiden

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Sukseskan Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Tinjau BSPS di Purwakarta

Berita Terbaru