29 Tahun Perjalanan Ponpes Al Mubarok, Dari Masa Krisis Menjadi Kekuatan Pendidikan

Jumat, 16 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Serang – Pengasuh Pondok Pesantren Al Mubarok, KH. Mahmudi mengatakan Ponpes Almubarok genap berusia 29 tahun. Lembaga pendidikan ini didirikan pada tahun 1997, di masa-masa sulit ketika pemerintahan Orde Baru runtuh, gelombang demonstrasi mahasiswa melanda negeri dan situasi Indonesia terasa kelabu. Namun justru di masa penuh tantangan itulah cikal bakal mulai ditanam, dan tumbuh berkembang hingga hari ini.

“Kita melangkah tahun demi tahun. Bermula dari hanya 70 orang santri, kini jumlahnya telah mencapai ribuan orang. Berkat kepercayaan para donatur dan masyarakat yang mempercai, lahan yang semula hanya 1.000 meter persegi kini berkembang menjadi 5 hektar, lengkap dengan 100 kamar asrama dan 50 ruang kelas dari jenjang TK hingga SMA. Alhamdulillah, hampir seluruh santri tinggal di lingkungan pondok selama 24 jam, kecuali jenjang SD. Khusus untuk TK baru saja kami buka dengan 4 kelas, dan sarana serta prasarananya sudah lengkap. Orang tua wali maupun masyarakat umum dapat menyekolahkan anak-anak mereka di Al Mubarok,” ujar KH. Mahmudi, Jum’at (16/10/2026).

Ia menambahkan, sepanjang perjalanannya, Al Mubarok senantiasa bertekad mendidik anak-anak agar berkarakter kuat dan mampu berkiprah di tengah masyarakat.

“Kunci keberhasilan kami ada pada menyiapkan figur pemimpin serta guru yang dipilih secara selektif dan berbobot, menyediakan sarana dan prasarana yang memadai, menjalin kerja sama yang erat antara pihak sekolah dan orang tua, serta rutin mengadakan pertemuan bulanan. Di pertemuan itu kami saling berbagi apa yang kurang segera kami perbaiki, apa yang sudah baik terus kami tingkatkan. Seluruh kritik dan masukan kami terima dengan tangan terbuka,” tegasnya.

Dengan fondasi tersebut, Ponpes Al Mubarok berkomitmen terus melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara ilmu, tetapi juga berbudi luhur dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.

(Yuyi Rohmatunisa)

Berita Terkait

Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif, CEO Gyokai Indonesia Kompeten Dapat Ucapan Selamat dari Dirbinmas Polda Banten
Turnamen Catur Pelajar se-Banten Digelar, Pemprov Banten Dorong Pembentukan Karakter dan Sportivitas
Tingkatkan Mutu Akademik, UIN SMH Banten Dikukuhkan Lima Guru Besar Baru
Tegaskan Peran Garda Terdepan, Gubernur Andra Soni Apresiasi Dedikasi Satlinmas di Banten
Apresiasi Pengelolaan Sektor Publik, Kemendagri Pilih Banten Jadi Lokasi Visitasi Kepemimpinan Nasional
Perkuat Kolaborasi Antarlembaga, Pemprov dan Polda Banten Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum, Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Silaturahmi ke Kajati
Membuka Peluang Ekspor, Wagub Dimyati Ajak Pelaku Usaha Banten Manfaatkan Trade Expo Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:10 WIB

29 Tahun Perjalanan Ponpes Al Mubarok, Dari Masa Krisis Menjadi Kekuatan Pendidikan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif, CEO Gyokai Indonesia Kompeten Dapat Ucapan Selamat dari Dirbinmas Polda Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Turnamen Catur Pelajar se-Banten Digelar, Pemprov Banten Dorong Pembentukan Karakter dan Sportivitas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Tingkatkan Mutu Akademik, UIN SMH Banten Dikukuhkan Lima Guru Besar Baru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Tegaskan Peran Garda Terdepan, Gubernur Andra Soni Apresiasi Dedikasi Satlinmas di Banten

Berita Terbaru