Pojok Cerita Wukirsari Edukasi Masyarakat tentang Strategi Penyelesaian Konflik

Sabtu, 1 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, BANTUL – Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, kembali menggelar program edukasi Pojok Cerita dengan mengangkat tema “Strategi Penyelesaian Konflik Secara Sehat”. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola konflik dan membangun komunikasi yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan akan dilaksanakan pada Ahad, 2 Agustus 2026, pukul 09.00–11.00 WIB, di Aula Kalurahan Wukirsari, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Panitia menghadirkan praktisi psikologi sekaligus dosen Program Studi Psikologi Universitas Islam Indonesia (UII), Resnia Novitasari, S.Psi., M.A., sebagai narasumber. Acara akan dipandu oleh Masruroh selaku pembawa acara.

Dalam kegiatan tersebut, peserta akan mendapatkan pemahaman mengenai penyebab munculnya konflik, cara mengenali pemicunya, serta strategi menyelesaikan konflik secara konstruktif tanpa merusak hubungan dalam keluarga maupun lingkungan sosial.

Selain itu, narasumber akan membagikan berbagai pendekatan psikologis sederhana untuk membantu peserta mengelola emosi, meningkatkan empati, dan membangun komunikasi yang efektif.

“Konflik bukan untuk dihindari, melainkan dipahami dan diselesaikan secara sehat,” demikian tema utama yang diangkat dalam kegiatan tersebut.

Panitia menilai kemampuan menyelesaikan konflik merupakan salah satu keterampilan hidup yang penting, terutama dalam menghadapi berbagai persoalan komunikasi di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dinamis.

Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan contoh dan langkah-langkah praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, tempat kerja, maupun masyarakat.

Program Pojok Cerita terbuka bagi masyarakat dan dapat diikuti tanpa dipungut biaya. Melalui kegiatan ini, Kalurahan Wukirsari berharap dapat mendorong terciptanya masyarakat yang lebih terbuka dalam berdialog, mampu menghargai perbedaan, serta menyelesaikan konflik secara bijaksana.

Masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan atau memperoleh informasi lebih lanjut dapat menghubungi panitia melalui M. Satriawan.(ady)

Berita Terkait

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi
Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api
Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana
1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa
Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik
UWM Yogyakarta Kembangkan SDM untuk Membangun Institusi Berkelanjutan
Haedar Nashir Dorong Pemerintah Perkuat Kolaborasi dan Komunikasi Publik
LSP UMY Uji Kompetensi 831 Peserta, Bidik Kerja Sama Sertifikasi Internasional

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:09 WIB

1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik

Berita Terbaru