KSBSI Tunda Aksi HUT RI, Namun Siapkan Aksi Besar Jika Hak Pekerja Trans Jogja Tak Dipenuhi

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, SLEMAN – KSBSI menunda aksi pekerja Trans Jogja, tetapi memasang banner tuntutan di sejumlah kantor strategis pada momentum HUT ke-81 RI bersama seluruh pihak terkait.

Langkah itu menjadi sinyal keras bahwa persoalan hak pekerja Trans Jogja belum selesai dan masih menunggu kepastian dari perusahaan dalam perjuangan mereka sekarang.

Sekretaris Wilayah KSBSI Jawa II Dani Eko Wiyono mengatakan penundaan aksi dilakukan demi menjaga kondusivitas peringatan kemerdekaan Indonesia pada momentum kemerdekaan tersebut kini.

“Kami menunda aksi pada 17 Agustus karena bertepatan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Dani dalam keterangannya kepada awak media di Yogyakarta.

Meski aksi ditunda, KSBSI tetap menyampaikan tuntutan melalui pemasangan banner di Dishub DIY, PT AMI, PT Era Pratama Raya tersebut pada Senin (17/8/2026) kemarin.

Dani menegaskan pemasangan banner menjadi bentuk pengendalian diri sekaligus bukti bahwa serikat buruh tidak menghentikan perjuangan pekerja secara terbuka pekerja Trans Jogja tersebut.

“Kami tetap tegas menyampaikan aspirasi dan tuntutan kami,” kata Dani dalam pernyataan sikap KSBSI Jawa II di Yogyakarta saat itu pada Senin kemarin.

KSBSI mendesak PT Anindya Mitra Internasional dan PT Era Pratama Raya segera membayarkan seluruh hak pekerja Trans Jogja yang tertunda yang belum dibayarkan.

Tuntutan kedua meminta pemerintah melalui Disnaker, Dishub, serta Dirjen Bina Marga memfasilitasi mediasi bersama seluruh pihak terkait untuk segera dilakukan secepatnya oleh pemerintah.

“Mediasi diperlukan untuk mencari jalan keluar yang adil dan menyeluruh,” tegas KSBSI terkait penyelesaian persoalan ketenagakerjaan tersebut bagi pekerja Trans Jogja yang terdampak.

Menurut KSBSI, penyelesaian parsial tidak cukup karena pemerintah dan perusahaan harus duduk bersama menjamin hak pekerja serta keberlangsungan transportasi publik secara menyeluruh bersama.

Serikat buruh kemudian memberikan tenggat hingga 31 Agustus 2026 agar perusahaan dan pemerintah menunjukkan langkah konkret menyelesaikan persoalan tersebut tanpa alasan penundaan kembali.

“Kami memberikan kesempatan untuk membuka ruang komunikasi dan mencari solusi yang dapat diterima seluruh pihak,” ungkap Dani secara cepat sekali tanpa menunda lagi.

Jika sampai tenggat tidak ada kemajuan atau mediasi terlaksana, KSBSI menyiapkan langkah lanjutan berupa aksi besar-besaran awal September secara lebih luas dan terbuka.

Aksi tersebut berpotensi melibatkan elemen pekerja lebih luas apabila persoalan hak belum memperoleh penyelesaian konkret dari seluruh pihak terkait pada awal September mendatang.

Meski mengancam aksi lanjutan, KSBSI masih membuka ruang dialog demi mencegah persoalan berkembang menjadi konflik yang lebih besar melalui jalur dialog secara damai.

“Kami berharap pemerintah, Disnaker, Dishub, dan perusahaan dapat bersinergi mencari solusi terbaik demi keadilan serta kesejahteraan pekerja Trans Jogja,” tegas Dani secepatnya segera.

Kini, 31 Agustus menjadi tenggat penting; penundaan aksi bukan berarti tuntutan berhenti, melainkan kesempatan terakhir menyelesaikan persoalan melalui dialog secara damai dan terukur.(waw)

Berita Terkait

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi
Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api
Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana
1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa
Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik
UWM Yogyakarta Kembangkan SDM untuk Membangun Institusi Berkelanjutan
Haedar Nashir Dorong Pemerintah Perkuat Kolaborasi dan Komunikasi Publik
LSP UMY Uji Kompetensi 831 Peserta, Bidik Kerja Sama Sertifikasi Internasional

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:09 WIB

1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik

Berita Terbaru