RILISINFO.COM, KOTABEKASI – Perubahan cuaca ekstrem di Kota Bekasi berimbas pada meningkatnya ancaman penyakit saluran pernapasan, khususnya Influenza A. Menanggapi tren kenaikan ini, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bekasi, dr. Vevie Herawati, memastikan pihak Dinkes terus memperkuat pemantauan di tingkat puskesmas sekaligus mengedukasi warga agar konsisten menjaga imunitas tubuh.
Terkait Bagaimana pemetaan dan tren kasus Influenza A di Kota Bekasi dalam beberapa bulan terakhir ini Dinas Kesehatan Kota Bekasi belum menerima laporan Kasus Influenza A.
“Untuk kasus Influenza A, pemetaan dan tren kasus nya belum dapat disajikan karena belum ada laporan terkait kasus Influenza A ke Dinas Kesehatan Kota Bekasi. Namun Pemantauan di Kota Bekasi dilakukan secara berkelanjutan melalui surveilans ILI (Influenza-Like Illness).”.ujar dr.Vevie
Hanya saja Berdasarkan data surveilans ILI di Puskesmas dan Rumah Sakit se-Kota Bekasi melalui website SKDR, menunjukkan total kasus Januari–Agustus sebanyak 1.095.246 kasus, dengan rata-rata sekitar 136.906 kasus per bulan. Pada Agustus terjadi peningkatan sekitar 25,4% dibandingkan Juli. Ini merupakan angka tertinggi selama Januari–Agustus. Namun kami perlu menegaskan bahwa data tersebut merupakan data ILI dan tidak identik dengan Influenza A terkonfirmasi. Karena itu, peningkatan ILI kami gunakan sebagai sinyal kewaspadaan dan dasar untuk memperkuat surveilans, sementara konfirmasi Influenza A tetap berdasarkan pemeriksaan laboratorium.
Dalam kasus ini Kelompok usia mana yang paling mendominasi dan rentan, Kepala Bidang P2P dr. Vevie Herawati pun menjelaskan didominasi Balita.
“Kelompok usia yang mendominasi dan rentan adalah anak usia di bawah 5 tahun, lansia, ibu hamil, serta orang dengan penyakit kronis atau kondisi yang menyebabkan daya tahan tubuh menurun. Tenaga kesehatan juga termasuk kelompok yang memiliki risiko paparan lebih tinggi.”. jelasnya.Senin, (21/09) kepada wartawan.
Terkait penanganan dan kewaspadaan terhadap persebaran kasus Influenza A di wilayah Kota Bekasi. Dinas Kesehatan Kota Bekasi mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang namun siap sedia, dengan terus menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta membiasakan penggunaan masker saat sedang tidak fit atau berada di kerumunan.
Melalui kesadaran bersama, pemantauan aktif di fasilitas kesehatan, dan respons cepat dari seluruh pihak, kita dapat meminimalkan risiko penularan serta mewujudkan Kota Bekasi yang sehat, aman, dan tangguh terhadap ancaman penyakit menular. Terima kasih atas perhatian dan kerja sama seluruh warga Kota Bekasi. (GLA).
Sumber : diskominfostandi















