Hari Kesaktian Pancasila, Danang Ajak Masyarakat Sleman Perkuat Persatuan

Kamis, 1 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Sleman — Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lapangan Pemda Sleman berlangsung khidmat, Kamis (1/10), dipimpin Wakil Bupati Danang Maharsa bersama jajaran terkait.
‎
Danang Maharsa bertindak sebagai inspektur upacara, mewakili Bupati Sleman, dalam peringatan yang diikuti jajaran ASN, TNI, Polri, dan pelajar Kabupaten Sleman.
‎
Momentum 1 Oktober kembali mengingatkan pentingnya menjaga Pancasila sebagai dasar negara, sekaligus pedoman kehidupan berbangsa di tengah berbagai tantangan zaman yang terus berkembang.
‎
Dalam amanat Bupati Sleman yang dibacakannya, Danang menegaskan Pancasila harus terus dijaga, dipertahankan, dan diterapkan dalam seluruh aspek kehidupan masyarakat sehari-hari.
‎
“Pancasila terbukti mampu mempersatukan kita dalam menghadapi beragam gelombang tantangan dan ujian sejarah,” ujar Danang dalam amanatnya tersebut kepada peserta upacara.
‎
Menurut Danang, kekuatan Pancasila membuat Indonesia mampu bertahan menghadapi berbagai ujian sejarah hingga kini, tetap kokoh dalam bingkai NKRI yang utuh.
‎
“Indonesia tetap berdiri kokoh dalam bingkai NKRI,” tegas Danang, menyampaikan pesan pentingnya menjaga persatuan melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
‎
Upacara tersebut mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” sebagai pesan utama peringatan tahun ini di Kabupaten Sleman.
‎
Danang mengatakan tema tersebut tidak boleh berhenti sebagai slogan, tetapi harus dihayati dan diwujudkan melalui tindakan nyata sehari-hari oleh seluruh masyarakat Sleman.
‎
“Peringatan ini jangan hanya dimaknai sebatas hafalan dasar negara,” pesan Danang, mengajak seluruh elemen masyarakat menghidupkan nilai Pancasila dalam tindakan nyata sehari-hari.
‎
Nilai-nilai Pancasila, lanjutnya, juga selaras dengan kearifan lokal yang berkembang kuat dalam kehidupan masyarakat Sleman dan Daerah Istimewa Yogyakarta secara luas.
‎
Konsep memayu hayuning bawana menjadi salah satu contoh kearifan lokal yang menekankan keseimbangan, kepedulian, serta tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar secara bersama.
‎
Semangat tepa selira juga ditekankan sebagai nilai penting untuk membangun toleransi, menghormati perbedaan, dan memperkuat kerukunan masyarakat Sleman dalam kehidupan bermasyarakat.
‎
“Nilai Pancasila harus hadir dalam kehidupan sehari-hari,” pesan Danang, agar persatuan tidak sekadar menjadi semboyan ketika menghadapi perbedaan masyarakat di Sleman.
‎
Menurut Danang, pengamalan Pancasila membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat, bukan hanya pemerintah, ASN, aparat keamanan, maupun lembaga pendidikan di Kabupaten Sleman.
‎
Karena itu, ASN Sleman mendapat pesan khusus untuk memperkuat profesionalitas, integritas, disiplin, serta semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara konsisten.
‎
“Mari terus memperkuat profesionalitas, integritas, dan disiplin,” kata Danang, menegaskan pentingnya aparatur menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang berkualitas dan berintegritas.
‎
Pesan tersebut menjadi bagian penting amanat upacara, terutama dalam membangun pemerintahan yang mampu bekerja konsisten, bertanggung jawab, dan dekat dengan masyarakat Sleman.
‎
Danang juga mengajak masyarakat menjaga kehidupan daerah melalui semangat nggendong mikul murih rahayuning Sleman secara bersama-sama dan berkelanjutan demi kemajuan daerah.
‎
“Dengan semangat itu, seluruh elemen masyarakat diajak menjaga Sleman agar semakin aman, sejahtera, maju, dan harmonis,” ungkap Danang dalam amanat tersebut.
‎
Upacara berlangsung tertib dan khidmat, sekaligus menjadi ruang refleksi bersama mengenai pentingnya persatuan dalam menjaga keutuhan kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Sleman.
‎
Kehadiran pelajar dalam upacara juga menjadi bagian penting, karena generasi muda memiliki peran meneruskan nilai persatuan dan kebangsaan bagi masa depan Indonesia.
‎
Pemerintah Kabupaten Sleman berharap peringatan Hari Kesaktian Pancasila memperkuat komitmen bersama menjaga persatuan, toleransi, kerukunan, serta kepedulian terhadap sesama masyarakat.
‎
Semangat Pancasila kemudian diharapkan menjadi kekuatan bersama untuk membangun Sleman yang aman, sejahtera, maju, harmonis, dan berkelanjutan bagi semua lapisan masyarakat.(ady)

Berita Terkait

Usia ke-9, Satoria Hotel Yogyakarta Perkuat Kepedulian Sosial dan Lingkungan
Rayakan HUT ke-270, Jogja Siapkan Beragam Event Besar Sepanjang Oktober
Anniversary ke-9, Satoria Hotel Yogyakarta Teguhkan Semangat Tumbuh Bersama
Kemarau Berkepanjangan, GPM Sleman Gerak Salurkan Bantuan Air untuk Mushola
Alun-Alun Paseban Diramaikan Truck Pedas Bolosego, Netizen Minta Ada Pengawasan Pemkab
Pemerintah Luncurkan Korps Kadet Republik Indonesia sebagai Ekstrakurikuler Pilihan di Sekolah
Delapan Tahun UU 5/2018, Pemerintah Perkuat Pencegahan Ekstremisme Berbasis Kekerasan
Keluarga Eks Napiter Mulai Diperhatikan dalam Proses Reintegrasi, Regulasi Dinilai Belum Eksplisit

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Usia ke-9, Satoria Hotel Yogyakarta Perkuat Kepedulian Sosial dan Lingkungan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, Danang Ajak Masyarakat Sleman Perkuat Persatuan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Rayakan HUT ke-270, Jogja Siapkan Beragam Event Besar Sepanjang Oktober

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Anniversary ke-9, Satoria Hotel Yogyakarta Teguhkan Semangat Tumbuh Bersama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Kemarau Berkepanjangan, GPM Sleman Gerak Salurkan Bantuan Air untuk Mushola

Berita Terbaru