Herman Deru Serahkan Lahan Eks DPMPTSP untuk Perluasan Kolam Retensi Simpang Polda

Senin, 5 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Herman Deru (tengah) melakukan tos bersama jajaran pejabat Pemprov dan BBWS Sumatera VIII, menandai sinergi dimulainya perluasan Kolam Retensi Simpang Polda

H. Herman Deru (tengah) melakukan tos bersama jajaran pejabat Pemprov dan BBWS Sumatera VIII, menandai sinergi dimulainya perluasan Kolam Retensi Simpang Polda

RILISINFO.COM, PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru secara resmi menyerahkan lahan eks Kantor DPMPTSP Sumsel untuk mendukung perluasan Kolam Retensi Simpang Polda. Penyerahan lahan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya mempercepat proyek strategis pengendalian banjir di Kota Palembang.

Gubernur Herman Deru menyebut penyerahan lahan tersebut merupakan kabar baik bagi semua pihak, terutama dalam mendukung percepatan penanganan banjir di Kota Palembang. Saat ini, kolam retensi eksisting hanya mampu menampung sekitar 9.600 meter kubik air sehingga perluasan kolam retensi dinilai sangat mendesak.

“Kalender kerja harus sesuai waktu. Mumpung sedang kemarau, Kolam Retensi Simpang Polda bisa mengejar volume penampungan air sehingga saat musim hujan tiba tahun ini manfaatnya bisa dirasakan,” tegas Herman Deru, Senin (5/10/2026).

Ia juga berpesan agar proses pengerjaan proyek tidak mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

“Saat pengerjaan jangan sampai mengganggu aktivitas masyarakat. Hendaknya dikerjakan malam hari. Estetika juga harus diperhatikan. Meskipun ini adalah fasilitas umum (fasum), bisa dijadikan ruang terbuka ramah anak. Untuk pengerjaan harus sistemik dan terencana,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII, Agus Safari, menjelaskan bahwa proyek tersebut dilaksanakan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan waktu pelaksanaan selama 480 hari kalender, terhitung mulai 29 September 2026 hingga 21 Januari 2028.

“Dengan nilai kontrak Rp385.129.339.579,14,” jelasnya.

Adapun lingkup pekerjaan proyek tersebut meliputi enam item utama, yaitu:

1. Pekerjaan normalisasi dan perkuatan tebing Sungai Bendung.
2. Pekerjaan normalisasi dan penataan kolam retensi.
3. Pekerjaan pengadaan dan pemasangan pompa.
4. Pekerjaan normalisasi dan perkuatan tebing anak Sungai Bendung.
5. Pekerjaan jembatan.
6. Pekerjaan kolektor drain.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Palembang Ratu Dewa. Ia menyambut baik sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan BBWS Sumatera VIII dalam upaya mempercepat pengentasan persoalan banjir di Kota Palembang. (gla)

Sumber : Adpim Sumsel

Berita Terkait

Herman Deru Dorong Penguatan Kolaborasi Pemprov Sumsel dan BPKP
Cik Ujang Ikuti Rapat Paripurna DPRD Sumsel Bahas Raperda APBD 2027
Cik Ujang Ajak TNI, Polri, dan Masyarakat Perkuat Sinergi Tangani Karhutla
Herman Deru Turun Langsung Pantau Karhutla di OKI, Cari Solusi Bersama Desa Rawan
Sumsel Jadi Pilot Project Transformasi JKN, Herman Deru Sambut Baik Penunjukan Muara Enim
Menteri PKP Maruarar Sirait Setujui Penambahan Kuota Rumah Bersubsidi di Sumsel
Gubernur Herman Deru Hadiri Rapat Paripurna XLII DPRD Sumsel Bahas Perubahan APBD 2026
HUT ke-70 Kabupaten Muba, Herman Deru Dorong Kekayaan SDA dan Prestasi Jadi Pemacu Pembangunan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Herman Deru Dorong Penguatan Kolaborasi Pemprov Sumsel dan BPKP

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Cik Ujang Ikuti Rapat Paripurna DPRD Sumsel Bahas Raperda APBD 2027

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Herman Deru Serahkan Lahan Eks DPMPTSP untuk Perluasan Kolam Retensi Simpang Polda

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Cik Ujang Ajak TNI, Polri, dan Masyarakat Perkuat Sinergi Tangani Karhutla

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Herman Deru Turun Langsung Pantau Karhutla di OKI, Cari Solusi Bersama Desa Rawan

Berita Terbaru