RILISINFO.COM, Jogja – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menggandeng media, komunitas pecinta kereta api, dan influencer untuk memperkuat edukasi keselamatan serta komunikasi publik.
Langkah tersebut diwujudkan melalui Sharing Session yang digelar Corporate Communication KAI bersama Daop 6 Yogyakarta, Jumat (9/10/2026), guna mempererat kolaborasi dan menyerap aspirasi mitra.
Forum ini menghadirkan Vice President of Corporate Communication KAI Anne Purba, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih, serta jajaran tim Humas.
Pertemuan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan ruang strategis untuk membangun komunikasi terbuka sekaligus menyebarluaskan informasi perkeretaapian secara akurat, menarik, dan mudah dipahami masyarakat.
Anne Purba memaparkan sejumlah capaian kinerja perusahaan, perkembangan konektivitas antarmoda, serta transformasi layanan yang terus dilakukan KAI untuk menjawab kebutuhan perjalanan masyarakat Indonesia.
Berbagai program strategis perusahaan, termasuk pengembangan layanan di wilayah Daop 6 Yogyakarta, turut dibahas guna memberikan gambaran mengenai arah peningkatan pelayanan perkeretaapian ke depan.
Namun, di tengah transformasi layanan tersebut, KAI juga menyoroti persoalan krusial yang membutuhkan perhatian bersama, yakni keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.
Anne menegaskan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan di perlintasan sebidang, terutama keberadaan perlintasan liar yang tidak memiliki izin dan standar keselamatan.
Perlintasan semacam itu berpotensi membahayakan pengguna jalan maupun perjalanan kereta api, sehingga membutuhkan edukasi berkelanjutan agar masyarakat semakin memahami risiko dan mematuhi aturan.
Karena itu, KAI mengajak media, komunitas pecinta kereta api, serta influencer ikut mengambil peran aktif dalam menyampaikan pesan keselamatan kepada masyarakat luas.
Informasi yang dikemas secara menarik dan mudah dipahami diharapkan mampu menjangkau berbagai kalangan, sekaligus mendorong perubahan perilaku masyarakat ketika melintasi jalur kereta api.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih menilai kolaborasi dengan berbagai mitra komunikasi memiliki peran strategis dalam memperkuat penyampaian informasi perusahaan.
“Media, komunitas pecinta kereta api, dan influencer merupakan mitra penting bagi KAI dalam membangun komunikasi yang terbuka dan menjangkau masyarakat dari berbagai kalangan,” ujar Feni.
Menurutnya, forum dialog semacam ini memberikan kesempatan bagi seluruh peserta untuk bertukar pandangan, menyampaikan masukan, sekaligus memperkuat kerja sama dalam komunikasi publik.
“Melalui forum seperti ini, kami dapat saling bertukar pandangan, menyerap masukan, serta memperkuat kolaborasi dalam menyampaikan informasi mengenai layanan, inovasi, dan keselamatan perkeretaapian,” katanya.
Feni juga mengingatkan bahwa edukasi keselamatan tidak boleh dipandang sebelah mata, mengingat dampaknya berkaitan langsung dengan perjalanan kereta api dan aktivitas masyarakat sekitar rel.
“Kami berharap sinergi yang terjalin dapat semakin memperkuat pesan keselamatan kepada masyarakat,” tegasnya saat menjelaskan pentingnya konsistensi penyampaian informasi melalui berbagai kanal komunikasi.
Ia menambahkan, masyarakat perlu memahami bahwa membuka atau menggunakan perlintasan liar berpotensi membahayakan keselamatan, sehingga edukasi harus disampaikan secara konsisten dan berkelanjutan.
“Informasi yang disampaikan secara konsisten dan melalui berbagai kanal komunikasi diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik, terutama agar tidak membuka atau menggunakan perlintasan liar,” tambah Feni.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta menyampaikan gagasan, pandangan, dan masukan terkait layanan maupun komunikasi perkeretaapian.
Dialog tersebut menjadi kesempatan bagi KAI untuk menyerap aspirasi sekaligus membangun hubungan kerja sama lebih erat dengan media, komunitas, dan influencer di Yogyakarta.
Melalui kegiatan ini, KAI berharap kolaborasi semakin produktif dalam memperluas edukasi publik, menyebarkan informasi akurat, serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan dan keselamatan perkeretaapian.
Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi berlanjut menjadi gerakan komunikasi bersama demi meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap keselamatan perjalanan kereta api.(waw)















