RILISINFO.COM, Jogja – Damkarmat Kota Yogyakarta mengerahkan dua regu personel bersama enam anggota Relawan Kebakaran (Redkar) untuk memadamkan api yang membakar tempat sampah seluas 18 meter persegi di belakang Pasar Ngasem, Rabu (14/10/2026) pukul 18.00 WIB.
Petugas bergerak setelah menerima laporan warga yang melihat tempat sampah mendadak terbakar. Dua armada pemadam dikerahkan untuk mendukung proses penanganan di lokasi.
Kebakaran tersebut diketahui warga sekitar yang melihat kobaran api muncul mendadak. Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas Damkarmat Kota Yogyakarta.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan personel untuk melakukan pemadaman. Petugas gabungan bergerak menuju lokasi guna mengendalikan api.
Berdasarkan laporan Dinas Damkarmat Kota Yogyakarta, objek yang terbakar merupakan tempat sampah di belakang Pasar Ngasem.
Area terdampak tercatat berukuran 3 x 6 meter atau seluas 18 meter persegi. Namun, laporan tidak merinci material yang terbakar.
Saksi bernama Olivia tercatat dalam laporan kejadian tersebut. Informasi awal kebakaran berasal dari warga yang melihat api muncul secara tiba-tiba.
Setelah mengetahui kejadian itu, warga segera menghubungi Damkarmat Kota Yogyakarta. Langkah pelaporan cepat membantu petugas segera melakukan penanganan.
Petugas Damkarmat kemudian melakukan tindakan pemadaman di lokasi. Operasi tersebut melibatkan dua regu dari Mako Induk dan Pos Kyai Mojo.
Selain personel Damkarmat, enam anggota Relawan Kebakaran (Redkar) turut membantu proses penanganan. Mereka mendukung upaya pemadaman bersama petugas terkait.
Dalam operasi tersebut, petugas mengerahkan armada bernomor AB 9039 AI dan AB 9042 UA. Armada digunakan untuk mendukung kebutuhan penanganan kebakaran.
Peralatan yang dibutuhkan meliputi slang, nozzle, dan koneksi Y. Perlengkapan tersebut menunjang penyaluran air selama petugas menjalankan proses pemadaman.
Penanganan kebakaran juga melibatkan Linmas Kota Yogyakarta. Kehadiran unsur tersebut memperkuat koordinasi personel gabungan selama operasi berlangsung.
Volunteer Kraton Rescue turut berada di lokasi kejadian. Mereka bergabung bersama petugas dan relawan lainnya untuk membantu penanganan kebakaran.
Tim TAGANA juga tercatat terlibat dalam operasi tersebut. Kolaborasi berbagai unsur menjadi bagian dari respons terhadap kejadian kebakaran di kawasan pasar.
Selain itu, Kelompok Tanggap Bencana (KTB) Taman ikut membantu penanganan. Seluruh unsur bekerja sesuai kebutuhan operasi di lapangan.
Hingga laporan awal disusun, status operasi masih tercatat dalam proses pemadaman. Belum terdapat keterangan lanjutan mengenai waktu berakhirnya penanganan.
Laporan Damkarmat tidak mencantumkan adanya korban dalam kejadian tersebut. Namun, informasi mengenai kemungkinan kerugian material belum dijelaskan secara terperinci.
Penyebab kebakaran juga belum disebutkan dalam laporan resmi. Karena itu, dugaan mengenai sumber api masih memerlukan informasi lebih lanjut dari pihak berwenang.
Petugas tetap memprioritaskan pemadaman untuk mengendalikan kobaran api di lokasi. Penanganan dilakukan melalui koordinasi Damkarmat, Redkar, dan unsur pendukung lainnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pelaporan cepat saat kebakaran terjadi. Warga diharapkan segera menghubungi petugas agar penanganan dapat dilakukan secepatnya.(waw)















