Pemprov Lampung Gencarkan Pembinaan Sekolah Adiwiyata hingga Pelosok Daerah

Senin, 19 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, PRINGSEWU – Komitmen Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur dr. Jihan Nurlela dalam mewujudkan visi *Lampung Lestari* terus diimplementasikan. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Lampung, pembinaan Sekolah Berbudaya Lingkungan atau Adiwiyata terus digencarkan hingga ke pelosok kabupaten.

Mewakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, *Riski Sofian, Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, Wawan Sah, bersama Tim Pembina Adiwiyata Provinsi Lampung melakukan kunjungan pembinaan dan pendampingan intensif di SMA Negeri 1 Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Senin (19/10/2026).*

Kunjungan tersebut disambut antusias oleh Kepala Sekolah Jahara Siregar,M.Pd dewan guru, dan pengurus Kader Adiwiyata SMA N 1 Ambarawa. Pembinaan ini menjadi bagian dari upaya percepatan pencapaian target 160 Sekolah Adiwiyata di Provinsi Lampung hingga tahun 2030.

“Atas arahan Bapak Gubernur Mirza dan Ibu Wagub Jihan, Adiwiyata adalah investasi karakter. Kita ingin mencetak generasi Lampung yang cerdas secara akademik, tapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan,” tegas Wawan Sah di hadapan para siswa/siswi.

*Apa Saja yang Dinilai di Sekolah Adiwiyata?*

Wawan menjelaskan, sesuai dengan *Permen LHK No. 5 Tahun 2025 dan Kepmen LH/BPLH No. 1316 Tahun 2026*, penilaian Adiwiyata tidak hanya soal kebersihan sekolah. Ada *4 Aspek Utama* yang menjadi indikator baku:

*1. Perencanaan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan (GPBLHS)*
Apakah sekolah punya rencana aksi, kurikulum terintegrasi lingkungan, dan anggaran yang berpihak pada gerakan lingkungan.

*2. Pelaksanaan GPBLHS*
Ini intinya. Meliputi 3 gerakan:
– *Konservasi Energi & Air:* Hemat listrik, hemat air, pemanfaatan air hujan.
– *Pengelolaan Sampah:* Gerakan 3R (Reduce, Reuse, Recycle), Bank Sampah Sekolah, Kompos, dan Zero Sampah Plastik Sekali Pakai.
– *Penanaman dan Pemeliharaan Pohon:* Kebun sekolah, pembibitan, apotek hidup, dan keanekaragaman hayati.

*3. Perilaku Berbudaya Lingkungan*
Apakah warga sekolah (guru, siswa, penjaga, kantin) benar-benar berperilaku ramah lingkungan dalam keseharian, bukan hanya saat dinilai.

*4. Publikasi dan Kemitraan*
Sekolah mampu mempublikasikan karya lingkungannya dan menjalin kemitraan dengan DLH, masyarakat, dan dunia usaha di sekitar sekolah.

“Semua indikator itu wajib tercatat dan ter-upload di Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIA) KLHK. Tidak bisa manual lagi,” tambah Wawan.

Program Adiwiyata yang dicanangkan Kementerian Lingkungan Hidup / BPLH RI memiliki tujuan besar:

1. *Menciptakan Sekolah yang Nyaman:* Sekolah yang bersih, asri, rindang, dan sehat untuk kegiatan belajar mengajar.
2. *Membentuk Karakter Peduli Lingkungan:* Menanamkan nilai kepedulian sejak dini agar menjadi budaya hidup, bukan sekadar kewajiban.
3. *Efisiensi dan Ketahanan:* Sekolah mampu menghemat energi, mengurangi sampah, dan beradaptasi terhadap perubahan iklim.
4. *Menjadi Pusat Edukasi Masyarakat:* Sekolah Adiwiyata diharapkan menjadi percontohan bagi masyarakat sekitar untuk menerapkan pola hidup berkelanjutan.

Di akhir pembinaan, Wawan Sah menitipkan pesan moral yang kuat kepada ratusan siswa SMA N 1 Ambarawa yang hadir.

“Anak-anakku sekalian, menjaga kelestarian lingkungan tidak harus menunggu menjadi pejabat. Mulailah dari hal paling kecil yang ada di tas kalian. Bawa tumbler, jangan beli air kemasan plastik. Bawa kotak bekal, kurangi sampah kantin. Pilah sampah. Matikan lampu kelas jika sudah selesai. Tanam satu pohon, rawat hingga besar.”

“Jika kalian lakukan itu hari ini, kalian sedang menyelamatkan Lampung 20 tahun ke depan. Karena masa depan Lampung ada di tangan kalian,” pesannya.

Kegiatan ditutup dengan peninjauan Bank Sampah, kebun pembibitan siswa, dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal sekolah.

Pihak SMA N 1 Ambarawa menyatakan siap untuk naik peringkat menuju *Adiwiyata Provinsi dan Nasional* pada penilaian tahun 2027 mendatang. (lsi)

Sumber : PemprovLampung

Berita Terkait

Gubernur Mirza Instruksikan Penanganan Karhutla Lampung Secara Cepat dan Terpadu
Pemprov Lampung Dorong Sinkronisasi PSN dan Pembangunan Daerah
Jihan Nurlela Tinjau Penanganan Karhutla di Taman Nasional Way Kambas
Jihan Nurlela Lepas THLC Wakili Indonesia di Busan Choral Festival 2026
DLH Lampung Pastikan Kualitas Udara Bandar Lampung Normal dan Aman
Pemprov Lampung Gencarkan Pemadaman Karhutla di Taman Nasional Way Kambas
Pemprov Lampung Dorong Kolaborasi Kampus dan Dunia Usaha Kembangkan Inovasi Teknologi
Konsolidasi Pengurus APINDO Periode 2026-2031 Diharapkan Hasilkan Program Kerja Konkret dan Berkelanjutan

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Gubernur Mirza Instruksikan Penanganan Karhutla Lampung Secara Cepat dan Terpadu

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Pemprov Lampung Gencarkan Pembinaan Sekolah Adiwiyata hingga Pelosok Daerah

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Pemprov Lampung Dorong Sinkronisasi PSN dan Pembangunan Daerah

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Jihan Nurlela Tinjau Penanganan Karhutla di Taman Nasional Way Kambas

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Jihan Nurlela Lepas THLC Wakili Indonesia di Busan Choral Festival 2026

Berita Terbaru