Kendalikan Harga Cabai, Sekjen Kemendagri Bentuk Tim Evaluasi Daerah

Senin, 19 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir menyiapkan tim untuk memantau perkembangan harga cabai di daerah sekaligus mengevaluasi penanganan kenaikan harga komoditas tersebut. Langkah ini dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) dan pemerintah daerah (Pemda), terutama di wilayah yang mengalami kenaikan harga cabai dan telah menerima bantuan dari pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Tomsi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan Pemda terhadap Program 3 Juta Rumah di Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (19/10/2026).

Dalam rapat tersebut, Tomsi menyoroti kenaikan harga cabai yang terjadi di sejumlah kabupaten/kota berdasarkan paparan Badan Pusat Statistik (BPS). Komoditas cabai rawit dan cabai merah menjadi perhatian karena kenaikan harganya perlu ditangani agar tetap terjangkau oleh masyarakat.

Untuk menindaklanjuti kondisi tersebut, Kemendagri menyiapkan lima tim yang akan turun ke daerah. Tim tersebut akan memeriksa perkembangan penanganan kenaikan harga cabai, termasuk meninjau hasil bantuan Kementan berupa bibit, pupuk, sarana produksi pertanian (saprodi), dan dukungan lainnya.

“Kami membentuk lima tim, Pak, lima tim untuk berangkat ke daerah yang [harga] cabainya tinggi dan mendapatkan bantuan dari Kementan, baik itu bibit, pupuk, saprodi, dan lain sebagainya. Kami ingin melihat sejauh mana perkembangan atau hasilnya,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, setiap tim akan berkoordinasi dengan perwakilan Kementan dan Pemda setempat. Pemantauan tersebut juga ditujukan untuk mengidentifikasi kendala serta mengevaluasi langkah yang telah dilakukan Pemda dalam merespons kenaikan harga cabai.

Tomsi turut mengingatkan pentingnya pemantauan langsung terhadap harga di pasar. Menurutnya, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) perlu mengetahui kondisi harga aktual agar langkah pengendalian yang diambil sesuai dengan situasi di lapangan.

“Ini untuk masyarakat. Nomor satu adalah bahwa harga-harga dapat terjangkau. Ini kewajiban kita,” tegasnya.

Melalui pemantauan dan evaluasi tersebut, Kemendagri berharap koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dapat memperkuat upaya pengendalian harga, khususnya untuk komoditas yang mengalami kenaikan signifikan, sehingga keterjangkauan harga bagi masyarakat tetap menjadi perhatian bersama.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Bima Arya Tegaskan Akses Keuangan Daerah Krusial Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Serah Terima Jabatan Kepala BNPP, Mendagri Tito Harapkan Pengelolaan Perbatasan Lebih Optimal
Dorong Penguatan Peran Humas, Wamendagri: Humas Harus Jadi Jembatan Komunikasi Publik
Peringati HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Wamendagri Wiyagus Ajak Seluruh Pihak Perkuat Kolaborasi Pembangunan
Tingkatkan Ketepatan Sasaran Bansos, Mendagri Dorong Perbaikan Infrastruktur IT Pemda
Sukseskan KDKMP, Kemendagri Dorong Sinergi Tiga Serangkai Desa dan BUMN di Seluruh Daerah
Perkuat Pemerataan Infrastruktur, Wamendagri Minta Pemda Optimalkan Potensi EBT di Wilayah Tertinggal
Perkuat Sinergi Daerah, Wamendagri Minta Forkopimda Kaltim Optimal Cegah dan Tangani Karhutla

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Wamendagri Bima Arya Tegaskan Akses Keuangan Daerah Krusial Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Kendalikan Harga Cabai, Sekjen Kemendagri Bentuk Tim Evaluasi Daerah

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Serah Terima Jabatan Kepala BNPP, Mendagri Tito Harapkan Pengelolaan Perbatasan Lebih Optimal

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Dorong Penguatan Peran Humas, Wamendagri: Humas Harus Jadi Jembatan Komunikasi Publik

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Peringati HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Wamendagri Wiyagus Ajak Seluruh Pihak Perkuat Kolaborasi Pembangunan

Berita Terbaru