Ketua DPP PPP Achmad Baidowi: WNI di Malaysia Berpotensi Menyumbang Suara Partai

Senin, 8 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM – Jakarta, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi menyebut bahwa WNI di Malaysia berpotensi untuk menyumbangkan suara bagi PPP pada Pemilu 2024 mendatang. Ia meminta DPLN PPP Malaysia setidaknya bisa mendapatkan 50 ribu suara dari 1,1 juta Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ada di Malaysia.

“Jumlah pemilih di Malaysia sangat menentukan peroleh kursi pada Pemilu. Maka setidaknya PPP bisa mendapatkan minimal 5 persen dari jumlah pemilih di Malaysia atau sekitar 50 ribu suara,” kata Baidowi saat membuka Musyawarah DPLN Malaysia di Hotel Hilton Selangor, Sabtu (6/8/2022).

Sekretaris Fraksi PPP DPR RI ini juga berharap agar ada Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau diaspora Indonesia di Malaysia yang terpilih sebagai anggota DPR RI dari PPP pada Pemilu 2024 mendatang. Hal ini penting agar anggota DPR terpilih mengetahui detil permasalahan PMI di tanah rantau. Sehingga kebijakan Indonesia bisa sesuai dengan kebutuhan PMI di luar negeri.

“Saat ini anggota DPR yang terpilih dari Dapil II DKI Jakarta yang meliputi Jakarta Selatan, Jakarta Pusat dan luar negeri tidak ada yang pernah menjadi PMI atau diaspora di Malaysia, sehingga kurang menyuarakan kepentingan PMI,” kata Baidowi yang mendengar langsung keluhan PMI di Malaysia.

Sementara itu Formatur DPLN PPP Malaysia, Dato M Zainul Arifin menyebut optimis bisa menarik jumlah suara lebih besar pada Pemilu 2024 mendatang. Optimisme ini ditopang oleh komunikasi intensif dengan sejumlah kelompok WNI di Malaysia diantaranya dengan PCI Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Terlihat kedua organisasi ini mengirimkan perwakilannya dalam Musyawarah DPLN Malaysia.

“Alhamdulillah komunikasi dengan berbagai unsur WNI di Malaysia semakin erat. Kami sering turun ke berbagai kegiatan WNI di Malaysia seperti pengajian dan mengadvokasi PMI yang kena masalah di Malaysia,” kata Dato Zainul.

Saat ini DPLN PPP Malaysia kata Dato Zainul juga terus memperkuat kepengurusan dan merangkul berbagai pihak agar ikut terlibat membesarkan PPP di Malaysia.(*)

Berita Terkait

Merah Sebelum Fajar, Film Garin Nugroho Hadirkan Perjalanan Lima Tokoh di Tengah Gejolak Indonesia 1946
Menuju Indonesia Emas 2045: Digitalisasi Perkotaan Harus Diimbangi Keamanan Tangguh
Kinerja APBN hingga Agustus 2026 Tetap Kuat, Kemenkeu Pastikan Defisit Terkendali
Kementrian Keuangan dan Bea Cukai Perkuat Pengawasan Impor Beras dan Garam, Libatkan Kementrian Pertanian
Kemnaker Minta Peserta MagangHub Batch 2 Tertib Administrasi Sejak Hari Pertama
Purnama Wulan Sari Mirza Ikuti Rakor Penguatan Tata Kelola Dekranas, PKK, dan Posyandu
Semarak HUT TNI 2026, Disjarahal Hadirkan Muspuspal Digital
Pusterad Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Perkuat Keteladanan dan Pengabdian

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:02 WIB

Merah Sebelum Fajar, Film Garin Nugroho Hadirkan Perjalanan Lima Tokoh di Tengah Gejolak Indonesia 1946

Selasa, 22 September 2026 - 15:10 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045: Digitalisasi Perkotaan Harus Diimbangi Keamanan Tangguh

Selasa, 22 September 2026 - 14:32 WIB

Kinerja APBN hingga Agustus 2026 Tetap Kuat, Kemenkeu Pastikan Defisit Terkendali

Selasa, 22 September 2026 - 13:35 WIB

Kementrian Keuangan dan Bea Cukai Perkuat Pengawasan Impor Beras dan Garam, Libatkan Kementrian Pertanian

Senin, 21 September 2026 - 10:06 WIB

Kemnaker Minta Peserta MagangHub Batch 2 Tertib Administrasi Sejak Hari Pertama

Berita Terbaru