Pemkab Bandung Perkuat Pembinaan Pencak Silat melalui Sinergi PPSI dan Perangkat Daerah

Rabu, 23 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesilat muda memeragakan jurus pencak silat saat Pelantikan DPD PPSI Kabupaten Bandung 2026–2031 di Gedung Moh. Toha, Soreang

Pesilat muda memeragakan jurus pencak silat saat Pelantikan DPD PPSI Kabupaten Bandung 2026–2031 di Gedung Moh. Toha, Soreang

RILISINFO.COM, KABUPATEN BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di Gedung Moh. Toha, Soreang, Rabu (23/9/2026).

KDS menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua DPD PPSI Kabupaten Bandung beserta seluruh jajaran yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dan membawa PPSI Kabupaten Bandung semakin eksis serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

KDS juga meminta Dinas Kebudayaan untuk memberikan pendampingan kepada para paguron dalam melengkapi persyaratan administrasi, termasuk Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Menurutnya, tertib administrasi menjadi bagian penting agar pembinaan dan dukungan pemerintah terhadap paguron dapat dilakukan secara lebih optimal.

“Apabila sudah ada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang sudah ditertibkan dan izin dari Dinas Kebudayaan sudah diterbitkan, maka wajib hukumnya Dinas Kebudayaan untuk menganggarkan kepada para paguron tersebut,” katanya.

Ke depan, Pemkab Bandung juga membuka ruang kolaborasi bersama PPSI dalam penyelenggaraan kegiatan pencak silat berskala nasional. KDS menyatakan kesiapan Kabupaten Bandung untuk menjadi tuan rumah Pagelaran Pencak Silat Nasional.

Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas, mulai dari ruang apresiasi bagi seniman dan pesilat, penguatan ekonomi masyarakat, hingga peningkatan aktivitas UMKM.

“Kita siap untuk jadi tuan rumah Pagelaran Pencak Silat Nasional di Kabupaten Bandung. Nanti kita kemas seperti apa sehingga ini ada empat manfaat,” kata KDS.

KDS menjelaskan, selain menampilkan seniman dan pesilat dari berbagai daerah, kegiatan tersebut diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui keterlibatan UMKM. Di sisi prestasi, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi pesilat Kabupaten Bandung untuk berkompetisi dan mengukir prestasi di tingkat nasional.

“Kami akan dorong secara maksimal supaya pelaksanaan pagelaran yang akan digelar secara nasional itu bisa dilaksanakan di Kabupaten Bandung,” ujarnya.

KDS menilai pencak silat memiliki peran strategis dalam pengembangan olahraga masyarakat di Kabupaten Bandung. Hal tersebut juga sejalan dengan momentum peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 yang dilaksanakan pada hari yang sama.

Menurutnya, olahraga masyarakat harus terus dipupuk dan dibina agar tidak berhenti pada slogan, tetapi menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

“Bukan hanya basa-basi atau slogan, tapi olahraga masyarakat ini yang harus kita pupuk dan harus kita bina,” tegasnya.

Selain pembinaan di masyarakat, KDS mendorong pencak silat kembali diperkuat di lingkungan pendidikan. Ia meminta Dinas Pendidikan untuk mendorong keberadaan kegiatan ekstrakurikuler pencak silat di setiap sekolah, mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Menurut KDS, pembinaan pencak silat di sekolah tidak hanya mendukung aktivitas olahraga, tetapi juga dapat membentuk karakter, kedisiplinan, serta memberikan keterampilan bela diri dasar kepada generasi muda.

“Minimal untuk menjaga diri sendiri,” ujarnya.

Melalui penguatan kolaborasi tersebut, Pemkab Bandung berharap pencak silat dapat terus berkembang sebagai olah raga masyarakat, wadah pembinaan generasi muda, serta bagian dari kekayaan seni dan budaya Kabupaten Bandung.(GLA)

Sumber : diskominfo bandung

Berita Terkait

Bupati KDS Pastikan Kesiapan Penuh SJH, Ajak Warga Penuhi Stadion FIFA Asian Cup 2026
Di Tengah Kebijakan LSD, KDS Tekankan Pentingnya Kepastian Tata Ruang
KDS: Raperda Harus Responsif dan Bisa Diterapkan
HAORNAS ke-43 Jadi Momentum Pemkab Bandung Dorong ASN Aktif dan Bugar melalui PORPEMKAB 2026
577 Kejadian Kebakaran, KDS Minta Armada dan Pos Damkar Diperkuat
Emma Dety: Perempuan Sehat Jadi Kunci Produktivitas dan Kinerja ASN
Bidik PAD Lebih Optimal, Kabupaten Bandung Benahi Data Pajak dan Pertanahan
Perbaikan RTLH Terus Bergerak, KDS Targetkan 4.718 Rumah Sampai Akhir 2026

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 14:08 WIB

Bupati KDS Pastikan Kesiapan Penuh SJH, Ajak Warga Penuhi Stadion FIFA Asian Cup 2026

Kamis, 24 September 2026 - 10:30 WIB

Di Tengah Kebijakan LSD, KDS Tekankan Pentingnya Kepastian Tata Ruang

Kamis, 24 September 2026 - 10:23 WIB

KDS: Raperda Harus Responsif dan Bisa Diterapkan

Rabu, 23 September 2026 - 16:32 WIB

Pemkab Bandung Perkuat Pembinaan Pencak Silat melalui Sinergi PPSI dan Perangkat Daerah

Rabu, 23 September 2026 - 13:21 WIB

HAORNAS ke-43 Jadi Momentum Pemkab Bandung Dorong ASN Aktif dan Bugar melalui PORPEMKAB 2026

Berita Terbaru