Peringati HUT ke-67 PP-PAUD, Nani Suhajar Ajak Pengurus Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan

Jumat, 5 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM – Jakarta, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP-PAUD) Nani Suhajar Diantoro mengajak para pengurus agar terus memperkuat semangat persatuan dan kesatuan dalam meningkatkan kinerja organisasi. Hal itu disampaikannya saat acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 PP-PAUD di Ruang Sidang Utama (RSU) Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Jumat (5/4/2024).

“Alhamdulillah sampai hari ini kita terus-menerus, terus semangat ya Ibu-Ibu pengurus,” ujarnya dalam kegiatan bertajuk “Semangat 67 PP-PAUD Menuju Indonesia Emas” tersebut.

Nani menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pengurus yang senantiasa terus berjuang bagi kemajuan PP-PAUD. Perjuangan itu diharapkan tak pernah padam, meski di tengah keterbatasan anggaran. Perjuangan itu juga sejalan dengan semangat para pendiri organisasi.

Dia mengaku bangga terhadap para pendiri PP-PAUD yang dengan penuh semangat membangun organisasi tersebut. Dirinya meyakini, organisasi ini dibentuk dengan tidak terlalu terpaku pada keterbatasan anggaran. Para pendiri justru lebih mementingkan terbentuknya PP-PAUD agar dapat mendukung terciptanya generasi yang cerdas, terampil, dan berperilaku baik.

Lebih lanjut, Nani menjelaskan, Indonesia akan menghadapi bonus demografi yang ditandai dengan lebih dominannya jumlah penduduk usia produktif. Kualitas generasi akan menentukan kemajuan bangsa dan negara Indonesia. Dalam menghadapi kondisi tersebut, dibutuhkan strategi jitu untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sehingga visi Indonesia Emas 2045 dapat tercapai.

Dia mengatakan, untuk mempersiapkan generasi yang berkualitas salah satunya dapat dilakukan dengan mengubah cara pandang terhadap pendidikan. Menurutnya, pendidikan tidak hanya dimaknai sebagai upaya memperkuat kompetensi akademik, tapi juga meningkatkan kapasitas karakter. Karena itu, keseimbangan antara kemampuan akademik dan karakter perlu dipersiapkan dari sekarang.

Selain itu, dirinya berharap PP-PAUD dapat menjangkau seluruh daerah termasuk di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Sebab, membangun generasi yang berkualitas membutuhkan pemerataan dan kesetaraan terhadap akses pendidikan di seluruh wilayah Indonesia. “Kesetaraan pendidikan harus diusahakan semaksimal mungkin agar tidak ada ketimpangan yang mengakibatkan ketertinggalan masyarakat di dunia pendidikan,” ujarnya.

Dalam mendukung akses pendidikan di daerah 3T, PP-PAUD telah menandatangani nota kesepahaman dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP). Dirinya meyakini, dengan menggali potensi yang dimiliki organisasi, PP-PAUD dapat berkontribusi membangun generasi mandiri yang mampu bersaing di dunia global.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Bima Arya Dorong Generasi Muda Aktif Ambil Peran dalam Menentukan Masa Depan Indonesia
TP PKK Didorong Perkuat Peran dalam Menangani Persoalan Sampah dan Kebersihan Lingkungan
Merah Sebelum Fajar, Film Garin Nugroho Hadirkan Perjalanan Lima Tokoh di Tengah Gejolak Indonesia 1946
Wamendagri Wiyagus Dorong Penanganan TB untuk Lindungi Produktivitas dan Ekonomi Keluarga
Menuju Indonesia Emas 2045: Digitalisasi Perkotaan Harus Diimbangi Keamanan Tangguh
DPR RI Setujui 15 RUU Kabupaten/Kota Jadi UU, Mendagri Soroti Penguatan Tata Kelola Pemda
Kinerja APBN hingga Agustus 2026 Tetap Kuat, Kemenkeu Pastikan Defisit Terkendali
Kementrian Keuangan dan Bea Cukai Perkuat Pengawasan Impor Beras dan Garam, Libatkan Kementrian Pertanian

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:56 WIB

Bima Arya Dorong Generasi Muda Aktif Ambil Peran dalam Menentukan Masa Depan Indonesia

Selasa, 22 September 2026 - 18:08 WIB

TP PKK Didorong Perkuat Peran dalam Menangani Persoalan Sampah dan Kebersihan Lingkungan

Selasa, 22 September 2026 - 16:02 WIB

Merah Sebelum Fajar, Film Garin Nugroho Hadirkan Perjalanan Lima Tokoh di Tengah Gejolak Indonesia 1946

Selasa, 22 September 2026 - 15:36 WIB

Wamendagri Wiyagus Dorong Penanganan TB untuk Lindungi Produktivitas dan Ekonomi Keluarga

Selasa, 22 September 2026 - 15:10 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045: Digitalisasi Perkotaan Harus Diimbangi Keamanan Tangguh

Berita Terbaru